- Home
-
- Entertainment
-
- Aib Kakek Buyut Ha Young...
Aib Kakek Buyut Ha Young Kian Dikuliti, Catatan Kekayaan Era Jepang Ungkap Dugaan Jejak Mafia Tanah
Jum'at, 21 Agu 2026, 10:00 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Jejak kekayaan Ahn Sangho, yang disebut sebagai kakek buyut Ha Young, kembali menjadi sorotan setelah muncul temuan dokumen resmi dari era penjajahan Jepang.
Menilik dari unggahan akun X/@seduhtehnya, catatan tersebut disebut memperlihatkan bagaimana besarnya aset tanah yang dimilikinya pada awal abad ke-20.
Dokumen yang menjadi perhatian adalah âBuku Investigasi Tanahâ yang dibuat pada era 1910-an. Dalam catatan tersebut, nama Ahn Sangho tercantum sebagai pemilik tanah di Lot 235, wilayah Geumjeong, yang kini berada di kawasan Gunpo.
Luas lahan yang tercatat mencapai sekitar 2.700 pyeong, atau kurang lebih 8.900 meter persegi. Angka tersebut menunjukkan bahwa Ahn Sangho telah menguasai area yang sangat luas pada masa itu.
Yang membuat temuan ini semakin menarik adalah lokasi tanah tersebut. Lahan itu berada tepat di sisi jalur Kereta Api Gyeongbu, jalur strategis yang dibangun Jepang pada masa kolonial.
Posisi tersebut membuat tanah milik Ahn Sangho berada di kawasan yang memiliki nilai strategis dan berpotensi mengalami kenaikan nilai seiring perkembangan infrastruktur.
Tak berhenti di situ, jejak lahan tersebut disebut masih dapat ditelusuri hingga beberapa dekade kemudian. Sebagian bidang tanah yang berasal dari kawasan tersebut pada era 1980-an bahkan diakuisisi pemerintah untuk pembangunan Geumjeong Interchange (IC) serta kebutuhan lahan jalur kereta api.
Temuan dokumen ini pun memunculkan kembali pertanyaan mengenai bagaimana Ahn Sangho memperoleh dan mengembangkan kekayaannya pada masa penjajahan Jepang.
Gambaran kepemilikan tanah yang luas dan berada di lokasi strategis membuat kisah tersebut menjadi sorotan, bahkan oleh sebagian pihak digambarkan seperti pola permainan âmafia tanahâ.
Namun, istilah tersebut perlu ditempatkan sebagai gambaran atau tudingan, bukan fakta hukum, kecuali terdapat bukti yang menunjukkan adanya praktik ilegal atau pemaksaan dalam proses perolehan tanah.
Yang jelas, dokumen resmi dari era 1910-an tersebut memberikan potongan penting mengenai skala kekayaan Ahn Sangho.
Catatan itu juga memperlihatkan bahwa aset tanah yang dimilikinya bukan berada di lokasi sembarangan, melainkan di kawasan yang kemudian berkembang menjadi salah satu titik penting transportasi modern.
Kini, terungkapnya catatan tersebut kembali membuat sejarah keluarga Ha Young diperbincangkan, terutama terkait asal-usul kekayaan dan jejak kepemilikan tanah yang diwariskan dari generasi sebelumnya.*
- Ahn Sangho diduga mafia tanah
Redaktur: Weti Aprianti
Penulis: Weti Aprianti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.