Jangan Terus Menyalahkan Diri, Ini 6 Cara Menghadapi Fase Stuck dalam Hidup

Ket. Jangan Terus Menyalahkan Diri, Ini 6 Cara Menghadapi Fase Stuck dalam Hidup

Doc: Freepik

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Pernah merasa sudah melakukan banyak hal, tetapi hidup seperti tidak bergerak ke mana-mana? Kamu bekerja, menjalani rutinitas, bertemu orang, bahkan mencoba berbagai hal baru, tetapi tetap merasa hidup berjalan di tempat.

Perasaan ini memang melelahkan karena bisa membuat kamu mempertanyakan pencapaian sendiri. Namun, bukan berarti kamu gagal atau tidak berkembang. Bisa jadi, kamu hanya membutuhkan jeda untuk melihat kembali apa yang sebenarnya ingin dilakukan.

Kalau sedang berada dalam fase seperti ini, ada beberapa hal sederhana yang bisa dicoba, seperti dilansir dari Psych Central. Yuk, simak satu per satu, Beauties!

Sadari Apa yang Membuatmu Merasa Stuck

Sebelum mencari solusi, coba pahami apa yang membuat kamu merasa hidup berjalan di tempat. Apakah kamu takut gagal, sering menunda, terus membandingkan diri dengan orang lain, atau berada dalam rutinitas yang sudah tidak sesuai dengan keinginanmu?

Kamu bisa menuliskan hal-hal yang membuat frustrasi dan melihat pola yang muncul. Dengan begitu, masalah terasa lebih konkret dan kamu bisa menentukan bagian mana yang masih dapat diubah. Jika terasa terlalu berat, berbicara dengan psikolog juga bisa membantu.

Ambil Kembali Kendali atas Pilihanmu

Ketika merasa stuck, mudah menyalahkan keadaan atau orang lain atas hal-hal yang tidak berjalan sesuai harapan. Padahal, pola tersebut justru bisa membuat kamu merasa tidak punya kendali atas hidup sendiri.

Coba bedakan hal yang berada di luar kendali dan hal yang masih bisa kamu lakukan. Kamu tidak bisa mengubah keputusan orang lain atau masa lalu, tetapi masih bisa menentukan respons, pilihan, dan langkah berikutnya.

Kembali Fokus pada Saat Ini

Rasa stuck terkadang muncul karena pikiran terlalu sibuk mengulang masa lalu atau mengkhawatirkan sesuatu yang belum terjadi. Akibatnya, kamu menjalani hari seperti autopilot.

Cobalah memperhatikan hal-hal sederhana di depan mata. Fokus ketika makan, berjalan, bekerja, atau berbicara dengan orang lain. Memberikan ruang untuk bernapas juga dapat membantu melihat situasi dengan lebih jernih.

Lepaskan Ekspektasi yang Tidak Realistis

Kamu mungkin merasa tertinggal ketika melihat orang lain sudah mendapatkan pekerjaan impian, menikah, membeli rumah, atau mencapai sesuatu yang masih kamu perjuangkan. Padahal, setiap orang memiliki kondisi dan waktunya masing-masing.

Kalau punya kecenderungan perfeksionis atau takut gagal, evaluasi kembali target yang dibuat. Ambisi itu baik, tetapi jangan sampai standar yang terlalu tinggi membuat setiap pencapaian terasa tidak pernah cukup.

Belajar Menyayangi Diri Sendiri

Coba perhatikan cara kamu berbicara kepada diri sendiri ketika melakukan kesalahan. Jika sahabatmu mengalami hal yang sama, apakah kamu akan mengatakan bahwa dirinya tidak cukup baik? Kalau tidak, kamu juga tidak perlu memperlakukan diri sendiri seperti itu.

Mulailah lebih berempati kepada diri sendiri. Istirahat yang cukup, melakukan aktivitas yang disukai, dan memberikan waktu untuk memulihkan energi bukanlah kemunduran. Justru, hal tersebut bisa membantu kamu kembali bergerak.

Tentukan Gambaran Hidup yang Kamu Inginkan

Kalau merasa stuck, mungkin kamu bukan tidak mampu maju, tetapi belum tahu ingin menuju ke mana. Coba bayangkan kehidupan yang ingin dijalani, mulai dari karier, hubungan, keuangan, tempat tinggal, hingga aktivitas sehari-hari.

Setelah punya gambaran, ubah keinginan tersebut menjadi langkah kecil. Misalnya, jika ingin berganti karier, kamu bisa mempelajari skill baru, memperbarui CV, atau mencari lowongan yang sesuai.

Merasa hidup berjalan di tempat bukan berarti kamu gagal berkembang. Ada fase ketika hidup terasa lambat karena kamu sedang mengevaluasi diri, mengubah prioritas, atau mencari arah yang lebih sesuai.

Daripada terus membandingkan perjalananmu dengan orang lain, coba tanyakan apa yang sebenarnya kamu butuhkan saat ini. Mungkin kamu perlu beristirahat, mengubah kebiasaan, menetapkan tujuan baru, atau berhenti menuntut diri untuk selalu punya jawaban.

Tidak harus langsung melakukan perubahan besar. Satu langkah kecil yang konsisten tetap berarti. Jadi, kalau hari ini hidup terasa stuck, pelan-pelan saja, ya, Beauties. Kamu masih punya banyak kesempatan untuk menentukan arah berikutnya!

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN