Celine Dion Pakai Gaun Chanel Bertabur 6.000 Kristal, Terinspirasi dari Oscar 1997 dan Dibuat 1.380 Jam!
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Celine Dion kembali mencuri perhatian lewat penampilan panggung yang spektakuler! Penyanyi legendaris asal Kanada ini menutup pekan terakhir rangkaian konsernya di Paris dengan mengenakan gaun couture eksklusif dari Chanel. Bukan sekadar busana mewah, gaun tersebut memiliki cerita istimewa karena terinspirasi dari penampilan ikonis Celine di ajang Academy Awards atau Oscar pada 1997.
Detailnya pun sukses membuat pencinta fashion melongo. Gaun rancangan khusus rumah mode Chanel ini dihiasi sekitar 6.000 kristal dan 5.000 manik-manik, dengan proses pengerjaan yang menghabiskan lebih dari 1.380 jam. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa busana haute couture bukan hanya soal kemewahan, tetapi juga ketelitian dan keterampilan tingkat tinggi.
Momen ini terasa semakin istimewa karena Celine baru kembali tampil di panggung Paris pada September 2026 setelah bertahun-tahun menghadapi stiff-person syndrome (SPS), sebuah kondisi neurologis langka yang memengaruhi otot dan pergerakan tubuh.
Celine Dion Hidupkan Kembali Gaun Ikonis Oscar 1997

Dok. Chanel
Pada 14 Oktober 2026, Celine Dion menghadirkan kejutan fashion dalam konsernya di Plenitude Arena, Nanterre, Prancis. Untuk membuka penampilannya malam itu, ia mengenakan gaun Chanel yang mengambil inspirasi dari busana yang pernah dikenakannya di Oscar 1997.
Hampir tiga dekade lalu, Celine mencuri perhatian di karpet merah Oscar dengan gaun Chanel berwarna perak yang memiliki garis leher rendah serta kalung berbentuk komet. Busana tersebut dirancang oleh Karl Lagerfeld, yang saat itu menjabat sebagai desainer Chanel.
Penampilan tersebut bukan hanya berkesan dari sisi fashion. Dalam ajang Oscar 1997, Celine juga mencatat sejarah sebagai artis pertama yang tampil dua kali dalam satu upacara penghargaan. Ia membawakan lagu hitsnya, Because You Loved Me, serta I Finally Found Someone, lagu yang dipopulerkan Barbra Streisand bersama Bryan Adams.
Kini, Celine menghidupkan kembali kenangan tersebut melalui interpretasi baru yang dirancang oleh Matthieu Blazy, direktur kreatif Chanel saat ini. Alih-alih menyalin desain lama secara persis, Blazy memberikan sentuhan modern agar gaun tersebut tetap terasa relevan dengan karakter dan kebutuhan panggung masa kini.
Dihiasi 6.000 Kristal, Proses Pembuatan Gaun Tembus 1.380 Jam

Dok. Chanel
Salah satu hal paling mencengangkan dari gaun Chanel yang dikenakan Celine Dion adalah proses pembuatannya. Busana ini dikerjakan secara manual di atelier Chanel yang beralamat di 31 Rue Cambon, Paris, Prancis.
Chanel menggunakan material embroidered muslin yang membungkus bagian bustier dengan struktur bantalan dan korset. Potongan tersebut memberikan bentuk yang lebih tegas sekaligus membantu menciptakan siluet elegan.
Matthieu Blazy juga mengubah garis leher gaun menjadi model sweetheart neckline yang membentuk lekukan menyerupai hati. Bagian garis leher dihiasi raffia, sementara permukaan gaun dipercantik dengan kombinasi kristal kaca, seed beads, dan manik-manik kaca.
Secara keseluruhan, terdapat sekitar 6.000 kristal dan 5.000 manik-manik yang digunakan untuk menyempurnakan tampilan tersebut. Pengerjaannya membutuhkan lebih dari 1.380 jam, memperlihatkan betapa rumitnya proses menciptakan satu busana couture dengan detail sekelas ini.
Waktu pengerjaan yang panjang juga menunjukkan bahwa keindahan gaun haute couture tidak hanya bergantung pada desain awal. Setiap ornamen harus ditempatkan dengan cermat agar menghasilkan tampilan berkilau yang menyatu dengan keseluruhan siluet.
Kalung Berlian 67 Karat Jadi Pelengkap Penampilan Mewah

Dok. Chanel
Tak berhenti pada gaun, Celine Dion juga mengenakan kalung high jewelry yang dibuat sebagai penghormatan terhadap perhiasan yang ia pakai pada Oscar 1997.
Kali ini, Chanel menghadirkan kalung Comète berbahan platinum dan emas putih 18 karat dengan 1.080 berlian yang memiliki total berat lebih dari 67 karat.
Desain Comète memiliki nilai historis tersendiri bagi Chanel. Motif komet tersebut merujuk pada rancangan ikonis Gabrielle Chanel dari koleksi perhiasan Bijoux de Diamants yang diperkenalkan pada 1932. Koleksi tersebut menjadi satu-satunya koleksi high jewelry yang dirancang langsung oleh pendiri rumah mode Chanel itu.
Perhiasan tersebut sekaligus memperkuat hubungan visual antara penampilan Celine pada 1997 dan interpretasi terbarunya pada 2026. Kilau berlian pada kalung melengkapi detail kristal gaun, menciptakan tampilan yang glamor tanpa kehilangan sentuhan klasik.
Bukan Sekadar Gaun, Tapi Penghormatan Perjalanan Karier Celine Dion
Rekomendasi juga buat kamu:

Dok. Chanel
Kembalinya Celine Dion mengenakan desain yang terinspirasi dari Oscar 1997 memiliki makna lebih dari sekadar nostalgia fashion. Penampilan ini menghubungkan salah satu momen penting dalam perjalanan kariernya dengan babak baru ketika ia kembali menyapa penggemar melalui konser.
Sepanjang rangkaian pertunjukan di Paris, Celine juga tampil dalam berbagai busana rancangan rumah mode ternama, termasuk Dior dan Givenchy. Ia menjadikan setiap kemunculan sebagai kesempatan untuk menunjukkan gaya yang berbeda, baik saat meninggalkan hotel maupun ketika berada di atas panggung.
Gaun Chanel ini pun menjadi penutup yang mencuri perhatian sebelum rangkaian konsernya dilanjutkan kembali pada Mei 2027.
Melalui desain yang memadukan arsip mode, keterampilan artisan, dan perhiasan bernilai tinggi, Celine Dion memperlihatkan bagaimana sebuah penampilan ikonis dapat dihidupkan kembali tanpa kehilangan pesonanya.
Hampir 30 tahun setelah kemunculan pertamanya di Oscar, gaun perak tersebut kembali menjadi sorotan. Kali ini, bukan hanya karena kemewahannya, tetapi juga karena kisah di balik pembuatannya dan perjalanan seorang penyanyi yang kembali berdiri di panggung setelah melewati masa sulit.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Celine Dion Pakai Gaun Chanel Bertabur 6.000 Kristal, Terinspirasi dari Oscar 1997 dan Dibuat 1.380 Jam! .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!