Aman atau Tidak Menggunakan Laptop Sambil Dicas? Ini Penjelasannya
Senin, 31 Agu 2026, 18:45 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Banyak pengguna laptop masih menganggap bahwa menggunakan perangkat sambil terhubung ke charger dapat membuat baterai cepat rusak.
Padahal, untuk laptop modern, kebiasaan tersebut umumnya aman dan bahkan sering disarankan, terutama ketika perangkat digunakan untuk menjalankan tugas berat seperti mengedit video, bermain game, mengolah desain grafis, atau menjalankan aplikasi dengan kebutuhan daya tinggi.
Menjaga Performa
Laptop keluaran terbaru umumnya sudah dilengkapi sistem manajemen daya yang mampu mengatur aliran listrik secara otomatis. Ketika kapasitas baterai telah mencapai batas tertentu atau penuh, sistem akan mengurangi bahkan menghentikan pengisian baterai. Dengan demikian, pengguna tidak perlu terlalu khawatir baterai akan terus-menerus menerima arus listrik secara berlebihan.
Selain lebih praktis, menggunakan laptop sambil dicas juga dapat membantu menjaga performa. Saat charger terhubung, laptop memperoleh pasokan daya yang lebih stabil sehingga prosesor dan kartu grafis dapat bekerja lebih optimal. Hal ini sangat berguna ketika menjalankan aplikasi berat yang membutuhkan kinerja tinggi.
Hal yang Harus Diperhatikan
Meski demikian, ada satu hal yang justru perlu lebih diperhatikan, yaitu suhu perangkat. Panas berlebih merupakan salah satu faktor yang dapat mempercepat penurunan kesehatan baterai. Laptop yang digunakan untuk pekerjaan berat sambil dicas biasanya menghasilkan panas lebih tinggi. Karena itu, pastikan lubang ventilasi tidak tertutup dan sistem pendingin bekerja dengan baik.
Pengguna juga sebaiknya menempatkan laptop di permukaan yang rata dan keras, seperti meja. Hindari menggunakan laptop di atas kasur, selimut, sofa, atau bantal dalam waktu lama karena permukaan tersebut dapat menghambat sirkulasi udara dan membuat temperatur perangkat meningkat.
Untuk memperpanjang usia baterai, beberapa laptop juga menyediakan fitur pembatas pengisian daya. Fitur tersebut memungkinkan baterai berhenti mengisi pada kapasitas tertentu, misalnya 80 persen atau 90 persen. Pengaturan semacam ini dapat berguna bagi pengguna yang sering bekerja dalam kondisi laptop terus terhubung ke charger.
Jadi, menggunakan laptop sambil dicas bukanlah kebiasaan yang otomatis merusak baterai. Yang lebih penting adalah memastikan perangkat tidak mengalami panas berlebihan, menggunakan charger yang sesuai, serta memanfaatkan fitur pengelolaan baterai jika tersedia.
Dengan penggunaan yang tepat, laptop tetap dapat digunakan sambil dicas tanpa harus mengorbankan performa maupun kesehatan baterai.*
- Penggunaan laptop
- charging
Redaktur: Weti Aprianti
Penulis: Weti Aprianti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.