Ayah Aijing A2O LITE Diduga Mau Buka Kursus Baru, Padahal Tunggakan Gaji Mantan Karyawan Belum Lunas!

Ket. Polemik keluarga Aijing A20 LITE terus memanas.

Doc: Istimewa

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Polemik keluarga Aijing A2O LITE kembali memanas. Saat ibunya masih ditagih terkait tunggakan gaji mantan karyawan, kini muncul dugaan bahwa sang ayah justru sedang mencari tempat untuk membuka bisnis kursus baru di kota lain. Kabar ini langsung memancing reaksi keras dari netizen Tiongkok.

Isu tersebut menjadi sorotan karena sebelumnya keluarga Aijing disebut mengalami kesulitan finansial hingga tidak mampu melunasi kewajiban pembayaran gaji mantan karyawan. Namun, kemunculan unggahan yang diduga berkaitan dengan rencana bisnis baru sang ayah justru memunculkan pertanyaan mengenai kondisi keuangan keluarga tersebut.

Akun Xiaohongshu Diduga Milik Ayah Aijing Disorot

20261023122217_HVPFMKzaEAA-KbK.jpg

Dok. Threads

Perbincangan ini bermula ketika netizen menemukan akun Xiaohongshu yang diduga milik ayah Aijing. Akun tersebut menggunakan nama samaran Guru Sheng Jiangyin dan disebut memiliki informasi lokasi IP di Jiangsu, Tiongkok.

Melalui akun itu, muncul unggahan yang diduga berisi pencarian ruang kelas untuk disewa. Netizen kemudian mengaitkan postingan tersebut dengan rencana pembukaan bisnis kursus baru, yang kabarnya ditujukan untuk kegiatan pendidikan anak usia dini.

Namun, identitas pemilik akun dan tujuan sebenarnya dari pencarian ruang kelas tersebut belum dapat dipastikan secara independen. Karena itu, dugaan mengenai rencana bisnis baru ini masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut.

Meski begitu, kemunculan unggahan tersebut telanjur menarik perhatian publik, terutama mereka yang mengikuti kontroversi bisnis keluarga Aijing.

Unggahan Disebut Dihapus Setelah Diserbu Komentar

Situasi semakin ramai setelah sejumlah netizen mendatangi kolom komentar akun tersebut. Berdasarkan cerita yang beredar di media sosial, ada pengguna yang mempertanyakan dugaan rencana bisnis baru itu di tengah persoalan tunggakan gaji mantan karyawan.

Tak lama kemudian, akun tersebut disebut mengganti foto profil dan menghapus unggahan pencarian ruang kelas. Akan tetapi, sejumlah netizen mengklaim telah merekam layar dan menyimpan tangkapan unggahan sebelum menghilang.

Rekaman tersebut kemudian menjadi bahan pembicaraan di media sosial. Netizen pun mempertanyakan mengapa pencarian tempat usaha baru muncul ketika persoalan pembayaran gaji disebut belum terselesaikan.

Meski demikian, penghapusan unggahan tidak serta-merta membuktikan adanya upaya menyembunyikan sesuatu. Alasan di balik perubahan akun dan penghapusan postingan tersebut juga belum diketahui secara pasti.

Netizen Pertanyakan Klaim Kesulitan Finansial Keluarga Aijing

Sebelumnya, sejumlah penggemar disebut membela keluarga Aijing dengan alasan kondisi keuangan mereka sedang sulit. Bahkan, muncul klaim bahwa keluarga tersebut sampai harus meminjam uang untuk memenuhi kebutuhan dan menghadapi kewajiban pembayaran yang tertunda.

Kini, dugaan pencarian ruang kelas baru justru memicu pertanyaan lanjutan. Jika keluarga memang sedang kesulitan membayar tunggakan gaji, bagaimana rencana bisnis baru itu akan dijalankan?

Pertanyaan tersebut menjadi salah satu pemicu kemarahan netizen. Mereka menilai persoalan pembayaran kepada mantan karyawan semestinya mendapat perhatian sebelum muncul rencana usaha lain.

Di sisi lain, pencarian tempat usaha tidak otomatis membuktikan bahwa seseorang memiliki dana yang cukup untuk menjalankan bisnis. Belum ada informasi terverifikasi mengenai sumber pendanaan, status penyewaan ruang kelas, maupun apakah rencana tersebut benar-benar akan direalisasikan.

Polemik Bisnis Keluarga Aijing Ikut Jadi Sorotan

20261023122237_HVPFMnBbQAAkVyG.jpg

Dok. Naver

Kontroversi keluarga Aijing kini tidak hanya berkutat pada dugaan tunggakan gaji, tetapi juga pada pertanyaan mengenai transparansi kondisi keuangan dan rencana bisnis mereka.

Pemberitaan mengenai persoalan tersebut juga disebut ramai diperbincangkan di Naver Korea, memperluas perhatian publik terhadap isu yang awalnya beredar di media sosial Tiongkok.

Hingga ada klarifikasi langsung dari pihak keluarga Aijing, dugaan mengenai rencana pembukaan kursus baru masih perlu diperlakukan secara hati-hati. Publik tentu menantikan penjelasan mengenai status tunggakan gaji mantan karyawan sekaligus kebenaran kabar pencarian ruang kelas tersebut.

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN