Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bertebaran, Begini Cara Aman Menjemur Pakaian

Senin, 07 Sep 2026, 12:45 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan abu vulkanik menyebar hingga wilayah Jabodetabek pada Minggu (6/9/2026).

Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga perlu diwaspadai karena abu vulkanik dapat menimbulkan masalah kesehatan, termasuk pada kulit.

Ket. Foto: Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bertebaran, Begini Cara Aman Menjemur Pakaian — Sumber: Magnific

Salah satu aktivitas rumah tangga yang ikut terdampak adalah menjemur pakaian. Ketika abu vulkanik masih bertebaran di udara, pakaian yang dijemur di luar ruangan berisiko kembali terpapar dan terkontaminasi.

Dokter Vitamin dan Suplemen, Kevin Mak, menjelaskan bahwa abu vulkanik dapat menempel pada serat pakaian. Bentuk partikel yang tajam juga berpotensi menyebabkan iritasi ketika bersentuhan dengan kulit.

“Baju yang tadinya bersih bisa terkontaminasi abu vulkanik lagi. Partikel abu mudah menempel di permukaan kain, terutama pada bahan berpori seperti katun, karena sifatnya yang halus dan abrasif,” ujar Kevin melalui akun Instagram pribadinya, dikutip Senin (7/9/2026).

Jemur Pakaian di Area Indoor

Untuk mengurangi risiko pakaian kembali terkena abu vulkanik, Dokter Kevin menyarankan masyarakat sementara waktu menjemur pakaian di dalam ruangan.

Area yang digunakan sebaiknya memiliki sirkulasi udara yang baik. Masyarakat dapat memilih tempat di dekat jendela yang tertutup agar pakaian tetap mendapatkan aliran udara tanpa terkena paparan abu secara langsung.

Kipas juga dapat dimanfaatkan untuk membantu mempercepat proses pengeringan.

“​​Hindari ruang terlalu lembap. Jika kamu punya dehumidifier, kamu bisa gunakan agar pakaian lebih cepat kering,” tuturnya.

Lantas, bagaimana jika pakaian sudah telanjur dijemur di luar dan terkena abu vulkanik?

Dokter Kevin mengingatkan agar pakaian tersebut tidak langsung ditepuk atau dikibas-kibaskan di dalam rumah. Cara tersebut justru dapat membuat partikel abu kembali beterbangan dan berpotensi terhirup.

Sebagai langkah yang lebih aman, pakaian yang telah terpapar abu sebaiknya dimasukkan ke tempat cucian dan dicuci kembali sebelum digunakan.

“Kamu bisa masukkan ke cucian dan cuci kembali sebelum dipakai,” tuturnya.

Selama abu vulkanik masih bertebaran, masyarakat disarankan memilih menjemur pakaian di dalam ruangan. Langkah tersebut dapat membantu menjaga pakaian tetap bersih sekaligus mengurangi risiko paparan abu vulkanik kepada anggota keluarga.

Selain memperhatikan pakaian, masyarakat juga perlu melindungi diri ketika harus beraktivitas di luar rumah. Penggunaan masker disarankan untuk membantu melindungi saluran pernapasan, sedangkan kacamata dapat digunakan untuk mengurangi risiko debu mengenai mata.

Tetap waspada dan utamakan keselamatan selama kondisi abu vulkanik Gunung Anak Krakatau masih berdampak di sejumlah wilayah.

  • Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
  • Gunung Anak Krakatau

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.