- Home
-
- Entertainment
-
- Mark Lee Kembali Minta M...
Mark Lee Kembali Minta Maaf soal Bendera Konfederasi, Akui Tak Paham Sejarah Simbolnya
Minggu, 23 Agu 2026, 17:15 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Mark Lee kembali menyampaikan permintaan maaf terkait kontroversi pakaian bergambar bendera Konfederasi yang sempat memicu kritik.
Kali ini, mantan member NCT tersebut mengakui bahwa pernyataannya sebelumnya mengenai simbol tersebut tidak sepenuhnya benar karena dirinya belum memahami sejarah dan maknanya secara akurat.
Pada 21 Agustus waktu Korea Selatan (KST), Mark membahas persoalan tersebut melalui akun media sosialnya.
Ia mengoreksi pernyataan yang pernah disampaikannya saat melakukan siaran langsung, ketika ia mengatakan bahwa dirinya memahami arti dan signifikansi historis simbol yang terdapat pada pakaian tersebut.
âSaya keliru mengatakan selama siaran langsung bahwa saya memahami arti dan signifikansi historis dari simbol tersebut,â tulis Mark. Ia kemudian menjelaskan bahwa pada saat itu dirinya sebenarnya belum memahami konteks sejarah maupun makna simbol tersebut secara tepat.
Mark juga secara terbuka mengakui ketidaktahuannya. Ia menyatakan bahwa dirinya tidak mengetahui arti dari simbol tersebut dan menegaskan bahwa hal itu bukan alasan untuk menghindari tanggung jawab. Mark kemudian menyampaikan permintaan maaf secara khusus kepada penggemar kulit hitam yang merasa terluka akibat tindakannya.
âSaya bertanggung jawab penuh atas ketidaktahuan saya, dan saya dengan tulus meminta maaf kepada para penggemar kulit hitam yang merasa sakit hati karena tindakan saya,â ungkapnya.
Dalam pernyataannya, Mark turut berkomitmen untuk terus mempelajari sejarah dan memahami isu-isu yang berkaitan dengan simbol tersebut. Ia mengatakan akan berusaha mendidik dirinya sendiri agar dapat bertindak dengan lebih hormat dan inklusif pada masa mendatang.
Kontroversi ini sebelumnya mencuat pada Juni, setelah Mark mengunggah foto dirinya mengenakan kemeja yang menampilkan gambar bendera Konfederasi.
Simbol tersebut memiliki sejarah yang sangat sensitif di Amerika Serikat karena berkaitan dengan Negara-Negara Konfederasi yang berdiri pada masa Perang Saudara Amerika.
Dalam perkembangan sejarahnya, bendera Konfederasi kemudian banyak dikaitkan dengan perbudakan, segregasi rasial, dan rasisme di Amerika Serikat.
Karena latar belakang tersebut, penggunaan simbol itu kerap menimbulkan reaksi keras, terutama dari komunitas kulit hitam.
Setelah mendapat kecaman, unggahan Mark tersebut kemudian dihapus. Ia juga sebelumnya telah menyampaikan permintaan maaf.
Melalui pernyataan terbarunya, Mark kembali menegaskan bahwa dirinya menyadari kesalahan tersebut dan berkomitmen untuk belajar dari kontroversi yang terjadi.*
- mark lee
Redaktur: Weti Aprianti
Penulis: Weti Aprianti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.