Cushion Masih Sering Cakey? MUA Ungkap Teknik yang Tepat, Ternyata Bukan Sekadar Tap-Tap
Rabu, 12 Agu 2026, 23:53 WIB
JAKARTA, KUCANTIK.COM -Â Cushion menjadi salah satu produk makeup yang banyak dipilih karena praktis dan mudah digunakan.
Dengan kemasan yang ringkas serta puff bawaan, produk ini dapat menjadi solusi untuk mendapatkan tampilan complexion yang lebih cepat. Namun, cara mengaplikasikannya ternyata turut menentukan hasil akhir makeup.
Ket. Foto: — Sumber: Istimewa
Kesalahan dalam menggunakan cushion bisa membuat complexion terlihat terlalu tebal, menggumpal, atau tidak menyatu dengan kulit. Karena itu, teknik penggunaan puff menjadi hal yang perlu diperhatikan, terutama ketika ingin mendapatkan hasil yang lebih natural dan flawless.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah jumlah produk yang diambil menggunakan puff. Jangan langsung mengambil cushion dalam jumlah terlalu banyak. Produk yang berlebihan justru dapat membuat lapisan makeup menumpuk dan terlihat berat di wajah.
Setelah mendapatkan produk secukupnya, teknik aplikasi dapat disesuaikan dengan area wajah. Pada bagian tertentu, cushion dapat diaplikasikan menggunakan gerakan menepuk atau tap agar produk lebih menyatu dengan kulit. Teknik ini juga membantu membangun coverage secara bertahap tanpa membuat wajah terlihat terlalu tebal.
Namun, menariknya, penggunaan cushion tidak selalu harus dilakukan dengan gerakan tap. Pada area tertentu, gerakan swipe justru dapat digunakan untuk membantu meratakan produk. Setelah itu, bagian yang membutuhkan penyempurnaan dapat kembali ditepuk secara perlahan.
Area sekitar hidung menjadi salah satu bagian yang membutuhkan perhatian lebih. Tekstur dan pori-pori di area tersebut dapat membuat cushion lebih mudah menggumpal apabila produk yang digunakan terlalu banyak. Karena itu, pengaplikasian secara tipis dan merata menjadi kunci agar hasil complexion tetap halus.
Hal serupa juga berlaku pada area bawah mata, dagu, serta bagian wajah yang memiliki pori-pori lebih terlihat. Daripada menambahkan banyak produk sekaligus, lebih baik membangun coverage sedikit demi sedikit sesuai kebutuhan.
Kebersihan puff juga tidak kalah penting. Aplikator yang digunakan berulang kali dapat menyimpan sisa produk dan kotoran sehingga perlu dibersihkan secara rutin. Puff yang bersih akan membantu aplikasi cushion menjadi lebih merata sekaligus menjaga kebersihan saat bersentuhan dengan kulit.
Pada akhirnya, hasil cushion yang flawless bukan hanya ditentukan oleh produk yang digunakan. Cara mengambil produk, jumlah cushion, serta teknik tap dan swipe pada area yang tepat juga memiliki peran penting.
Dengan memahami teknik tersebut, penggunaan cushion sehari-hari bisa menjadi lebih mudah. Hasil akhirnya pun dapat terlihat lebih tipis, natural, dan menyatu dengan kulit, tanpa kesan makeup yang terlalu berat. î