UPDATE Kasus Jeju: Misteri Jang Mi-ran dan Skandal 298 Kasus Orang Hilang Perlahan Terungkap
Rabu, 26 Agu 2026, 18:00 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Skandal penanganan kasus orang hilang di Pulau Jeju, Korea Selatan, semakin melebar. Kasus ini bermula dari hilangnya Jang Mi-ran, perempuan berusia 37 tahun yang kemudian ditemukan tewas setelah 104 hari.
Melansir dari laman Seoul Economic Daily, ironisnya, lokasi penemuan jasadnya hanya sekitar 1 kilometer dari titik terakhir keberadaannya.
Menurut perkembangan terbaru, Jang Mi-ran meninggalkan tempat tinggal sementaranya pada 12 Mei sekitar pukul 22.15. Polisi menyebut ia diperkirakan meninggal pada dini hari berikutnya.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan dugaan kematian akibat gantung diri, sementara di lokasi ditemukan tali milik korban. Meski demikian, polisi mengatakan penyelidikan masih berlangsung dan seluruh kemungkinan tetap dibuka.Â
Yang kemudian menjadi sorotan adalah bagaimana laporan kehilangan tersebut ditangani. Polisi yang bertugas diduga menutup kasus secara tidak semestinya dan menghapus data Jang Mi-ran dari sistem pencarian orang hilang.
Kepada pelapor, ia disebut mengaku telah berkomunikasi dengan Jang dan mengatakan korban tidak ingin keberadaannya diberitahukan. Namun, penyelidikan justru menemukan tidak ada riwayat komunikasi antara polisi tersebut dengan Jang Mi-ran.Â
Lebih mengejutkan lagi, kasus Jang dicatat dalam sistem dengan kode yang berkaitan dengan korban kecelakaan lalu lintas.
Dalam kasus orang hilang lainnya, seorang pria berusia 60-an, polisi tersebut menggunakan kode âlokasi ditemukanâ, meski kemudian pria itu juga ditemukan meninggal dunia.Â
Polisi kini melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap 298 laporan orang hilang yang pernah ditangani dan ditutup oleh petugas tersebut.
Sejauh ini, selain kasus Jang Mi-ran dan pria berusia 60-an, polisi belum mengonfirmasi adanya kasus lain yang terbukti ditutup secara palsu.Â
Petugas yang menjadi tersangka telah ditahan dan menghadapi dugaan pelanggaran tugas, pemalsuan catatan elektronik resmi, serta mengganggu pelaksanaan tugas pemerintahan. Ia sendiri masih membantah tuduhan dan bersikeras pernah menghubungi orang-orang yang dilaporkan hilang.Â
Skandal ini juga menyeret jajaran pimpinan. Sedikitnya empat pejabat senior di Kantor Polisi Jeju Seobu dicopot dari tugasnya.
Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung turut menyerukan pertanggungjawaban kepolisian dan reformasi sistem agar penutupan kasus orang hilang tidak lagi dapat dilakukan seorang petugas tanpa pemeriksaan berlapis.Â
Kasus Jeju kini bukan hanya tentang nasib Jang Mi-ran, tetapi juga tentang bagaimana sebuah laporan kehilangan dapat ditutup tanpa verifikasi memadai.*
- UPDATE Kasus Jeju
Redaktur: Weti Aprianti
Penulis: Weti Aprianti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.