Terbongkar! Modus Staf Vilmei Diduga Gelapkan Uang Rp1,2 Miliar, Libatkan Pacar dan 12 Akun TikTok
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kasus dugaan pencurian uang milik kreator konten Vilmei menjadi sorotan setelah seorang staf perempuan bernama Zahra diduga mengambil dana yang berkaitan dengan aktivitas konten TikTok selama kurang lebih satu tahun terakhir.
Berdasarkan informasi yang disampaikan Vilmei, Zahra diduga menjalankan aksinya dengan memanfaatkan akses terhadap aliran uang dari aktivitas konten di TikTok.
Melansir dari laman X/@kamarlintang, dana tersebut kemudian disebut tidak langsung masuk ke rekening pribadi Zahra, melainkan dikirim ke sejumlah akun TikTok milik teman-temannya.
Modusnya diduga dilakukan dengan mengirimkan uang Vilmei ke sekitar 12 akun TikTok yang berbeda.
Setelah dana masuk, Zahra bersama pacarnya disebut dapat menarik uang tersebut. Sementara itu, pemilik akun-akun yang digunakan sebagai perantara disebut memperoleh komisi dari transaksi tersebut.
Dengan pola seperti itu, uang yang diambil diduga dibuat seolah-olah melewati sejumlah akun lain sebelum akhirnya dapat dicairkan. Cara tersebut diduga membuat aliran dana menjadi lebih tersebar dan tidak langsung terlihat sebagai penarikan oleh satu pihak.
Vilmei menyebut kerugian yang ditimbulkan dari dugaan aksi tersebut mencapai sekitar Rp1,2 miliar. Bahkan, penarikan terakhir yang disebut dilakukan Zahra nilainya mencapai sekitar Rp450 juta.
Dalam keterangannya, uang hasil dugaan pencurian tersebut disebut telah digunakan untuk keperluan pribadi, termasuk untuk mabuk-mabukan.
Namun, penggunaan uang tersebut merupakan bagian dari keterangan yang disampaikan terkait kasus dan perlu dibuktikan melalui proses hukum.
Dalam kasus ini, Zahra disebut telah diamankan atau ditangani terkait dugaan perbuatannya. Sementara itu, pacarnya yang diduga turut membantu aksi tersebut masih menjadi buronan.
Rekomendasi juga buat kamu:
Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bagi pemilik bisnis maupun kreator konten untuk memperketat sistem pengawasan keuangan, terutama ketika staf memiliki akses terhadap transaksi bernilai besar.
Pemisahan kewenangan, pencatatan transaksi, serta pemeriksaan rekening secara berkala dapat menjadi langkah penting untuk mencegah penyalahgunaan akses.
Meski kronologi dan jumlah kerugian telah disampaikan oleh Vilmei, proses hukum tetap diperlukan untuk memastikan bagaimana modus tersebut berlangsung, siapa saja yang terlibat, serta jumlah kerugian yang sebenarnya.*
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Terbongkar! Modus Staf Vilmei Diduga Gelapkan Uang Rp1,2 Miliar, Libatkan Pacar dan 12 Akun TikTok .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!