IU Terseret Kasus Orang Hilang di Jeju, Postingan Viral Picu Rumor Mengerikan di Tengah Perang Hukum!

Jum'at, 28 Agu 2026, 15:15 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - IU kembali terseret dalam rumor kontroversial yang beredar luas di media sosial. Kali ini, seorang pengguna internet membuat unggahan yang menghubungkan penyanyi sekaligus aktris tersebut dengan kasus orang hilang di Jeju. Meski tudingan itu tidak disertai bukti yang dapat membuktikannya, unggahan tersebut justru viral dan mendapat ribuan tanda suka.

Kontroversi bermula ketika sebuah postingan muncul di media sosial dengan judul yang mengarah pada klaim penulisnya pernah “digugat IU karena pencemaran nama baik”. Dalam unggahan tersebut, sejumlah informasi yang tampaknya tidak saling berkaitan disusun seolah-olah memiliki hubungan tertentu dengan IU.

Penulis postingan mencantumkan lokasi kantor pusat Kakao, kasus hilangnya seorang bernama Heo di Jeju pada 2020, pakaian olahraga berwarna ungu yang pernah dikenakan IU dalam program JTBC “Hyori’s Homestay”, hingga lagu IU berjudul “Shh..” yang dirilis pada 2024.

Yang membuat unggahan tersebut semakin kontroversial adalah klaim Heo disebut sebagai seseorang yang pernah “membongkar IU di internet”. Dari rangkaian informasi tersebut, penulis kemudian mencoba menghubungkan kasus orang hilang dengan IU.

Unggahan itu pun memicu rumor liar yang langsung menuai kecaman. Banyak pengguna internet mempertanyakan alasan informasi yang sama sekali berbeda tersebut sengaja disatukan untuk membangun narasi yang mengarah kepada IU.

Kasus ini menjadi semakin sensitif karena Jeju belakangan memang kembali menjadi perhatian publik terkait sejumlah kasus orang hilang. Kondisi tersebut diduga membuat narasi spekulatif mengenai IU semakin mudah menyebar.

Meski menuai kritik, unggahan tersebut mendapatkan ribuan tanda suka dan tersebar luas di media sosial. Besarnya jumlah interaksi menunjukkan betapa cepatnya rumor mengenai selebritas dapat berkembang, bahkan ketika informasi yang digunakan untuk mendukung klaim tersebut belum terbukti.

Kontroversi ini juga muncul ketika IU sedang gencar mengambil tindakan hukum terhadap penyebar informasi palsu dan komentar jahat. Tim hukum IU diketahui tengah berupaya mengungkap identitas salah satu pengguna internet yang diduga menyebarkan puluhan informasi palsu mengenai sang artis.

Dalam proses tersebut, pihak IU bahkan meminta pengungkapan bukti dari Meta melalui pengadilan di Amerika Serikat. Langkah ini dilakukan karena identitas asli akun yang diduga menyebarkan konten bermasalah tersebut belum berhasil diketahui.

Menurut pihak IU, pengguna internet yang disebut sebagai “A” diduga membuat serta menyebarkan 52 artikel palsu yang dianggap merusak reputasi IU. Konten yang dipermasalahkan disebut mencakup berbagai tuduhan, mulai dari isu plagiarisme, klaim palsu mengenai China, hingga tudingan terkait pencapaian internasional IU.

Rumor lainnya juga disebut menuduh IU memanfaatkan orang yang meninggal untuk kepentingan pemasaran, mengendalikan media, memanipulasi opini publik, hingga menghubungkan lirik lagu tertentu dengan tragedi nasional.

Tidak main-main, IU dilaporkan sedang menempuh jalur hukum terhadap total 96 individu melalui proses pidana maupun perdata.

Kasus terbaru yang mengaitkan IU dengan orang hilang di Jeju kembali memperlihatkan betapa berbahayanya rumor yang dibangun dari potongan informasi tanpa bukti. Viral di media sosial tidak berarti sebuah klaim terbukti benar.

Di tengah proses hukum yang masih berjalan, publik pun diingatkan untuk tidak ikut menyebarkan tudingan yang belum terverifikasi. Sebab, satu unggahan yang awalnya hanya berupa spekulasi dapat berkembang menjadi rumor besar dan berpotensi menimbulkan dampak serius bagi pihak yang menjadi sasaran.

  • IU
  • perdagangan manusia jeju

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.