Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto: Kuasa Hukum Ungkap Pengakuan Teman Onyo yang Ada di Lokasi Kejadian

Ket. Betrand Peto (Onyo).

Doc: Instagram @betrandpetoputraonsu

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kabar mengenai Betrand Peto dilaporkan ke polisi atas dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) terus memicu sorotan publik. Usai laporan resmi diterima di SPKT Polda Metro Jaya pada Sabtu (12/9/2026), pihak keluarga besar Ruben Onsu langsung mengambil langkah cepat untuk mendalami duduk perkara sebenarnya.

Melalui keterangan tim kuasa hukum serta permohonan maaf terbuka, pihak Ruben Onsu membeberkan pengakuan teman Onyo yang berada di lokasi kejadian demi meluruskan berbagai prasangka yang berkembang di tengah masyarakat.

1. Pengakuan Teman dan Posisinya di Lokasi Kejadian

Kuasa hukum keluarga Ruben Onsu, Minola Sebayang, menyampaikan hasil penggalian informasi awal dari saksi yang berada di tempat kejadian perkara (TKP):

2. Sikap Ruben Onsu dan Konfirmasi Pihak Kepolisian

Di sisi lain, proses pengumpulan bukti dan fakta masih terus berjalan secara kooperatif:

  • Penjelasan Ruben Onsu: Ruben mengonfirmasi bahwa keributan awal diduga kuat tidak dipicu oleh Onyo, melainkan akibat perselisihan antar-rekan lainnya. Ruben berjanji akan bersikap transparan dan tidak akan menutup-nutupi temuan yang ada.

  • Keterangan Polda Metro Jaya: Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, membenarkan adanya laporan masuk terkait terlapor berinisial ATT alias BP yang merupakan anak angkat dari publik figur RSO.

  • Kondisi Betrand Peto: Hingga saat ini, Betrand Peto belum memberikan pernyataan pribadi secara langsung maupun mengunggah pembaruan di media sosial miliknya.

Pengakuan dari pihak saksi di lokasi kejadian membuka tabir baru di tengah simpang siur dugaan kasus hukum yang menyeret nama Betrand Peto. Bagaimana pandangan Cantiks mengenai perkembangan klaim dan klarifikasi dari pihak Ruben Onsu ini? Tuliskan tanggapan serta harapan kamu di kolom komentar!

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN