4 Konglomerat Fashion Penguasa Dunia Versi Forbes 2026, Harta Tembus Ratusan Miliar Dolar
Kamis, 30 Jul 2026, 15:15 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Industri fashion bukan hanya melahirkan tren dan gaya hidup, tetapi juga menjadi ladang bisnis yang mampu menghasilkan kekayaan luar biasa. Di balik tas mewah, pakaian premium, hingga kosmetik kelas dunia, ada para konglomerat yang sukses membangun kerajaan bisnis bernilai ratusan miliar dolar.
Setiap tahunnya, Forbes World's Billionaires List merilis daftar orang-orang terkaya di dunia dari berbagai sektor industri. Menariknya, beberapa nama yang mendominasi daftar tersebut berasal dari bisnis fashion. Berkat strategi bisnis yang kuat, ekspansi global, dan deretan merek ternama, mereka berhasil mengumpulkan kekayaan fantastis yang sulit ditandingi.
Berikut empat konglomerat fashion yang masuk jajaran orang terkaya dunia versi Forbes World's Billionaires List 2026.
1. Bernard Arnault dan Keluarga

Dok. Forbes
Bernard Arnault sudah lama identik dengan industri barang mewah dunia. Miliarder asal Prancis ini memimpin LVMH, grup luxury terbesar yang menaungi sekitar 75 merek ternama, termasuk Louis Vuitton, Dior, Fendi, Celine, Bulgari, Tiffany & Co., hingga Sephora.
Berdasarkan daftar Forbes 2026, Bernard Arnault dan keluarganya memiliki kekayaan sekitar US$171 miliar, menjadikannya salah satu orang terkaya di dunia.
Kesuksesan LVMH tidak lepas dari tingginya permintaan produk mewah di berbagai negara, terutama di Eropa, Amerika Serikat, dan Asia. Akuisisi Tiffany & Co. pada 2021 semakin memperkuat dominasi LVMH di pasar global. Selain itu, Arnault juga dikenal memiliki investasi di sejumlah perusahaan teknologi dan media, termasuk Netflix dan TikTok.
Sebagai simbol kekuatan bisnisnya, LVMH bahkan menjadi sponsor utama Olimpiade Paris 2024 dengan kontribusi mencapai 200 juta euro.
2. Amancio Ortega

Dok. Forbes
Di posisi berikutnya ada Amancio Ortega, sosok di balik kesuksesan Inditex, perusahaan ritel asal Spanyol yang mengubah wajah industri fast fashion dunia.
Ortega merupakan pendiri Zara, sekaligus pemilik berbagai merek populer seperti Pull&Bear, Massimo Dutti, Bershka, Stradivarius, Oysho, dan Zara Home.
Meski kini operasional perusahaan dijalankan oleh putrinya, Marta Ortega Pérez, Amancio Ortega tetap menjadi pemegang saham terbesar Inditex.
Forbes mencatat kekayaan bersihnya mencapai sekitar US$148 miliar, menjadikannya salah satu miliarder paling berpengaruh di industri fashion global.
3. Tadashi Yanai dan Keluarga

Dok. Istimewa
Jepang juga memiliki wakil dalam daftar konglomerat fashion terkaya dunia, yakni Tadashi Yanai.
Ia merupakan pendiri sekaligus CEO Fast Retailing, perusahaan yang menaungi Uniqlo serta sejumlah merek lain seperti GU, Theory, Helmut Lang, dan J Brand.
Berbeda dengan banyak brand mewah, Uniqlo sukses mendunia melalui konsep pakaian minimalis, berkualitas, dan dijual dengan harga yang relatif terjangkau. Strategi tersebut membuat Fast Retailing berkembang pesat di lebih dari 25 negara.
Menurut Forbes World's Billionaires List 2026, kekayaan Tadashi Yanai dan keluarganya mencapai sekitar US$69,9 miliar, menjadikannya salah satu tokoh paling berpengaruh dalam industri fashion Asia.
4. Alain dan Gerard Wertheimer

Dok. Forbes
Alain dan Gerard Wertheimer mungkin tidak sepopuler brand yang mereka miliki. Namun, kakak beradik asal Prancis ini merupakan pemilik rumah mode mewah Chanel, salah satu merek fashion paling bergengsi di dunia.
Chanel dikenal melalui koleksi haute couture, tas ikonis, parfum, kosmetik premium, hingga aksesori mewah yang selalu menjadi incaran pencinta fashion.
Meski terkenal sangat menjaga privasi dan jarang tampil di depan publik, keluarga Wertheimer berhasil mempertahankan Chanel sebagai salah satu perusahaan fashion paling menguntungkan di dunia.
Forbes mencatat kekayaan Alain dan Gerard Wertheimer mencapai sekitar US$39,4 miliar pada 2026.
Industri Fashion Tetap Jadi Mesin Pencetak Miliarder
Daftar Forbes membuktikan industri fashion masih menjadi salah satu sektor bisnis paling menguntungkan di dunia. Baik melalui produk mewah, fast fashion, maupun pakaian fungsional, para konglomerat ini berhasil membangun kerajaan bisnis yang mampu bertahan di tengah perubahan tren dan persaingan global.
Menariknya, kesuksesan mereka tidak hanya ditentukan oleh nama besar merek yang dimiliki, tetapi juga kemampuan membaca perubahan perilaku konsumen, memperluas pasar internasional, serta terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman.
Dengan kekayaan yang mencapai puluhan hingga ratusan miliar dolar AS, keempat tokoh ini menjadi bukti bahwa industri fashion bukan sekadar soal gaya, melainkan juga salah satu bisnis paling menjanjikan di dunia.
- Louis Vuitton
- Chanel
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.