8 Perempuan Minoritas Cetak Sejarah di Pemilu Sela AS 2026, dari Deb Haaland hingga Allison Montgomery

Jum'at, 06 Nov 2026, 16:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Pemilihan umum paruh waktu atau midterm elections Amerika Serikat telah digelar pada Selasa (3/11/2026) waktu setempat.

Pemilu yang berlangsung setiap dua tahun, tepat di pertengahan masa jabatan presiden, ini bertujuan memilih anggota Kongres serta sejumlah gubernur negara bagian.

Ket. Foto: 8 Perempuan Minoritas Cetak Sejarah di Pemilu Sela AS 2026, dari Deb Haaland hingga Allison Montgomery — Sumber: Istimewa

Pemilu sela 2026 mencatat sejumlah sejarah baru dalam politik Amerika Serikat. Selain Abdul El-Sayed yang terpilih sebagai senator Muslim pertama, sejumlah perempuan dari kelompok minoritas juga berhasil memenangkan kursi pemerintahan federal maupun negara bagian.

Kemenangan mereka menjadi pencapaian penting dalam keterwakilan perempuan, masyarakat adat, komunitas kulit hitam, Latin, hingga kelompok transgender dalam pemerintahan AS.

Siapa saja mereka? Berikut daftarnya.

Deb Haaland

20261106145710_pr-1.jpeg

Deb Haaland (Foto: Instagram.com/debhaalandnm)

Deb Haaland mencetak sejarah sebagai perempuan penduduk asli Amerika pertama yang terpilih menjadi gubernur di Amerika Serikat. Ia berhasil mengalahkan kandidat Partai Republik, Gregg Hull, dalam pemilihan gubernur New Mexico.

Sebelumnya, pada 2021, Haaland juga mencatat sejarah sebagai penduduk asli Amerika pertama yang memimpin sebuah departemen dalam kabinet federal. Kini, ia kembali menorehkan pencapaian bersejarah melalui kemenangan di tingkat negara bagian.

Peggy Flanagan

20261106145724_pr-2.jpeg

Peggy Flanagan (Foto: Instagram.com/peggyflanagan)

Peggy Flanagan berhasil mengalahkan kandidat Partai Republik, Michele Tafoya, dalam pemilihan Senat AS.

Kemenangan tersebut menjadikannya perempuan penduduk asli Amerika pertama yang terpilih menjadi senator sekaligus memperkuat keterwakilan masyarakat adat di pemerintahan federal.

Sebelumnya, perempuan anggota White Earth Band dari suku Ojibwe tersebut menjabat sebagai wakil gubernur Minnesota.

Keisha Lance Bottoms

20261106145739_pr-3.jpeg

Keisha Lance Bottoms (Foto: Instagram.com/keishaforga)

Keisha Lance Bottoms dari Partai Demokrat berhasil memenangkan pemilihan gubernur Georgia setelah mengalahkan kandidat dari Partai Republik, Rick Jackson.

Mantan wali kota Atlanta tersebut mencetak sejarah sebagai perempuan kulit hitam pertama yang terpilih menjadi gubernur di Amerika Serikat. Kemenangannya juga menjadikannya perempuan kulit hitam pertama yang memimpin negara bagian Georgia.

Gina Hinojosa

20261106145749_pr-4.jpeg

Gina Hinojosa (Foto: Instagram.com/ginafortexas)

Politisi Partai Demokrat, Gina Hinojosa, berhasil memenangkan pemilihan gubernur Texas. Kemenangan ini menjadi sejarah karena untuk pertama kalinya sejak 1990, kandidat Partai Demokrat berhasil merebut kursi gubernur negara bagian tersebut.

Hinojosa mengalahkan Greg Abbott dari Partai Republik sekaligus menjadi perempuan keturunan Latin yang memimpin Texas.

