Soto Betawi Masuk 3 Besar, Ini 6 Sup Terenak di Dunia Versi TasteAtlas

Ket. Rekomendasi dup terenak versi TasteAtlas.

Doc: Pexels

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Siapa sangka salah satu kuliner khas Indonesia berhasil masuk jajaran teratas daftar sup terbaik dunia? Soto Betawi kembali membawa Indonesia ke panggung kuliner internasional setelah menempati peringkat ketiga dalam daftar olahan sup terbaik dunia versi TasteAtlas.

Bagi pencinta makanan berkuah, sup memang menjadi salah satu menu yang sulit ditolak. Kuah hangat dengan aroma rempah, daging yang empuk, hingga berbagai topping membuat setiap negara memiliki hidangan sup dengan karakter yang berbeda.

TasteAtlas, situs panduan kuliner yang kerap membuat berbagai pemeringkatan makanan dari seluruh dunia, belum lama ini membagikan daftar enam olahan sup yang mendapat penilaian tinggi. Menariknya, kuliner Indonesia berada di posisi ketiga dan harus bersaing dengan hidangan khas Paraguay, Turki, Jepang, hingga Filipina.

Lantas, apa saja sup yang masuk daftar tersebut?

1. Vori-vori (Paraguay)

20260928153703_ilustrasi-vori-vori-1790561560284_34.jpeg

Dok. Pexels

Posisi pertama ditempati Vori-vori, hidangan khas Paraguay yang mungkin masih terdengar asing bagi sebagian masyarakat Indonesia.

Sup ini memiliki ciri khas berupa bola-bola kecil yang dibuat dari tepung jagung dan keju. Bola-bola tersebut kemudian dimasak dalam kaldu yang umumnya menggunakan ayam, sayuran, serta berbagai rempah.

Vori-vori dikenal sebagai salah satu hidangan yang populer di Paraguay, baik sebagai makanan rumahan maupun menu restoran. Hidangan berkuah ini juga kerap disantap sebagai makanan utama ketika cuaca sedang dingin.

Kombinasi kaldu gurih dengan tekstur bola jagung dan keju menjadi daya tarik utama makanan tradisional tersebut.

2. Beyran corbası (Turki)

20260928153653_ilustrasi-beyran-corbas-1790561345686_34.jpeg

Dok. Pexels

Selanjutnya ada Beyran corbası, sup tradisional yang berasal dari Gaziantep, Turki.

Berbeda dari sup pada umumnya, hidangan ini justru kerap disantap sebagai menu sarapan. Beyran corbası dibuat menggunakan daging dan lemak domba, kemudian dipadukan dengan nasi serta kaldu domba.

Bumbu seperti bawang putih dan lada memberikan cita rasa yang kuat sekaligus pedas. Saat disajikan, sup ini biasanya dilengkapi irisan lemon dan roti khas Turki.

Perpaduan rasa gurih, pedas, dan segar membuat Beyran corbası menjadi salah satu kuliner yang cukup khas dari Gaziantep.

3. Soto Betawi (Indonesia)

20260928153501_soto-betawifoto-pexelscom-sokat-rachman-1782811322763_34.jpeg

Dok. Pexels

Nah, ini dia hidangan yang membuat Indonesia patut berbangga. Soto Betawi berada di posisi ketiga dalam daftar tersebut.

Soto Betawi dikenal sebagai hidangan berkuah dengan cita rasa gurih dan kaya rempah. Isinya dapat berupa potongan daging sapi hingga jeroan yang dimasak perlahan dalam kuah santan bersama berbagai bumbu.

Aroma serai, kunyit, daun jeruk, dan ketumbar membuat kuah Soto Betawi memiliki karakter yang kuat.

Saat disantap, Soto Betawi biasanya dilengkapi tomat, daun bawang, kecap manis, serta emping. Hidangan ini juga kerap dinikmati bersama nasi putih hangat dan acar.

Tidak sulit menemukan Soto Betawi di Indonesia. Mulai dari restoran, warung makan, pedagang kaki lima, hingga dapur rumahan, hidangan khas Betawi ini telah menjadi salah satu pilihan kuliner berkuah yang populer.

Masuknya Soto Betawi ke posisi tiga besar tentu menjadi sorotan tersendiri, mengingat daftar tersebut mempertemukan berbagai hidangan sup dari negara dengan tradisi kuliner yang berbeda.

4. Ramen Yokohama (Jepang)

20260928153641_yokohama-ramen-foto-flickrcomrich-kaszeta_34.jpeg

Dok. Pexels

Posisi berikutnya ditempati Ramen Yokohama, atau yang juga dikenal sebagai iekei ramen.

Jenis ramen ini berasal dari Yokohama dan mulai dikenal sejak 1974. Ciri khasnya adalah mi bertekstur tebal yang disajikan dengan kuah hasil perpaduan kaldu tonkotsu yang creamy dan kecap.

Topping yang umum digunakan antara lain chashu, rumput laut, daun bawang, dan bayam. Beberapa tambahan seperti bawang putih cincang, wijen, sayuran acar, serta lada hitam juga dapat digunakan sesuai selera.

Hidangan ini memiliki sejarah menarik karena dikembangkan oleh seorang mantan sopir truk yang kemudian membuka kedai ramen sendiri pada 1974.

5. Ramen Tonkotsu (Jepang)

20260928153615_ilustrasi-ramen-tonkotsu-1790561099364_34.jpeg

Dok. Pexels

Jepang kembali masuk daftar melalui Ramen Tonkotsu.

Berbeda dengan ramen berkuah ringan, tonkotsu terkenal dengan kaldunya yang kaya, gurih, dan creamy. Kaldu tersebut dibuat dengan memasak tulang babi dalam waktu lama hingga kolagen dan lemaknya larut.

Ramen kemudian disajikan bersama mi, telur, potongan daging babi, daun bawang, rebung, serta nori. Beberapa versi juga menggunakan jagung sebagai pelengkap.

Tekstur kuah yang pekat menjadi salah satu ciri utama ramen tonkotsu.

6. Sinigang na Baboy (Filipina)

20260928153553_ilustrasi-sinigang-na-baboy-1790560999075_34.jpeg

Dok. Pexels

Terakhir ada Sinigang na Baboy, sup khas Filipina dengan karakter rasa gurih sekaligus asam.

Hidangan ini menggunakan berbagai potongan daging babi yang dimasak bersama bahan pemberi rasa asam, kemudian dipadukan dengan tomat, bawang, bawang putih, okra, lobak putih, kangkung, hingga cabai hijau panjang.

Rasa asam segar menjadi daya tarik utama Sinigang na Baboy dan membuatnya berbeda dari kebanyakan sup lainnya.

Dari enam hidangan tersebut, Soto Betawi menjadi satu-satunya kuliner Indonesia yang masuk tiga besar. Pencapaian ini menunjukkan kekayaan kuliner Nusantara tidak kalah menarik ketika dibandingkan dengan hidangan berkuah populer dari berbagai belahan dunia.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN