Diduga Saling Bentak di Ruang Mediasi, Pengacara Ruben Onsu Beri Bantahan Menohok ke Sarwendah
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Proses sidang mediasi terkait kasus gugatan hak asuh anak antara presenter Ruben Onsu dan Sarwendah di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan berakhir tanpa kesepakatan (deadlock).
Jalannya persidangan tertutup tersebut sempat memanas lantaran timbul perbedaan klaim yang bertolak belakang antara Sarwendah dengan pihak kuasa hukum Ruben Onsu mengenai insiden adu argumen yang terjadi di dalam ruang mediasi. Di bawah ini adalah beberapa poin mengenai perselisihan dalam upacaya mediasa antara Ruben Onsu dan Sarwendah di antaranya:
1. Bantahan Sarwendah Soal Mengamuk
Melalui unggahan di media sosial, Sarwendah dengan tegas membantah pemberitaan yang menyebut dirinya marah-marah, menunjuk-nunjuk, hingga berdiri saat mediasi berlangsung. Ia mengklarifikasi bahwa aksinya hanya bentuk respons atas pernyataan pihak penggugat yang dinilai tidak sesuai fakta, khususnya mengenai anak-anak mereka.
2. Tudingan Adanya Bentakan Tim Hukum
Sarwendah membeberkan bahwa justru salah satu anggota dari tim pengacara pihak Ruben Onsu yang melayangkan bentakan kepadanya dengan nada tinggi di tengah dinamika persidangan.
3. Bantahan Menohok Minola Sebayang
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, memberikan tanggapan menohok atas klaim tersebut. Minola menegaskan tidak mungkin ada reaksi jika tidak ada aksi terlebih dahulu, serta menyebut Sarwendah sempat menggunakan tuturan bahasa yang dinilai kurang pantas.
Rekomendasi juga buat kamu:
4. Teguran Advokat dan Upaya Menenangkan
Minola menyatakan bahwa tindakannya bertujuan untuk meminta Sarwendah tetap tenang dan tidak menyela saat ia sedang berbicara. Ia juga menambahkan bahwa tim hukumnya hanya berusaha menenangkan Sarwendah dan sama sekali tidak memiliki kepentingan untuk membentak-bentak.
5. Tahapan dan Agenda Sidang Lanjutan
Karena proses mediasi resmi dinyatakan tidak membuahkan hasil, persidangan gugatan hak asuh anak ini dijadwalkan berlanjut di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 2 September 2026 mendatang dengan agenda pembacaan gugatan serta penyampaian laporan resmi hasil mediasi.
Dinamika Ruang Mediasi dan Klarifikasi Kedua Belah Pihak
Insiden di ruang mediasi ini bermula saat pembicaraan mengenai nasib dan pengasuhan anak-anak memasuki babak krusial. Pihak Sarwendah merasa perlu meluruskan beberapa poin yang disampaikan oleh pihak Ruben Onsu karena dianggap berpotensi merugikan posisi dan pandangan publik terhadap hubungan dirinya dengan anak-anak.
Hal inilah yang memicu ketegangan di antara kedua belah pihak di dalam ruang sidang.
Di sisi lain, Minola Sebayang menekankan profesionalitas tim hukumnya dalam mengawal proses persidangan mantan suami Sarwendah tersebut.
Menurutnya, teguran yang disampaikan kepada Sarwendah semata-mata dilakukan untuk menjaga jalannya mediasi agar tetap tertib dan saling menghormati peran advokat yang sedang menyampaikan poin argumentasi hukum.
Ketegangan yang mewarnai proses mediasi ini memperlihatkan betapa peliknya perselisihan hak asuh anak yang melibatkan kedua figur publik tersebut. Dengan dipastikannya kegagalan proses mediasi, fokus penyelesaian perselisihan kini sepenuhnya beralih ke tahap pembuktian dan persidangan substantif di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Diduga Saling Bentak di Ruang Mediasi, Pengacara Ruben Onsu Beri Bantahan Menohok ke Sarwendah .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!