Ha Young Dianggap Oversharing, Ini 5 Tips agar Tak Kebanyakan Cerita saat Mengobrol
Rabu, 12 Agu 2026, 10:45 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Ha Young belakangan menjadi sorotan setelah sejumlah pernyataannya tentang keluarga dan kehidupan pribadi menuai perhatian publik.
Di tengah ramainya pembahasan tersebut, muncul anggapan dari sebagian warganet bahwa Ha Young terlalu banyak membagikan informasi pribadi atau melakukan oversharing.
Istilah oversharing merujuk pada kebiasaan membagikan informasi pribadi secara berlebihan kepada orang lain, termasuk hal-hal yang sebenarnya bersifat sensitif atau tidak perlu diketahui banyak orang.
Kebiasaan ini bisa terjadi ketika seseorang sedang terbawa suasana, membutuhkan validasi, merasa kesepian, atau ingin segera meluapkan emosi.
Namun, oversharing sebenarnya bisa dicegah dengan membangun kebiasaan sederhana. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan ketika sedang mengobrol dengan orang lain.
1. Beri jeda sebelum berbicara
Jangan merasa harus langsung menjawab setiap pertanyaan dengan cerita panjang. Cobalah berhenti selama beberapa detik dan pikirkan apakah informasi tersebut memang perlu disampaikan.
Jeda singkat dapat membantu seseorang mengendalikan dorongan untuk berbicara terlalu jauh.
2. Gunakan tiga pertanyaan sederhana
Sebelum menceritakan sesuatu yang bersifat pribadi, tanyakan kepada diri sendiri: âApakah ini penting?â, âApakah aman jika informasi ini diketahui orang lain?â, dan âApakah saya akan menyesal jika cerita ini tersebar?â Jika jawabannya meragukan, lebih baik simpan informasi tersebut untuk diri sendiri.
3. Kenali kondisi emosional
Seseorang lebih mudah oversharing ketika sedang marah, sedih, kecewa, stres, atau merasa sangat membutuhkan perhatian. Dalam kondisi emosional, sebaiknya hindari membuat unggahan spontan atau menceritakan masalah pribadi kepada orang yang belum benar-benar dipercaya.
4. Tentukan batasan privasi
Tidak semua hal harus menjadi konsumsi publik. Buat batasan yang jelas mengenai informasi mana yang boleh diketahui orang umum, mana yang hanya boleh dibagikan kepada keluarga atau sahabat dekat, dan mana yang sebaiknya tetap menjadi rahasia pribadi.
5. Pilih tempat bercerita yang tepat
Keinginan untuk mencurahkan isi hati merupakan hal yang wajar. Namun, pilihlah ruang yang aman untuk melakukannya. Masalah pribadi dapat dibicarakan secara empat mata dengan sahabat yang benar-benar dipercaya atau, bila diperlukan, dengan tenaga profesional seperti psikolog.
Pada akhirnya, berhati-hati dalam berbagi bukan berarti seseorang harus menjadi tertutup. Justru, kemampuan menentukan kapan harus berbicara dan kapan harus menyimpan sesuatu merupakan bagian penting dari menjaga batasan diri. Dengan begitu, seseorang tetap bisa menjadi pribadi yang menyenangkan tanpa harus terbuka terlalu jauh.*
- Kontroversi Leluhur Ha Young
- tips agar tidak over sharing
Redaktur: Weti Aprianti
Penulis: Weti Aprianti
Berita Terkait:
-
Viral Video Jisoo BLACKPINK Menangis di Momen Anniversary ke-10, Minta Penggemar Tak Berasumsi Berlebihan: Aku Juga Manusia
-
6 Fakta Kebakaran Bromo Makin Mencekam: Tembus 520 Hektare, 5 Pintu Wisata Ditutup Total
-
Mengenal Gurita Bisnis LVMH yang Kuasai Puluhan Brand Mewah Dunia, Bukan Cuma Louis Vuitton!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.