Dibalik Layar Americas Next Top Model: Manipulasi Hingga Teror Psikologis, Sarah Hartshorne Bongkar Neraka Reality Show Tyra Banks!

Ket. Potret Sarah Hartshorne

Doc: Instagram/Sarah Hartshorne

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Dibalik kemilau dunia modeling dan popularitas global America’s Next Top Model (ANTM), tersembunyi kenyataan pahit yang baru terungkap ke publik.

Sarah Hartshorne, kontestan musim ke-9, akhirnya memecah kebisuan dalam bukunya You Wanna Be on Top?: A Memoir of Makeovers, Manipulation, and Not Becoming America's Next Top Model. 

Dalam buku itu, Sarah membongkar sisi gelap dari ajang pencarian bakat yang dibesut Tyra Banks tersebut—dan ceritanya bukan dongeng indah, melainkan kisah kelam penuh tekanan dan manipulasi.

Sarah mengungkap sejak hari pertama syuting di musim panas 2007, para model "dikunci" dari dunia luar. Tak ada waktu istirahat, akses kesehatan terbatas, dan semua komunikasi dikontrol ketat. 

Namun yang paling mencengangkan, ancaman nyata dari para produser. Dia mengklaim pernah diancam akan dituntut sebesar lima juta dolar, bahkan dengan menakut-nakuti anak dan cucunya pun tak akan luput dari tuntutan jika dia membocorkan rahasia produksi.

Lebih dari sekadar hiburan, Sarah menyebut ANTM sebagai "sarana eksploitasi terselubung" terhadap para gadis muda yang terhipnotis narasi kemewahan dan ketenaran. 

Mereka dimanipulasi agar percaya ini adalah kesempatan emas yang tak boleh disia-siakan, sehingga banyak yang rela menelan perlakuan tak manusiawi demi tampil di layar kaca.

Kini, Sarah sudah bangkit. Dia tetap melanjutkan karier modeling dan menulis secara kritis tentang standar kecantikan, tekanan industri fashion, dan perjuangan sebagai model plus-size. 

Tapi, luka dari masa lalu itu membuktikan tidak semua impian yang dibungkus glamor berakhir bahagia.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN