Viral di Threads: Isu Pasien BPJS Meninggal Usai 8 Jam Tak Dapat Ruangan, Komentar Nirempati Diduga Nakes Tuai Sorotan
Selasa, 04 Agu 2026, 17:25 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Kisah Yurizal Tri Chaerawan menjadi perhatian luas masyarakat setelah pengalaman yang ia bagikan di media sosial Threads viral di berbagai platform.
Curahan hatinya mengenai lamanya menunggu ruang perawatan di rumah sakit hingga delapan jam memicu diskusi panjang mengenai pelayanan kesehatan, khususnya bagi peserta BPJS Kesehatan.
Keluhan Soal Ruangan
Sebelum meninggal dunia pada 31 Agustus 2026, Yurizal sempat menuliskan keluhannya melalui akun Threads. Dalam unggahan tersebut, ia menceritakan bahwa dirinya belum juga mendapatkan ruang rawat inap meski telah menunggu selama berjam-jam.
"8 Jam blm dpt ruangan, gamau spill RS nya, soalnya gue pake BPJS," tulis akun @yurizaltrich.
Komentar Pedas Nirempati

(Komentar menohok di utas Yurizal, dok: Instagram/@voxarea)
Unggahan tersebut awalnya hanya menjadi keluhan pribadi. Namun setelah kabar wafatnya Yurizal menyebar, kini muncul beberapa komentar diduga menjadi hal yang memperburuk kondisi Yurizal.
Komentar-komentar tersebut diduga dilakukan oleh tenaga kesehatan, dinilai bernada sinis dan kurang menunjukkan empati terhadap kondisi pasien yang tengah mengalami kesulitan mendapatkan layanan kesehatan.
"Kalo full, mau dipindahkan kemana? mau di lantai? Gk ada hubungannya sama BPJS atau nggak. BPJS yg make banyak, otomatis yg dirawat juga banyak, ga cuma u sendiri. Kalo mau pindah cepat, noh ruang jenazah selalu kosong. Ngeselin dah, nakes/RS bahkan pemerintah melalui BPJS berusaha bantuin, masyarakatnya malah gini," tulis salah satu akun.
Respons tersebut memicu gelombang kritik karena dianggap tidak mencerminkan etika profesi yang seharusnya mengedepankan rasa kemanusiaan.
Tidak sedikit warganet yang menyampaikan kekecewaan atas sikap tersebut. Mereka menilai tenaga kesehatan, terlepas dari tekanan pekerjaan yang dihadapi, tetap dituntut menjaga profesionalisme ketika berinteraksi di ruang publik maupun media sosial.
Di sisi lain, banyak pihak juga mengingatkan agar masyarakat tidak menghakimi seluruh tenaga kesehatan hanya berdasarkan tindakan segelintir oknum.
Kasus Yurizal kemudian berkembang menjadi pembahasan yang lebih luas mengenai kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.
Isu ketersediaan tempat tidur, sistem rujukan, kepadatan rumah sakit, hingga komunikasi antara tenaga medis dan keluarga pasien kembali menjadi sorotan.Â
Sampai saat ini rumah sakit tempat Yurizal berobat pun belum diketahui secara spesifik.*
- pasien BPJS meninggal
- Yurizal
Redaktur: Weti Aprianti
Penulis: Weti Aprianti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.