Mau Kulit Glowing dan Awet Muda? Kenali Proses Regenerasi Kolagen Menurut Dokter
Selasa, 25 Agu 2026, 15:36 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COMÂ â Mau kulit glowing dan awet muda? Kenali proses regenerasi kolagen menurut dokter, Sejumlah dokter estetika menjelaskan mekanisme regenerasi kolagen kulit yang menjadi dasar perkembangan perawatan estetika injeksi, mulai dari peran sel fibroblast hingga pengembangan bahan poly-L-lactic acid atau PLLA.
ââSesuatu yang sifatnya stimulasi kolagen juga belum tentu kita bisa sebut itu regeneratif estetik. Ada syarat-syaratnya. Harus berbasis bukti bahwa memang dia punya kemampuan regeneratif,â ujar dokter umum dr. Lanny Juniarti, Dipl.AAAM dalam konferensi pers Nordberg Medical Indonesia di The Langham Jakarta, Sabtu. ââ
âLanny menjelaskan, pendekatan regeneratif tidak hanya melihat bahan yang dimasukkan ke dalam kulit, tetapi juga bagaimana jaringan kulit merespons bahan tersebut dan dampaknya dalam jangka panjang.
âSementara itu, ahli Dermatologi, Venereologi, dan Estetika dr Deasy Lius, Sp.DVE mengatakan kolagen stimulator bekerja dengan memasukkan bahan polimer ke dalam kulit untuk merangsang sel tubuh memproduksi kolagen sendiri.
âProduksi kolagen alami tubuh mulai menurun sekitar satu persen per tahun sejak usia 25, dan efeknya baru terasa signifikan di usia 40-an. Sebagai komponen penopang struktur kulit, berkurangnya kolagen berkaitan dengan munculnya tanda penuaan seperti kulit kendur dan kerutan.
ââKolagen stimulator itu adalah bahan polimer yang disuntikan ke dalam kulit kita. Jadi dia bukan kolagen sendiri yang disuntikan ke kulit kita, tapi suatu bahan yang membuat sel kita produksi kolagen sendirinya,â kata dr Deasy. âââââââ
âSalah satu bahan yang berkembang dalam pendekatan tersebut adalah PLLA. Bahan ini bukan hal baru dalam estetika, tetapi karakteristik partikelnya dapat berbeda. Pada PLLA konvensional, partikelnya disebut memiliki banyak rongga dan bentuk yang tidak beraturan.âââââââ
âJuläine menggunakan PLLA yang dibentuk menjadi mikrosfer dengan ukuran lebih seragam melalui teknologi LASYNPRO. Teknologi tersebut juga dirancang dengan mengurangi rongga pada partikel. Pendekatan ini ditujukan untuk menghasilkan pembentukan kolagen melalui mekanisme dengan tingkat peradangan yang rendah. âââââââ
Juläine merupakan bio-aktivator kulit berbasis asam laktat yang menggunakan mikrosfer PLLA. Nordberg Medical juga menyebut Juläine meraih penghargaan Best Regenerative Aesthetic Solution dalam AMWC 2026. âââââââ
âNamun, dr Deasy mengingatkan stimulasi kolagen tetap memiliki risiko apabila penggunaannya berlebihan atau bahan ditempatkan secara tidak tepat. Respons tersebut dapat memicu fibrosis, yaitu pembentukan jaringan seperti jaringan parut
âDalam setiap tindakan medis, selalu ada potensi efek samping. Karena itulah ketika kita memilih sesuatu, kita harus cari yang profil manfaat dan risikonya paling tinggi. Manfaatnya kalau bisa setinggi mungkin, risikonya kalau bisa sederhana mungkin,â ujarnya dr Deasyâââââââ
âDokter juga menyarankan kondisi kulit diperiksa sebelum tindakan. Dokter menyebut masalah seperti jerawat perlu ditangani terlebih dahulu dan penggunaan kolagen stimulator harus disesuaikan dengan keluhan pasien.
- Kulit Glowing
- Awet Muda
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.