Tompi Usul Orang Tua Patungan untuk Tambahan Gaji Guru, Warganet Singgung Pajak

Minggu, 27 Sep 2026, 16:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM – Dokter sekaligus musisi Tompi menuai beragam reaksi setelah mengusulkan agar orang tua siswa menginisiasi patungan tambahan untuk membantu kesejahteraan guru. Gagasan tersebut disampaikan melalui akun Threads miliknya pada Jumat (25/9/2026) dan langsung memicu perdebatan di media sosial.

Dalam unggahannya, Tompi mengungkapkan bahwa dirinya terpikir untuk mencari alternatif dukungan finansial bagi tenaga pendidik karena menganggap mengandalkan pemerintah cukup sulit. Ia kemudian mempertanyakan kemungkinan adanya inisiatif dari perhimpunan orang tua di setiap sekolah untuk memberikan tambahan dukungan bagi guru.

Ket. Foto: Tompi — Sumber: istimewa

Tompi Usul Orang Tua Siswa Patungan untuk Guru

Melalui unggahan tersebut, Tompi menyampaikan gagasan mengenai kemungkinan orang tua siswa mengumpulkan dana tambahan untuk membantu kebutuhan finansial guru. Ia menilai inisiatif tersebut bisa menjadi salah satu alternatif dukungan di tengah sulitnya mengandalkan pemerintah.

“Kepikiran aja ni. Karena ngarepin dari pemerintah kayaknya syulit. Mungkin gak ya. Kalau di setiap sekolah itu perhimpunan ortu bikin inisiasi ‘patungan tambahan’ untuk jadi supporting financial guru,” tulis Tompi dalam unggahannya.

Usulan tersebut kemudian menarik perhatian warganet yang mempertanyakan alasan orang tua siswa harus kembali mengeluarkan uang untuk membantu memenuhi kebutuhan finansial tenaga pendidik. Sejumlah pengguna media sosial menilai persoalan kesejahteraan guru seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah, bukan dibebankan kembali kepada orang tua.

Usulan Tompi Tuai Kritik dan Sindiran Warganet

Tak lama setelah diunggah, gagasan Tompi langsung mendapat beragam tanggapan dari pengguna Threads. Sebagian warganet melontarkan kritik hingga sindiran terhadap usulan patungan tambahan untuk guru tersebut.

Salah satu komentar bahkan menyinggung profesi Tompi sebagai dokter dengan nada merendahkan. “Dokter kok oon sih,” tulis akun jenny**** dalam tanggapannya terhadap unggahan tersebut.

Selain itu, sejumlah warganet mempertanyakan fungsi pajak yang selama ini dibayarkan masyarakat jika kebutuhan finansial guru juga harus dibantu melalui pengumpulan dana dari orang tua siswa. Mereka menilai pemerintah seharusnya memiliki peran dalam memastikan kesejahteraan tenaga pendidik.

Warganet Pertanyakan Peran Pemerintah dan Pajak

Kritik terhadap usulan Tompi juga berkaitan dengan persoalan pendanaan pendidikan dan tanggung jawab negara terhadap kesejahteraan guru. Beberapa warganet membandingkan gagasan tersebut dengan berbagai penggalangan dana yang kerap dilakukan masyarakat untuk membantu menyelesaikan persoalan sosial.

“Lah enak aja!! Ortu udah bayar pajak disuruh patungan buat guru. Terus pemerintah ngapain? Bayarin ani-aninya oplas di klinikmu, dok?” tulis akun selly****.

Komentar lain menyoroti kebiasaan masyarakat mengumpulkan donasi untuk berbagai kebutuhan, mulai dari penanganan bencana hingga persoalan kesejahteraan guru. “Bencana nyari donasi, gaji guru nyari donasi. Kalau gitu buat apa ada pajak?” tulis akun reres***.

Tompi Belum Beri Tanggapan Lanjutan

Perdebatan mengenai gagasan tersebut masih berkaitan dengan persoalan kesejahteraan guru dan mekanisme pendanaan pendidikan di Indonesia. Usulan patungan tambahan dari orang tua siswa menjadi bahan diskusi karena menyangkut pembagian tanggung jawab antara masyarakat dan pemerintah.

Meski demikian, Tompi dalam unggahannya menyampaikan gagasan tersebut sebagai pertanyaan mengenai kemungkinan sebuah inisiatif, bukan sebagai skema atau kewajiban yang harus diterapkan di sekolah. Hingga berita ini ditulis, ia belum memberikan tanggapan lebih lanjut terkait berbagai kritik dan komentar yang muncul di media sosial.

  • dr Tompi
  • dokter tompi

Redaktur: Afifa Khoirunnisa

Penulis: Afifa Khoirunnisa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.