Eksploitasi Anak! Cerita Pilu Farel Prayoga Dipaksa Ngamen oleh Ibu Tiri: 'Kalau Nggak Dapat Uang, Nggak Makan'

Ket. Farel Prayoga

Doc: Instagram.com/farelprayoga.real

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Nama Farel Prayoga melejit setelah penampilannya yang menghibur di hadapan Presiden Joko Widodo saat peringatan HUT RI di Istana Negara. Namun, di balik senyumnya yang ceria dan suara emas yang menggetarkan panggung, Farel menyimpan luka batin mendalam akibat pengalaman pahit yang dialaminya sejak kecil.

Dalam podcast bersama Denny Sumargo yang diunggah di YouTube dan ditonton pada Jumat (18/7), Farel secara terbuka membagikan kisah pilu masa kecilnya. Ia mengaku pernah mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari kedua orang tuanya, terutama dari ibu tiri yang membesarkannya.

“Dari kecil memang mendapat perlakuan yang nggak enak,” ujar Farel lirih.

Ia menceritakan bahwa sejak usia delapan tahun, ketika masih duduk di bangku kelas dua SD, dirinya sudah mulai mengamen. Awalnya, niat itu muncul dari dirinya sendiri demi mencari uang jajan tambahan. Namun, lambat laun, aktivitas mengamen itu menjadi kewajiban yang harus dijalani untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga.

“Awalnya aku yang minta ngamen ke bapak. Tapi lama-kelamaan, kalau nggak ngamen, nggak dapat uang, nggak makan kita,” ungkap Farel.

Lebih menyakitkan lagi, Farel juga mengalami kekerasan fisik dan emosional dari ibu tirinya. Ia mengaku sering diusir dari rumah, tidak diizinkan tidur, hingga disiksa karena alasan yang sangat pribadi.

“Waktu kecil sering disiksa, salah satunya diusir dari rumah. Yang paling sakit itu nggak dibolehin tidur,” kenangnya.

Alasan kekerasan yang ia alami pun menyayat hati. Ibu tirinya, kata Farel, marah karena wajah Farel mirip dengan ibu kandungnya. “Ibuku (tiri) benci sama aku karena mukaku ini mirip sama ibu kandung. Jadi setiap marah, ibu ngelampiasin ke aku,” ujarnya dengan jujur.

Selama 14 tahun hidupnya, Farel mengira bahwa ibu tiri adalah sosok ibu kandung. Ia baru menyadari kenyataan tersebut belakangan. Bahkan, ia sempat membenci ibu kandungnya karena narasi buruk yang diceritakan ibu tirinya sejak kecil.

“Aku juga sempat benci sama ibu kandung karena diceritain yang jelek-jeleknya aja,” katanya.

Kini, setelah semua kebenaran terkuak, Farel mengaku tengah berusaha menjalin komunikasi kembali dengan ibu kandungnya. Meski belum sempat bertemu secara langsung karena beberapa kendala, langkah kecil menuju pemulihan itu sudah dimulai.

“Aku selama 14 tahun ini belum pernah ketemu ibu kandung,” kata Farel.

Kisah jujur dan menyentuh dari Farel menjadi pengingat bahwa di balik cahaya panggung yang gemerlap, banyak bintang muda yang menyimpan luka terdalam yang tak terlihat oleh mata.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN