9 Tempat Makan Legendaris Dunia yang Tutup Permanen karena Tak Punya Penerus, Ada yang Bertahan Hingga 346 Tahun
Jum'at, 31 Jul 2026, 15:15 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Di balik semangkuk mi legendaris, sepiring pizza autentik, atau semangkuk es krim klasik yang selalu dirindukan pelanggan, ada perjuangan panjang untuk mempertahankan sebuah bisnis kuliner. Sayangnya, tak semua usaha yang telah bertahan puluhan bahkan ratusan tahun mampu terus beroperasi. Salah satu penyebab yang kerap luput dari perhatian adalah tidak adanya generasi penerus yang bersedia melanjutkan usaha keluarga.
Mengelola bisnis kuliner bukan sekadar memasak makanan lezat. Pemilik harus menjaga kualitas rasa, mengatur operasional, menghadapi persaingan, hingga mempertahankan resep rahasia yang diwariskan turun-temurun. Ketika generasi berikutnya memilih jalan hidup berbeda, banyak restoran legendaris akhirnya terpaksa menutup pintunya untuk selamanya.
Berikut sembilan tempat makan legendaris dari berbagai negara yang harus mengakhiri perjalanan panjangnya karena tak memiliki penerus.
1. Es Krim Baltic â Jakarta, Indonesia
Kabar penutupan Es Krim Baltic mengejutkan banyak pecinta kuliner. Kedai es krim legendaris yang telah berdiri selama 87 tahun ini resmi berhenti beroperasi pada 2026. Sebelum kabar tersebut ramai diperbincangkan, mantan karyawan mengungkap bahwa operasional sebenarnya telah berhenti sejak awal tahun.
Setelah pemiliknya meninggal dunia, tidak ada anggota keluarga yang bersedia melanjutkan bisnis tersebut. Akhirnya, salah satu ikon es krim klasik Jakarta hanya tinggal menjadi kenangan bagi pelanggan setianya.
2. Barbetta â New York, Amerika Serikat
Restoran Italia Barbetta menjadi salah satu restoran tertua di Manhattan. Berdiri sejak 1906, restoran ini terkenal dengan hidangan autentik khas Piemonte seperti risotto, agnolotti, hingga menu berbahan white truffle.
Namun perjalanan selama 120 tahun harus berakhir setelah Laura Maioglio, generasi kedua sekaligus pemilik terakhir, meninggal dunia pada Januari 2026. Karena tidak memiliki anak maupun saudara yang dapat meneruskan usaha keluarga, Barbetta resmi ditutup.
3. Nenoue Soba Baishin Tei â Jepang
Restoran soba yang berada di Stasiun Nakatsugawa, Prefektur Gifu, telah melayani pelanggan selama 122 tahun. Tempat ini dikenal sebagai destinasi favorit penumpang kereta yang ingin menikmati semangkuk soba hangat dengan harga terjangkau.
Sayangnya, kondisi kesehatan sang pemilik yang terus menurun membuat restoran ini berhenti beroperasi pada Mei 2025. Tidak adanya penerus membuat restoran bersejarah tersebut tak dapat diselamatkan.
4. Hup Teck â Malaysia
Pabrik kecap keluarga Hup Teck menjadi bagian penting dari sejarah kuliner Malaysia selama 111 tahun. Namun pemilik generasi ketiga memilih pensiun karena usia dan tidak menemukan penerus yang siap mengambil alih usaha keluarga.
Penutupan pabrik pada 2025 membuat banyak pelanggan berbondong-bondong membeli stok kecap terakhir sebagai bentuk penghormatan terhadap merek legendaris tersebut.
5. You Xiang Teochew Noodles â Singapura
Selama hampir empat dekade, warung mi ini menjadi favorit pencinta fishball noodle di Bukit Panjang Hawker Centre. Pemilik akhirnya memutuskan pensiun akibat faktor usia dan kesehatan, sementara tidak ada anggota keluarga yang bersedia melanjutkan usaha tersebut.
6. Tommaso's Ristorante Italiano â San Francisco
Berdiri sejak era 1930-an, restoran ini terkenal dengan pizza bakar kayu beraroma smoky yang khas. Setelah lebih dari 90 tahun beroperasi, Tommaso's akhirnya tutup karena tidak memiliki penerus yang ingin mempertahankan bisnis keluarga.
7. Bee Kee Hong Kong Thiam Sim â Singapura
Kedai dimsum handmade ini menjadi langganan masyarakat Singapura selama lebih dari 42 tahun. Kondisi kesehatan pemilik yang memburuk membuat usaha tersebut harus berhenti, terlebih keempat anaknya memilih profesi lain sehingga tidak ada yang melanjutkan bisnis keluarga.
8. Zhao Ji Claypot Rice â Singapura
Warung claypot rice ini bertahan lebih dari 43 tahun sebelum akhirnya ditutup pada 2023. Selain faktor usia pemilik, minimnya generasi muda yang tertarik mengelola bisnis hawker centre menjadi alasan utama usaha tersebut berakhir.
9. Kinryuzan â Tokyo, Jepang
Inilah yang paling mengejutkan. Kinryuzan merupakan toko manisan tradisional yang telah berdiri sejak 1675 atau sekitar 346 tahun. Berlokasi di dekat Kuil Sensoji, toko ini terkenal dengan kirimochi dan age-manju yang selalu diburu wisatawan.
Namun setelah lebih dari tiga abad melayani pelanggan, Kinryuzan akhirnya menutup usahanya pada 2021 karena tidak ada generasi penerus yang bersedia melanjutkan warisan keluarga.
Kisah sembilan tempat makan ini menjadi pengingat bahwa kelezatan sebuah hidangan saja tidak cukup untuk menjaga keberlangsungan bisnis. Tanpa regenerasi dan penerus yang siap melanjutkan perjuangan, bahkan restoran maupun toko kuliner paling legendaris sekalipun bisa berakhir tutup selamanya dan hanya menyisakan kenangan bagi para pelanggan setianya.
- kuliner
- Tempat makan
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.