Bikin Gempar Industri Kecantikan! Lady Gaga Kembangkan Skincare dari Sampel Kulit Manusia
Sabtu, 05 Sep 2026, 14:00 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Penyanyi sekaligus pengusaha Lady Gaga kembali memicu kejutan di industri kecantikan global lewat terobosan bioteknologi yang tidak biasa.
Bersama sang tunangan, Michael Polansky, pelantun lagu Bad Romance ini terlibat aktif dalam pengembangan bahan skincare baru yang memanfaatkan jaringan kulit manusia hidup dari sisa operasi plastik.
Simak ulasan mengenai teknologi berbasis AI, peran startup Outer Biosciences, hingga ambisi Lady Gaga dalam menciptakan masa depan perawatan kulit berikut ini.
Kolaborasi Bioteknologi Bersama Michael Polansky
Lady Gaga resmi menempati posisi dewan di startup bioteknologi bernama Outer Biosciences, sebuah perusahaan yang ia dirikan bersama tunangannya, Michael Polansky, sejak tahun 2020.
Berbekal latar belakang Polansky di bidang matematika terapan, ilmu komputer, dan pengalaman investasi di Silicon Valley, pasangan ini berupaya mempercepat laju inovasi kimia di industri perawatan kulit yang dinilai cenderung lambat jika dibandingkan dengan perkembangan perangkat lunak.
Penggunaan Jaringan Kulit Manusia dan Integrasi AI
Berbeda dengan pengujian kosmetik konvensional yang mengandalkan hewan atau kultur laboratorium buatan, Outer Biosciences menggunakan metode yang tergolong revolusioner:
-
Pemanfaatan Sisa Operasi Plastik: Perusahaan mengumpulkan jaringan kulit manusia yang dibuang pasca-prosedur bedah plastik. Jaringan ini dijaga tetap "hidup" dengan pemberian nutrisi intensif dan pembersihan limbah metabolik secara berkala.
-
Prediksi Berbasis AI: Model kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) digunakan untuk memprediksi bahan kimia yang berpotensi meningkatkan fungsi kulit.
-
Pengujian Langsung: Hasil prediksi AI langsung diuji pada jaringan kulit hidup tersebut guna memvalidasi efektivitas bahan secara presisi dan cepat sebelum dikembangkan menjadi formulasi krim atau serum.
Fokus Industri Kosmetik dan Visi Kreatif Lady Gaga
Michael Polansky menjelaskan bahwa target utama riset ini difokuskan pada sektor kosmetik daripada obat-obatan medis, sehingga dapat melewati proses birokrasi regulasi yang memakan waktu lama.
Lady Gaga sendiri, yang sebelumnya sukses membesarkan lini kosmetik Haus Labs, ikut memperkenalkan teknologi riset bernama Yuna ini melalui akun X resminya, dengan menyebutnya sebagai langkah penting menuju "masa depan kesehatan kulit."
Inovasi kecantikan yang diusung Lady Gaga dan Michael Polansky membuktikan semakin eratnya integrasi antara sains, kecerdasan buatan, dan industri kosmetik modern.
Meski metode pemanfaatan jaringan kulit sisa operasi terdengar tidak biasa, penggunaan teknologi AI dan pengujian non-hewan ini berpotensi besar melahirkan era baru formulasi skincare yang lebih efektif, aman, serta berbasis bukti ilmiah yang kuat.
- Lady Gaga
- Skincare Kulit Manusia
Redaktur: Sarah Ramadhani
Penulis: Sarah Ramadhani
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.