5 Khasiat Rutin Makan Tahu untuk Kesehatan, Harga Murah Manfaatnya Tak Murahan!

Jum'at, 21 Agu 2026, 18:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Tahu mungkin menjadi salah satu makanan yang paling sering muncul di meja makan masyarakat Indonesia. Harganya relatif terjangkau, mudah ditemukan, dan bisa diolah menjadi berbagai menu. Tapi di balik kesederhanaannya, tahu ternyata menyimpan sejumlah nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.

Terbuat dari kacang kedelai, tahu mengandung protein, lemak, kalsium, magnesium, zat besi, mangan, tembaga, hingga vitamin B5. Dalam sekitar 100 gram tahu mentah, kandungan proteinnya bisa mencapai 8–17 gram, tergantung jenis dan tingkat kepadatannya.

Tak hanya mengenyangkan, kandungan tersebut membuat tahu cukup menarik untuk dimasukkan ke dalam pola makan sehari-hari. Bahkan, beberapa penelitian mengaitkan konsumsi kedelai dengan manfaat terhadap kesehatan jantung dan kadar kolesterol.

Lantas, apa saja manfaat yang bisa didapat dari rutin mengonsumsi tahu?

1. Membantu Menjaga Kadar Kolesterol

Salah satu keunggulan tahu adalah tidak mengandung kolesterol. Meski memiliki kandungan lemak, sebagian besar lemak dalam tahu merupakan lemak tak jenuh ganda.

Tahu juga mengandung protein kedelai yang dalam sejumlah penelitian dikaitkan dengan penurunan kolesterol LDL atau yang sering disebut sebagai kolesterol “jahat”. Konsumsi kedelai juga berpotensi membantu menurunkan trigliserida dan meningkatkan kadar HDL.

Namun, manfaat ini tentu perlu didukung dengan pola makan secara keseluruhan. Cara memasak tahu juga perlu diperhatikan karena menggoreng dengan banyak minyak dapat menambah asupan lemak dan kalori.

2. Membantu Membangun dan Mempertahankan Massa Otot

Ket. Foto: Potret tahu. — Sumber: Magnific

Jangan anggap tahu hanya sebagai lauk sederhana. Makanan berbahan kedelai ini merupakan sumber protein yang cukup baik.

Tahu mengandung sembilan asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh. Protein tersebut berperan dalam memperbaiki jaringan tubuh, mendukung berbagai fungsi biologis, sekaligus membantu membangun dan mempertahankan massa otot.

Jenis tahu juga memengaruhi kandungan proteinnya. Tahu yang lebih padat umumnya memiliki protein lebih tinggi dibandingkan tahu dengan kadar air lebih banyak.

Karena itu, tahu bisa menjadi salah satu pilihan protein nabati, terutama bagi orang yang ingin memperbanyak sumber protein selain daging.

3. Mendukung Kekuatan Tulang

Tahu juga menyediakan mineral yang penting untuk tulang, terutama kalsium dan magnesium. Kalsium dibutuhkan untuk menjaga struktur dan kekuatan tulang, sedangkan magnesium turut berperan dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk fungsi saraf dan otot.

Jumlah mineral ini bisa berbeda-beda tergantung jenis tahu dan proses pembuatannya. Beberapa produk tahu yang dibuat menggunakan kalsium sebagai bahan penggumpal bahkan dapat memiliki kandungan kalsium yang cukup tinggi.

Meski begitu, kesehatan tulang tidak hanya bergantung pada satu jenis makanan. Asupan vitamin D, protein, aktivitas fisik, dan pola makan seimbang juga tetap penting.

4. Bisa Membantu Mengontrol Berat Badan

Sedang berusaha mengatur berat badan? Tahu bisa menjadi salah satu makanan yang dipertimbangkan. Kandungan proteinnya dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama dibandingkan makanan yang dominan mengandung karbohidrat sederhana.

Protein juga membutuhkan energi lebih besar untuk dicerna dan diproses tubuh. Namun, perlu diingat bahwa tahu sendiri bukan makanan “ajaib” untuk menurunkan berat badan.

Jumlah porsi dan cara pengolahan tetap berpengaruh. Tahu yang digoreng dengan banyak minyak tentu memiliki kandungan kalori yang berbeda dibandingkan tahu yang dikukus, direbus, atau dimasak dengan sedikit minyak.

5. Mendukung Kesehatan Jantung

Manfaat terakhir yang tak kalah menarik adalah potensinya dalam mendukung kesehatan jantung. Kedelai mengandung senyawa isoflavon, yaitu salah satu kelompok senyawa yang banyak diteliti karena potensinya terhadap kesehatan kardiovaskular.

Beberapa penelitian juga menemukan hubungan antara konsumsi tahu dan risiko penyakit jantung yang lebih rendah. Salah satu penelitian yang dipublikasikan pada 2020 menemukan bahwa konsumsi tahu secara rutin berkaitan dengan penurunan risiko penyakit jantung.

Namun, hasil tersebut tidak berarti makan tahu otomatis membuat seseorang terbebas dari penyakit jantung. Faktor lain seperti tekanan darah, aktivitas fisik, berat badan, kebiasaan merokok, dan keseluruhan pola makan tetap sangat menentukan.

Tahu Murah, Tapi Nutrisinya Tak Main-Main

Dari membantu memenuhi kebutuhan protein hingga mendukung kesehatan jantung, tahu ternyata punya manfaat yang cukup beragam. Makanan sederhana ini juga bisa menjadi pilihan protein nabati yang mudah ditemukan dan relatif terjangkau.

Meski demikian, jangan hanya mengandalkan tahu untuk memenuhi seluruh kebutuhan nutrisi. Padukan dengan sayuran, buah, sumber protein lainnya, serta karbohidrat yang sesuai kebutuhan.

Yang tidak kalah penting, perhatikan cara mengolahnya. Tahu bisa tetap menjadi makanan sehat, tetapi tambahan minyak, garam, dan saus berlebihan dapat mengubah profil gizinya.

Jadi, masih menganggap tahu cuma lauk murah meriah?

  • Manfaat Makan Yogurt
  • tahu

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.