Bella Hadid Tuai Hujatan Usai Jadi Brand Ambassador Alo yang Disebut Pro Israel, Sikap soal Palestina Dipertanyakan

Senin, 10 Agu 2026, 11:15 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Bella Hadid kembali menjadi sorotan setelah diumumkan sebagai wajah terbaru brand activewear Alo. Penunjukan tersebut seharusnya menjadi kabar besar bagi industri fashion, tetapi justru memicu kontroversi di media sosial.

Pasalnya, Bella Hadid selama bertahun-tahun dikenal vokal menyuarakan dukungannya terhadap Palestina. Sementara itu, Alo diketahui telah memperluas bisnisnya ke Israel. Kondisi tersebut membuat sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan keputusan Bella Hadid untuk menjalin kerja sama dengan brand tersebut.

Kabar kolaborasi Bella Hadid dan Alo disampaikan sang model melalui akun Instagram miliknya. Bella Hadid mengajak para pengikutnya melihat kampanye terbaru sekaligus pemotretan eksklusif yang ditampilkan melalui Elle.

Dalam wawancara tersebut, Bella Hadid berbicara mengenai pentingnya merawat diri seiring bertambahnya usia. Menurutnya, menjaga kesehatan tidak selalu harus dilakukan melalui sesuatu yang besar. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten setiap hari juga dapat membantu menjaga kondisi fisik maupun mental.

Bella Hadid menilai meluangkan waktu untuk diri sendiri menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap kesehatan secara menyeluruh.

Dari pihak Alo, Bella Hadid disebut sebagai sosok yang mampu mempertemukan fashion, wellness, dan budaya tanpa kehilangan karakter personalnya. Kerja sama ini juga sebenarnya bukan kali pertama Bella Hadid berkolaborasi dengan Alo.

Sebelumnya, model berusia tersebut sudah terlibat dalam kampanye Alo untuk koleksi musim gugur 2025. Namun, pengumuman terbaru sebagai brand ambassador justru menghadirkan respons yang jauh lebih kontroversial.

Kritik dari Pendukung Palestina

Tak lama setelah kabar tersebut beredar, sejumlah pengguna media sosial mulai mempertanyakan keputusan Bella Hadid menerima tawaran Alo. Kritik terutama datang dari mereka yang mendukung Palestina. Mereka menilai kerja sama tersebut tidak sejalan dengan citra Bella Hadid sebagai figur publik yang selama ini dikenal vokal mengenai isu Palestina.

Salah satu pengguna X bahkan menuduh Bella Hadid tidak konsisten dalam sikap politiknya karena bersedia bekerja dengan perusahaan yang menjalankan bisnis di Israel.

Komentar-komentar serupa kemudian bermunculan dan membuat nama Bella Hadid Hadid kembali menjadi perbincangan. Sebagian netizen mempertanyakan apakah kerja sama komersial tersebut bertentangan dengan sikap Bella Hadid selama ini.

Alo Punya Bisnis di Israel

Ket. Foto: Bella Hadid jadi brand ambassador Alo. — Sumber: ELLE

Kontroversi tersebut tidak muncul tanpa alasan. Alo diketahui membuka toko pertamanya di Israel pada Januari 2023. Gerai tersebut berlokasi di TLV Mall, Tel Aviv. Setelah itu, kehadiran Alo di negara tersebut semakin berkembang. Brand asal Los Angeles tersebut kemudian membuka gerai lain di Ramat Aviv Mall serta menghadirkan konsep store-in-store di Dizengoff Center.

Keberadaan bisnis Alo di Israel menjadi salah satu alasan utama mengapa kolaborasi dengan Bella Hadid menuai kritik dari pendukung Palestina.

Namun, kritik terhadap kerja sama ini perlu dibedakan dari tuduhan bahwa Alo secara resmi mendukung posisi politik tertentu. Kehadiran bisnis di Israel tidak dengan sendirinya membuktikan dukungan terhadap kebijakan pemerintah Israel. Hal inilah yang membuat perdebatan di media sosial menjadi semakin kompleks.

Bella Hadid dan Gal Gadot di Bawah Satu Brand

Kontroversi semakin menarik perhatian karena Alo juga baru mengumumkan aktris Israel Gal Gadot sebagai salah satu brand ambassador mereka. Kehadiran Bella Hadid Hadid dan Gal Gadot di bawah satu brand membuat publik menyoroti perbedaan posisi keduanya terkait konflik Israel Palestina.

Bella Hadid dikenal sebagai salah satu figur publik yang secara terbuka menyuarakan dukungan terhadap Palestina. Sementara Gal Gadot merupakan aktris kelahiran Israel yang memiliki pandangan berbeda terkait konflik tersebut.

Kondisi tersebut membuat sebagian netizen mempertanyakan keputusan Alo menggandeng dua figur dengan latar belakang dan pandangan yang berbeda dalam isu geopolitik yang sangat sensitif.

Bella Hadid Sudah Lama Bersuara soal Palestina

Bella Hadid bukan sosok yang baru berbicara mengenai Palestina. Ia merupakan putri Mohamed Hadid, pengembang properti keturunan Palestina Amerika. Selama bertahun-tahun, Bella Hadid secara terbuka menunjukkan dukungannya terhadap masyarakat Palestina dan menggunakan platform media sosialnya untuk membicarakan isu tersebut.

Ia bahkan pernah mengungkapkan sikapnya mengenai Palestina berdampak terhadap kehidupan profesionalnya. Bella Hadid mengaku pernah kehilangan sejumlah kesempatan kerja karena pandangan politik dan aktivismenya.

Karena rekam jejak tersebut, keputusan Bella Hadid bergabung sebagai brand ambassador Alo kini terasa lebih kontroversial bagi sebagian pengikutnya.

Di sisi lain, belum ada pernyataan dari Bella Hadid yang secara khusus menjelaskan apakah kerja sama tersebut berkaitan dengan pandangannya mengenai konflik Israel-Palestina. Karena itu, berbagai tudingan mengenai perubahan sikap atau ketidakkonsistenan Bella Hadid masih merupakan penilaian publik.

Kolaborasi Bella Hadid dan Alo pada akhirnya memperlihatkan bagaimana keputusan seorang selebritas dalam memilih kerja sama komersial dapat kembali dikaitkan dengan sikap sosial dan politiknya. Apalagi, ketika brand yang bersangkutan memiliki aktivitas bisnis di wilayah yang menjadi pusat konflik geopolitik.

Kini, perhatian publik tertuju pada apakah Bella Hadid akan memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai kerja samanya dengan Alo atau memilih membiarkan kampanye tersebut berbicara sendiri.

  • Bella Hadid
  • alo

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.