Calon Kadet FK Unhan Mundur Usai Diminta Lepas Jilbab, Kemhan Beri Penjelasan
Senin, 24 Agu 2026, 14:30 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengklarifikasi informasi mengenai kewajiban kadet perempuan untuk melepas hijab selama menjalani pendidikan di Universitas Pertahanan (Unhan).
Kemhan menegaskan bahwa tidak ada ketentuan yang secara khusus melarang kadet perempuan menggunakan hijab.
Kepala Biro Informasi dan Pertahanan (Karo Infohan) Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, mengatakan Peraturan Rektor Unhan Nomor 28 Tahun 2025 justru menempatkan nilai ketakwaan sebagai salah satu bagian dari kode kehormatan kadet.
"Kemhan menegaskan bahwa dalam Peraturan Rektor Unhan RI Nomor 28 Tahun 2025 tentang Pedoman Kehidupan Kadet Universitas Pertahanan tidak terdapat ketentuan yang secara spesifik melarang penggunaan hijab bagi Kadet perempuan," ujar Rico, Senin (24/8/2026).
Penyesuaian Hijab Saat Latsarmil Berkaitan dengan Keamanan
Meski demikian, Rico tidak membantah adanya penyesuaian pakaian pada saat Latihan Dasar Militer (Latsarmil) yang dilaksanakan di Akademi Militer, Magelang. Menurutnya, penyesuaian tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan keselamatan selama latihan.
"Terkait informasi mengenai tidak digunakannya hijab pada saat Latihan Dasar Militer (Latsarmil) yang dilaksanakan di Akademi Militer Magelang," ujarnya.
"Ketentuan tersebut diterapkan pada kegiatan tertentu dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan keselamatan selama latihan, khususnya kegiatan yang membutuhkan keleluasaan gerak maupun penggunaan perlengkapan latihan," lanjut Rico.
Rico menegaskan, ketentuan tersebut merupakan pengaturan teknis dalam pelaksanaan Latsarmil dan bukan dimaksudkan sebagai bentuk pembatasan terhadap keyakinan maupun pelaksanaan ajaran agama.
"Dalam kehidupan sehari-hari, Kadet perempuan Muslim dapat menggunakan hijab ketika berada di lingkungan tempat tinggal atau mess serta pada kegiatan tertentu di luar kampus, termasuk saat melaksanakan magang," tegas Rico.
Sementara itu, dalam kegiatan pendidikan dan latihan, penggunaan pakaian kadet disesuaikan dengan jenis dan karakter kegiatan. Penyesuaian tersebut tetap memperhatikan aspek keseragaman, disiplin, keamanan, dan keselamatan.
Sebagai bagian dari evaluasi dan penyempurnaan penyelenggaraan pendidikan, Rico menyebut Menteri Pertahanan RI telah memberikan arahan agar ketentuan penggunaan seragam Kadet Unhan disesuaikan dengan mengakomodasi penggunaan hijab bagi kadet perempuan Muslim.
"Penggunaannya akan diatur secara seragam dan proporsional, termasuk tata cara penggunaan hijab yang memperhatikan aspek kerapian, disiplin, keamanan, keselamatan, serta tidak mengganggu keleluasaan gerak dalam kegiatan pendidikan dan latihan," lanjut Rico.
Kemhan memandang disiplin dan karakter pendidikan tidak bertentangan dengan penghormatan terhadap pelaksanaan agama dan keyakinan.
Penyesuaian tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperjelas ketentuan yang sebelumnya belum secara spesifik mengatur penggunaan hijab bagi kadet perempuan Muslim, sehingga ke depan terdapat kesamaan pemahaman dan penerapan dalam seluruh kegiatan pendidikan Kadet Unhan.
Pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan penyelenggaraan pendidikan di Unhan guna membentuk sumber daya manusia pertahanan yang profesional, disiplin, berkarakter, berwawasan kebangsaan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan dan kebhinekaan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari jati diri bangsa.
Kadet Unhan Memilih Mundur
Sebelumnya, seorang kadet mahasiswa Cohort 7 Unhan berinisial Asma Wafa Ahdina memilih mundur dari calon kadet Fakultas Kedokteran Universitas Pertahanan (FK Unhan). Mundurnya Wafa dari calon kadet FK Unhan karena dirinya tidak dibenarkan berjilbab.
Asma Wafa Ahdina harus mengambil sebuah keputusan sangat berat dalam hidupnya setelah diumumkan lulus dan lolos resmi tingkat Pusat. Dia memutuskan mundur dari calon kadet Fakultas Kedokteran Universitas Pertahanan.
"Pilihan yang ada bagi kami hanya lepas atau mundur. Saya memilih opsi kedua. Bukan alasan yang 'cuma itu'. Menurut saya, hijab adalah kehormatan para muslimah; hijab adalah pilihan saya sebagai manusia yang merdeka," tulis Asma dalam unggahan Instagramnya.
- Calon Kadet FK Unhan Mundur
- Kadet FK Unhan Lepas Hijab
Redaktur: Fitrya A Kusumah
Penulis: Fitrya A Kusumah
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.