Dulu Dibully Hingga Putus Sekolah, Pria Ini Kini Berhasil Lulus Dari Columbia dan Stanford University

Ket. Kiki Putra yang berhasil lulus dari universitas luar negeri ternama

Doc: Instagram/@king_kong20

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kiki Putra, seorang pemuda mengungkap perjalanan hidupnya yang penuh dengan lika-liku bahkan berakhir dengan bullyan.

Kiki Putra pernah menjadi korban bully ketika masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP). Ia dibully karena membocorkan carut marut ujian nasional di sekolahnya

Bahkan karena hal tersebut, ia terpaksa putus sekolah dan belajar mandiri di rumah secara otodidak.

"Kelas 3 SMP, gue berantem dengan Kepala Sekolah dan guru karena gak terima sekolah sengaja ngebocorin soal ujian nasional ke murid-murid," ujarnya di dalam video short miliknya.

"Alhasil? Gue dibully satu sekolah. Dianggap sok bersih dan pahlawan kesiangan. Gue frustrasi. Akhirnya memilih gak lanjut SMA," sambungnya.

Belajar Otodidak

Tak ingin patah arang, ia pun belajar mandiri secara otodidak. Ia pun memilih mengikuti paket C dan berhasil lulus satu tahun kemudian.

"Gue ambil Paket C. Belajar tanpa guru. Saking marah dan dendamnya dengan institusi pendidikan formal di Indonesia," ujarnya.

Diterima di UI

Setelah lulus SMA paket C, ia pun berhasil diterima di universitas unggulan UI. Bahkan ia lulus dengan predikat cumlaude.

Tak puas hanya menempuh jenjang S1, Kiki turut melanjutkan pendidikan magister. Tak main-main, pria berparas rupawan tersebut sukses menjadi mahasiswa di dua perguruan tinggi bergengsi dunia, Columbia University serta Stanford University. 

"Lulus SMA 1 tahun dan tembus UI. S2 pertama di Boston University ambil lagi di Columbia dan Stanford. Dan terakhir baru kelar S2 di Stanford University," ujarnya.

Ia pun memiliki cita-cita untuk mendirikan sekolah gratis bagi para anak-anak yang putus sekolah namun memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan.

"Financial independent di umur 20, lalu mendirikan sekolah gratis buat mereka yang putus sekolah," tulis Kiki. 

Kini ia pun aktif di sosial media dan memotivasi para kaum muda untuk melanjutkan sekolah dan mengejar cita-cita. Ia pun membuktikan jika status sosial di masa lalu bukanlah penghalang untuk bisa meraih cita-cita di kemudian hari.

Cara Masuk Universitas Luar Negeri

Untuk masuk ke universitas luar negeri tidak lah mudah. Ada serangkaian tes yang harus dilakukan dan wajib mendapat nilai tinggi.  Salah satu syarat adalah menguasai bahasa asing. 

Setiap universitas memiliki syarat akademik minimum, seperti nilai rapor/SMA, IPK, atau prestasi lainnya. Selain itu, kemampuan bahasa sangat penting seperti TOEFL/IELTS untuk negara-negara berbahasa Inggris, JLPT untuk Jepang, TOPIK untuk Korea Selatan dan TestDaF atau DSH untuk Jerman.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN