5 Trik Merawat Jaket dan Celana Denim agar Tetap Awet dan Stylish
Selasa, 18 Agu 2026, 10:45 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Jaket dan celana denim menjadi fashion item yang hampir selalu bisa diandalkan untuk berbagai gaya. Karakter bahannya yang kuat membuat denim dikenal tahan lama, tetapi warna khasnya tetap dapat memudar jika terlalu sering dicuci atau terkena perlakuan yang kurang tepat.
Merawat denim sebenarnya tidak sulit selama beberapa kebiasaan sederhana diperhatikan. Mulai dari frekuensi mencuci, pemilihan deterjen, proses pengeringan, hingga cara menyimpannya bisa menentukan seberapa lama warna dan kualitas denim tetap terjaga.
1. Jangan Terlalu Sering Dicuci
Salah satu cara paling sederhana untuk menjaga warna denim adalah mengurangi frekuensi pencucian. Proses mencuci yang terlalu sering dapat membuat pigmen warna perlahan terlepas akibat gesekan, air, dan kandungan deterjen.
Jika jaket atau celana denim belum terkena noda maupun mengeluarkan bau tidak sedap, kamu bisa cukup mengangin-anginkannya setelah digunakan. Untuk noda kecil, bersihkan bagian yang kotor saja tanpa harus mencuci seluruh pakaian.
2. Gunakan Air Dingin Saat Mencuci
Ketika denim sudah waktunya dicuci, sebaiknya gunakan air dingin untuk membantu mempertahankan warna kain. Air dengan suhu tinggi berpotensi mempercepat pelepasan zat warna dari serat denim.
Sebelum memasukkannya ke mesin cuci, balik jaket atau celana sehingga bagian dalam berada di luar. Pilih deterjen yang lembut dan hindari pemutih maupun produk dengan kandungan bahan kimia keras agar warna denim tidak mudah berubah.
3. Jangan Gunakan Mesin Pengering
Penggunaan mesin pengering memang praktis, tetapi panas yang dihasilkan dapat berdampak pada serat kain denim. Suhu tinggi juga berpotensi menyebabkan kain menyusut, kehilangan tekstur, dan membuat warna lebih cepat terlihat kusam.
Sebagai alternatif, keringkan denim secara alami dengan cara diangin-anginkan. Hindari menjemurnya di bawah sinar matahari langsung terlalu lama karena paparan sinar ultraviolet dapat memengaruhi pigmen warna pada kain.
4. Simpan di Tempat yang Kering
Cara menyimpan denim juga tidak boleh dianggap sepele karena kondisi lemari dapat memengaruhi kualitas pakaian. Pilih tempat yang kering dan memiliki sirkulasi udara cukup untuk mencegah munculnya jamur serta bau lembap.
Jika ingin menggantung jaket atau celana denim, gunakan gantungan yang kuat agar bentuk pakaian tetap terjaga. Sementara jika memilih melipatnya, usahakan tidak membiarkan posisi lipatan yang sama terlalu lama karena dapat meninggalkan bekas permanen pada kain.
5. Hindari Menyemprotkan Bahan Kimia Langsung
Parfum, fabric freshener, pemutih, dan cairan pembersih tertentu sebaiknya tidak diaplikasikan langsung ke permukaan denim. Kandungan alkohol atau bahan kimia aktif pada produk tersebut berpotensi memengaruhi warna dan membuat tampilan kain berubah lebih cepat.
Jika denim mulai terasa kurang segar, kamu bisa mengangin-anginkannya di tempat teduh dengan sirkulasi udara yang baik. Alternatif lainnya adalah menggunakan garment steamer dengan suhu rendah, tentunya dengan tetap memperhatikan petunjuk perawatan yang tercantum pada label pakaian.
Merawat jaket dan celana denim tidak harus dilakukan dengan cara yang rumit. Dengan mengurangi frekuensi pencucian, menggunakan air dingin, menghindari panas berlebihan, serta menyimpannya dengan benar, warna denim bisa tetap terlihat menarik lebih lama.
Kebiasaan sederhana tersebut juga dapat membantu memperpanjang usia pakaian sehingga denim kesayangan tidak cepat rusak. Jadi, sebelum mencuci atau menyimpan denim, pastikan kamu sudah memperhatikan cara perawatannya agar tetap nyaman dipakai dan warnanya tidak lekas pudar.
- Fashion Tips Jaket Denim
- Denim
Redaktur: Afifa Khoirunnisa
Penulis: Afifa Khoirunnisa
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.