Sebelum terjun ke dunia politik, kariernya dimulai sebagai pengacara hak-hak sipil dan anggota dewan negara bagian. Kini, Hinojosa mencetak sejarah sebagai representasi perempuan Latin dalam kepemimpinan politik Amerika Serikat.

Dr. Jasmine Clark

20261106145759_pr-5.jpeg

Dr. Jasmine Clark (Foto: Instagram.com/jasmine4ga)

Dr. Jasmine Clark mencetak sejarah sebagai perempuan kulit hitam dengan gelar PhD di bidang STEM pertama yang terpilih menjadi anggota Kongres AS.

Ia merupakan ahli mikrobiologi sekaligus mantan anggota Dewan Perwakilan Negara Bagian Georgia. Dalam pemilu sela 2026, Clark berhasil mengalahkan kandidat Partai Republik, Jonathan Chavez.

Perempuan berusia 43 tahun tersebut telah lama berkecimpung di bidang sains, pendidikan, dan kebijakan publik.

Kemenangannya tidak hanya menjadi representasi perempuan kulit hitam dalam pemerintahan, tetapi juga keterwakilan perempuan di bidang STEM atau sains, teknologi, teknik, dan matematika.

Melat Kiros

20261106145810_pr-6.jpeg

Melat Kiros (Foto: Instagram.com/melatkirosco)

Melat Kiros mencetak sejarah sebagai perempuan generasi Z pertama yang terpilih menjadi anggota Kongres AS. Politisi Partai Demokrat asal Colorado tersebut berasal dari keluarga imigran Etiopia dan tumbuh besar di Colorado.

Pada usia 29 tahun, Kiros berhasil memenangkan kursi di Kongres AS setelah mengalahkan Diana DeGette dalam pemilihan pendahuluan Partai Demokrat. Kemenangannya menjadi pencapaian penting bagi keterwakilan generasi muda perempuan dalam politik Amerika Serikat.

Aber Kawas

20261106145821_pr-7.jpeg

Aber Kawas (Foto: Instagram.com/aberkawas)

Aber Kawas mencetak sejarah sebagai perempuan Muslim keturunan Palestina pertama yang terpilih menjadi senator negara bagian dari New York.

Politisi Partai Demokrat tersebut berhasil memenangkan kursi Senat New York untuk Distrik 12. Wilayah yang diwakilinya mencakup Astoria, Long Island City, Sunnyside, Woodside, Ridgewood, Maspeth, Elmhurst, Glendale, dan Jackson Heights.

Sebelum terjun ke dunia politik, Kawas telah selama 15 tahun aktif mengorganisasi perjuangan hak-hak pekerja, komunitas imigran, serta hak-hak Palestina.

Dalam kampanyenya, ia mengusung dua slogan utama, yakni Fund Dignity dan Fight Destruction.

Melalui Fund Dignity, Kawas menekankan pentingnya layanan kesehatan yang dapat diakses semua orang, transportasi umum yang cepat, serta ketersediaan perumahan.

Sementara itu, Fight Destruction mencerminkan sikapnya terhadap krisis iklim, perlindungan imigran, dan penolakan terhadap perang.

Allison Montgomery

20261106145831_pr-8.jpeg

Allison Montgomery (Foto: Ballotpedia.org)

Allison Montgomery mencetak sejarah sebagai perempuan transgender pertama yang menjadi anggota legislatif di Alabama.

Politisi Partai Demokrat yang berprofesi sebagai software engineer tersebut berhasil mengalahkan Phillip Rigsby dari Partai Republik untuk mengisi posisi perwakilan Alabama.

Sebagai seorang insinyur perangkat lunak, Montgomery mengusung platform politik yang memprioritaskan keterjangkauan biaya hidup serta pengurangan pengaruh kepentingan korporasi dalam pemerintahan.

Kemenangannya menjadi pencapaian bersejarah bagi keterwakilan kelompok transgender dalam lembaga legislatif Alabama.

  • Pemilu Sela AS 2026
  • Perempuan Minoritas di Pemilu Sela AS 2026

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.