Tradisi Ekstrem India: Ribuan Orang Rela Pecahkan Kepala Demi Dewa, Bikin Merinding!
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Di berbagai belahan dunia, banyak ritual keagamaan yang bikin geleng-geleng kepala, tapi apa yang terjadi di India ini benar-benar bikin bulu kuduk berdiri!
Bayangkan, ribuan orang secara sukarela memecahkan kepala mereka dengan kelapa, demi mendapatkan berkah dari sang Dewa. Ritual yang terdengar mustahil ini benar-benar nyata dan masih berlangsung hingga hari ini!
Ritual ekstrem ini merupakan bagian dari perayaan Jatra Mahotsava, festival untuk menghormati dewa desa Gattavadi Maramma di Nanjangud Taluk, India Selatan.
Setiap pagi, warga lokal berkumpul untuk menyajikan makanan, air, dan karung pisang di depan kuil.
Namun bagian yang paling mencengangkan adalah saat ribuan umat berbaris panjang untuk satu tujuan, kepala mereka akan dihantam kelapa, langsung dari pendeta kuil!
Tradisi serupa juga berlangsung selama festival Aadi Perukku di Tamil Nadu, yang ditujukan untuk memuliakan air sebagai sumber kehidupan.
Di distrik Karur, Madurai, dan Coimbatore, ritual memecahkan kelapa di kepala menjadi simbol penyerahan diri dan pembebasan dari dosa atau masa lalu.
Tak main-main, prosesi ini dipimpin dua pendeta, satu memegang kepala umat, yang lain memecahkan kelapa di atasnya. Hasilnya? Banyak yang terluka, berdarah, bahkan harus dilarikan ke klinik untuk dijahit.
Tapi yang mengejutkan, sebagian besar dari mereka menolak pengobatan medis karena takut dianggap tidak menghormati dewa.
Sebagai gantinya, relawan di kuil akan mengoleskan luka-luka dengan bubuk kunyit atau abu suci vibhooti, yang dipercaya memiliki kekuatan penyembuhan spiritual.
Rekomendasi juga buat kamu:
Asal-usul ritual ini pun tak kalah dramatis. Salah satu versi menyebutkan ribuan tahun lalu, para penyembah Dewa Siwa merasa doanya tak dijawab.
Dalam keputusasaan, mereka memecahkan kelapa ke kepala sendiri sebagai bentuk kesetiaan. Dewa pun akhirnya turun dan mengabulkan doa mereka.
Versi lain datang dari masa kolonial Inggris. Saat kuil hendak dibongkar demi pembangunan rel kereta api, pemerintah menantang warga untuk memecahkan batu besar dengan kepala mereka. Dan ya, warga berhasil, kuil tetap berdiri, dan tradisi ini terus diwariskan.
Meski ritual ini dikecam Komisi Hak Asasi Manusia Negara Bagian India karena dianggap tidak masuk akal dan berbahaya, hingga kini praktik ini masih terus berlangsung karena dianggap tidak mematikan dan penuh makna spiritual.
Tradisi ini memang membelah pendapat. Di satu sisi dianggap sakral, di sisi lain dianggap berbahaya.
Tapi satu yang pasti, ritual ini bukti betapa dalamnya keyakinan, bahkan ketika itu harus dibayar dengan darah.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Tradisi Ekstrem India: Ribuan Orang Rela Pecahkan Kepala Demi Dewa, Bikin Merinding! .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!