5 Minuman Kaya Antioksidan, dari Green Tea hingga Teh Hibiscus
Kamis, 24 Sep 2026, 20:30 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Minuman tidak hanya berfungsi untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh, tetapi beberapa jenis juga mengandung senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan. Senyawa antioksidan berperan membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang dapat memicu stres oksidatif.
Pilihan minuman kaya antioksidan cukup beragam dan dapat disesuaikan dengan selera. Mulai dari teh, jus buah hingga minuman berbahan kakao, beberapa di antaranya mengandung senyawa seperti katekin, antosianin, polifenol dan flavanol.
1. Green Tea
Green tea atau teh hijau dikenal sebagai salah satu minuman yang kaya akan antioksidan. Kandungan utamanya antara lain katekin, termasuk epigallocatechin gallate atau EGCG yang memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi.
Katekin tersebut membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Karena kandungan senyawanya, teh hijau kerap menjadi pilihan bagi orang yang ingin menambahkan minuman dengan kandungan antioksidan ke dalam pola makan sehari-hari.
2. Jus Berry
Berbagai jenis buah beri juga dapat diolah menjadi minuman yang mengandung antioksidan. Buah seperti acai dan bluberi liar mengandung antosianin, yaitu senyawa yang juga memberikan warna merah, ungu atau biru pada sejumlah buah.
Menurut ahli gizi Karen E. Todd, RD, jus yang dibuat dari buah beri tanpa tambahan gula dapat menjadi salah satu pilihan untuk mendapatkan kandungan antioksidan dari buah. Selain memberikan rasa segar, jus berry juga dapat menjadi alternatif untuk mengonsumsi buah dalam bentuk minuman.
3. Jus Delima
Delima memiliki rasa manis dengan sedikit sensasi asam sehingga cukup populer diolah menjadi jus. Buah dengan biji berwarna merah ini juga mengandung berbagai senyawa polifenol yang memiliki aktivitas antioksidan.
Beberapa senyawa yang terdapat dalam delima antara lain punicalagin dan antosianin. Senyawa tersebut berperan membantu menetralkan radikal bebas dan dapat membantu melindungi tubuh dari efek stres oksidatif.
4. Cokelat Panas
Cokelat panas juga dapat menjadi pilihan minuman yang mengandung antioksidan, terutama jika dibuat menggunakan kakao dengan kandungan flavanol yang cukup tinggi. Flavanol merupakan senyawa tumbuhan yang memiliki aktivitas antioksidan dan dikaitkan dengan kesehatan kardiovaskular.
Ahli gizi Karen E. Todd, RD, menyarankan penggunaan bubuk kakao tanpa pemanis atau kakao hitam untuk mendapatkan lebih banyak flavanol. Jumlah gula tambahan juga sebaiknya disesuaikan agar minuman tidak mengandung gula secara berlebihan.
5. Teh Hibiscus
Teh hibiscus dibuat dari kelopak bunga kembang sepatu yang dikeringkan kemudian diseduh. Minuman ini mengandung polifenol dan berbagai senyawa dengan aktivitas antioksidan.
Teh hibiscus juga kerap dikaitkan dengan sejumlah manfaat kesehatan, termasuk dalam pembahasan mengenai kesehatan jantung, kadar kolesterol dan tekanan darah. Meski demikian, konsumsi minuman tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan pola makan secara keseluruhan.
Pilih Minuman Sesuai Kebutuhan
Lima minuman tersebut dapat menjadi variasi untuk menemani aktivitas sehari-hari sekaligus menambah asupan senyawa antioksidan. Green tea menawarkan katekin, buah beri dan delima mengandung berbagai polifenol, sementara kakao dan hibiscus memiliki senyawa tumbuhan yang juga memiliki aktivitas antioksidan.
Meski memiliki kandungan antioksidan, minuman tersebut bukan pengganti pola makan seimbang atau pengobatan untuk kondisi kesehatan tertentu. Untuk pilihan yang lebih sehat, perhatikan pula tambahan gula, ukuran porsi dan bahan lain yang digunakan dalam minuman.
- minuman sehat
- minuman kaya antioksidan
Redaktur: Afifa Khoirunnisa
Penulis: Afifa Khoirunnisa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.