Kimpul Itu Apa? Umbi Tradisional yang Jadi Sorotan Usai Dikreasikan Jadi Makanan Kekinian
Selasa, 04 Agu 2026, 19:00 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COMÂ â Nama kimpul belakangan ramai diperbincangkan di media sosial setelah seorang kreator konten membuat berbagai olahan unik dari umbi tersebut. Tak hanya disajikan dengan cara tradisional, kimpul kini dikreasikan menjadi makanan modern yang menarik perhatian banyak orang.
Selama ini masyarakat Indonesia lebih familiar dengan jenis umbi seperti singkong, ubi, dan talas. Namun, ternyata masih ada banyak jenis umbi lokal lain yang memiliki cita rasa serta karakteristik unik, salah satunya adalah kimpul.
Kimpul Viral Berkat Kreasi Makanan Unik

Sumber: Tiktok/@black.sheep8208
Kimpul menjadi populer setelah seorang influencer asal Bantul membagikan berbagai kreasi olahan menggunakan bahan tersebut melalui akun TikTok miliknya. Ia tidak hanya mengolah kimpul dengan cara direbus atau dikukus, tetapi juga mengubahnya menjadi berbagai menu kekinian.
Salah satu kreasi yang menarik perhatian adalah olahan Cikuro Kimpul. Dalam menu tersebut, kimpul digunakan sebagai pengganti daging ayam sehingga menghasilkan sajian unik berbahan dasar umbi.
Selain itu, kimpul juga pernah dikreasikan menjadi lasagna. Bahkan makanan khas Korea berupa pancake kentang atau gamjajeon juga dibuat dengan mengganti bahan utamanya menggunakan kimpul.
Apa Itu Kimpul?
![]()
Sumber: Istimewa
Kimpul merupakan jenis umbi yang masih satu keluarga dengan talas. Dalam dunia ilmiah, kimpul dikenal dengan nama Zanthosoma sagittifolium dan termasuk dalam keluarga tanaman Araceae.
Umbi ini juga memiliki beberapa sebutan lain di berbagai daerah, seperti talas Belitung, bentul, hingga bothe. Meski belum sepopuler singkong atau kentang, kimpul sebenarnya telah lama dikonsumsi masyarakat sebagai salah satu sumber pangan lokal.
Dari segi tekstur, kimpul memiliki karakter yang lembut, pulen, dan sedikit masir. Rasanya cenderung gurih dengan sedikit rasa manis alami sehingga mudah diolah menjadi berbagai jenis hidangan.
Cara Mengolah Kimpul agar Tidak Gatal
Seperti halnya talas, kimpul perlu diolah dengan cara yang tepat sebelum dikonsumsi. Biasanya, umbi ini dimasak dengan cara direbus atau dikukus hingga matang.
Hal yang perlu diperhatikan adalah memastikan lendir pada kimpul benar-benar hilang saat proses pengolahan. Jika tidak diolah dengan baik, kimpul dapat menimbulkan sensasi gatal pada tenggorokan ketika dimakan.
Dengan teknik pengolahan yang tepat, kimpul dapat menjadi bahan makanan yang lezat dan cocok dikombinasikan dengan berbagai resep, mulai dari makanan tradisional hingga kreasi modern.
Kimpul Bisa Jadi Alternatif Pengganti Nasi
Selain menarik dari sisi kuliner, kimpul juga memiliki kandungan yang membuatnya berpotensi menjadi alternatif sumber karbohidrat. Umbi ini mengandung karbohidrat serta serat yang cukup tinggi.
Spesialis gizi klinik, dr. Igus Ulfa Yaze, SpGK, menyebutkan bahwa kandungan serat dalam kimpul dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama dibandingkan nasi putih.
"Kandungan seratnya juga lumayan lebih tinggi, jadi bisa bikin kenyang lebih lama dibanding nasi putih," ujar dr. Igus Ulfa Yaze.
Manfaat Kimpul untuk Kesehatan
Kimpul disebut memiliki indeks glikemik yang lebih rendah sehingga dapat menjadi pilihan makanan bagi orang yang perlu menjaga kadar gula darah. Selain itu, umbi ini juga memiliki kandungan lemak yang rendah.
Konsumsi kimpul dalam jumlah yang sesuai dapat mendukung kesehatan tubuh, termasuk membantu menjaga pencernaan berkat kandungan seratnya. Kandungan tersebut juga dapat membantu memberikan rasa kenyang sehingga cocok untuk pola makan seimbang.
Kepopuleran kimpul di media sosial menunjukkan bahwa pangan lokal Indonesia masih memiliki banyak potensi untuk dikembangkan. Dari bahan sederhana, kimpul kini berhasil diolah menjadi berbagai menu kreatif yang menarik perhatian masyarakat.
- makanan indonesia
- Viral TikTok
Redaktur: Afifa Khoirunnisa
Penulis: Afifa Khoirunnisa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.