Stop ChatGPT! Tweet Netizen Indonesia di 2012 Bikin Geger, Ramalan Masa Depan?
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Jagat maya kembali dibuat heboh dengan cuitan lawas dari netizen Indonesia yang usianya sudah lebih dari satu dekade. Bagaimana tidak, unggahan yang dibuat pada 5 Oktober 2012 tersebut tiba-tiba dianggap sebagai bukti seseorang pernah meramalkan kemunculan teknologi kecerdasan buatan seperti ChatGPT.
Cuitan tersebut berasal dari akun @Meytrullers17 dan hanya berisi kalimat singkat, yakni “Stop chat gpt!!”.

Dok. X
Jika dilihat sekilas pada masa sekarang, kalimat tersebut memang terlihat seperti seseorang yang sedang meminta pengguna ChatGPT untuk berhenti mengirim pesan.
Namun, ada satu masalah besar. Cuitan tersebut dibuat pada 2012, jauh sebelum ChatGPT diperkenalkan kepada publik. ChatGPT sendiri baru meluncur pada 2022 dan kemudian berkembang menjadi salah satu layanan AI paling populer di dunia.
Hal inilah yang membuat unggahan lawas tersebut mendadak menjadi bahan perbincangan. Banyak netizen, terutama dari luar Indonesia, mengira pemilik akun tersebut memiliki kemampuan melihat masa depan.
Cuitan tersebut bahkan mendapatkan perhatian luar biasa. Hingga viral, unggahan tersebut telah mengumpulkan lebih dari 52 ribu likes, sekitar 686 komentar, serta lebih dari 12 ribu repost.
Kolom komentar pun dipenuhi reaksi warganet yang merasa menemukan sebuah “ramalan” teknologi dari masa lalu.
“Sedikit lebih awal tapi aku suka ini,” tulis salah satu pengguna.
Rekomendasi juga buat kamu:
Ada pula yang bercanda pemilik akun tersebut mungkin merupakan seorang penjelajah waktu yang sengaja memberikan peringatan kepada manusia.
“Seseorang menjelajah waktu untuk memperingatkan kita,” komentar netizen lainnya.
Komentar lain bahkan mempertanyakan bagaimana pemilik akun tersebut bisa mengetahui keberadaan ChatGPT lebih dari 10 tahun sebelum teknologi itu populer.
“Bagaimana dia bisa tahu?” tulis pengguna lainnya dengan nada penasaran.
Ternyata Bukan Ramalan ChatGPT
Di tengah kehebohan tersebut, sejumlah netizen Indonesia akhirnya turun tangan untuk meluruskan kesalahpahaman yang terjadi.
Menurut mereka, kata GPT dalam cuitan tersebut sama sekali tidak merujuk pada teknologi Generative Pre trained Transformer ataupun ChatGPT.
Ada kemungkinan istilah tersebut merupakan singkatan yang digunakan dalam percakapan sehari-hari oleh sebagian masyarakat Indonesia.
Salah satu netizen menjelaskan “GPT” bisa dimaknai sebagai singkatan dari “ga penting”, bentuk bahasa informal yang lazim digunakan dalam percakapan atau media sosial.
Dengan demikian, kalimat “Stop chat gpt!!” kemungkinan besar memiliki maksud yang sangat sederhana, meminta seseorang berhenti mengirimkan pesan atau obrolan yang dianggap tidak penting.
“Maaf kalau jadi orang yang sok tahu, tapi cewek ini orang Indonesia. Orang Indonesia suka menyingkat. GPT itu singkatan dari ga penting,” jelas seorang netizen.
Ia kemudian menjelaskan jika konteks tersebut digunakan, cuitan tersebut kurang lebih berarti “berhenti mengirimiku chat yang tidak penting”, bukan sebuah pesan misterius tentang kehadiran ChatGPT.
Netizen Malah Kaitkan dengan Kemampuan Meramal

Dok. X
Meski penjelasan tersebut sudah beredar, kehebohan mengenai cuitan itu tidak langsung berhenti. Sebagian warganet justru menjadikan kejadian tersebut sebagai bahan candaan tentang kemampuan orang Indonesia “meramal masa depan”.
Ada yang kembali mengaitkannya dengan sejumlah fenomena atau istilah dari Indonesia yang belakangan mendadak populer di internet, termasuk Tung Tung Sahur.
Situasi semakin menarik karena akun @Meytrullers17 diketahui terakhir aktif pada 22 Juli 2013. Artinya, pemilik akun tersebut tampaknya sudah lama tidak aktif di media sosial tersebut.
Hingga cuitannya kembali menjadi sorotan, belum diketahui apakah pemilik akun menyadari unggahan lamanya kini viral dan dianggap sebagai “ramalan ChatGPT”.
Jadi, apakah netizen Indonesia pada 2012 benar-benar berhasil meramal kemunculan ChatGPT?
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Stop ChatGPT! Tweet Netizen Indonesia di 2012 Bikin Geger, Ramalan Masa Depan? .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!