Konser The Weeknd di Jakarta Bikin Kecewa! Suara dan Lighting Dipuji, Penyelenggaraan hingga Transportasi Tuai Hujatan

Ket. Konser The Weeknd di Jakarta.

Doc: Instagram/@temgmt

JAKARTA, KUCANTIK.COM – Konser The Weeknd bertajuk After Hours Til Dawn Tour kembali menjadi perbincangan setelah pengalaman seorang penonton viral di media sosial. Bukan soal penampilan sang penyanyi yang menjadi sorotan, melainkan kondisi penyelenggaraan konser yang disebut masih jauh dari ekspektasi.

Melalui unggahan yang beredar, seorang pengguna anonim di media sosial membagikan pengalamannya setelah menyaksikan konser The Weeknd. Ia memberikan penilaian terhadap sejumlah aspek, mulai dari kualitas suara, tata panggung, pencahayaan, hingga fasilitas dan akses transportasi di sekitar lokasi acara.

Menariknya, pengalaman tersebut memberikan gambaran yang cukup beragam. Dari sisi pertunjukan, sejumlah elemen justru mendapat pujian. Penonton tersebut menilai suara, tata panggung, lighting, soundsystem, hingga interaksi atau mingleing dalam konser berjalan dengan sangat baik.

“Suara, tata panggung, lighting, soundsystem, mingleing perfect,” tulisnya dalam unggahan tersebut.

Pujian itu menunjukkan secara teknis, pertunjukan The Weeknd dinilai mampu memberikan pengalaman yang memuaskan bagi penonton. Kualitas audio dan visual menjadi salah satu aspek yang dianggap berhasil menunjang penampilan di atas panggung.

Namun, komentar tersebut berubah cukup tajam ketika membahas koreografi dan kostum.

Menurutnya, kedua aspek tersebut terbilang biasa saja. Ia menilai tidak ada sesuatu yang terlalu istimewa dari sisi koreografi maupun kostum yang digunakan dalam pertunjukan.

“Koreografi dan kostum biasa aja,” tulisnya.

Kritik yang lebih keras kemudian diarahkan kepada penyelenggaraan konser. Ia bahkan menggunakan kata "ancur" untuk menggambarkan kondisi acara secara keseluruhan di luar pertunjukan utama.

Salah satu persoalan yang disoroti adalah penerangan di area sekitar konser. Kondisi yang disebut terlalu gelap dianggap membuat pengalaman penonton menjadi kurang nyaman, terutama ketika harus berpindah dari satu area ke area lainnya.

Tak berhenti di situ, fasilitas di sekitar lokasi juga ikut menjadi sorotan. Penonton tersebut menyebut kondisi fasilitas yang dinilainya kurang terjaga kebersihannya.

“Penyelenggaraan ancur, penerangan gelap, fasilitas jorok,” tulisnya.

Masalah transportasi dan kemacetan menjadi keluhan berikutnya. Menurut pengalaman yang dibagikan, transportasi umum dinilai tidak cukup mendukung mobilitas penonton konser.

Situasi tersebut semakin terasa karena jumlah penonton yang datang tidak hanya berasal dari dalam negeri. Ia menyoroti banyaknya penonton dari luar negeri yang turut hadir untuk menyaksikan konser The Weeknd.

“Transportasi umum sangat tidak mendukung, macet gila parah! Padahal orang dari luar negeri banyak banget yang nonton,” lanjutnya.

Keluhan mengenai akses menuju dan meninggalkan lokasi konser memang menjadi salah satu hal yang kerap menjadi perhatian dalam penyelenggaraan acara berskala besar. Ketika ribuan penonton datang dalam waktu hampir bersamaan, sistem transportasi dan pengaturan lalu lintas menjadi bagian penting dari pengalaman konser.

Meski begitu, komentar tersebut merupakan pengalaman dan penilaian pribadi seorang penonton, sehingga tidak serta-merta menggambarkan pengalaman seluruh orang yang menghadiri konser The Weeknd.

Di satu sisi, penampilan The Weeknd mendapat apresiasi dari penonton tersebut karena kualitas suara, tata panggung, pencahayaan, dan soundsystem. Namun di sisi lain, persoalan fasilitas, penerangan, transportasi, hingga kemacetan menjadi bagian yang justru paling membekas dari pengalaman konsernya.

Sementara itu, The Weeknd bertajuk After Hours Til Dawn Tour menggelar konser di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, pada 26–27 September 2026.

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN