Jangan Asal Makan! 9 Camilan Sehat yang Aman Dikonsumsi Saat Diet Intermiten

Senin, 27 Jul 2026, 20:45 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Diet intermiten atau intermittent fasting (IF) menjadi salah satu pola makan yang banyak dipilih untuk membantu mengelola berat badan.

Dalam metode ini, seseorang mengatur waktu makan dan waktu berpuasa. Saat memasuki jendela makan, penting untuk memilih makanan bergizi agar kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi.

Ket. Foto: Greek Yoghurt plain — Sumber: Magnific.com

Meski diet intermiten tidak mewajibkan camilan, sebagian orang tetap membutuhkannya di antara waktu makan utama untuk membantu mengendalikan rasa lapar.

Kuncinya adalah memilih camilan yang kaya protein, serat, atau lemak sehat sehingga memberikan rasa kenyang lebih lama tanpa berlebihan dalam asupan kalori.

Berikut sembilan camilan sehat yang bisa menjadi pilihan.

1. Greek yogurt tanpa gula

Greek yogurt mengandung protein tinggi yang membantu menjaga rasa kenyang lebih lama. Tambahkan potongan buah segar atau sedikit biji chia untuk meningkatkan kandungan seratnya.

2. Kacang almond

Almond kaya akan lemak tak jenuh, protein, dan vitamin E. Konsumsi sekitar satu genggam sudah cukup sebagai camilan sehat tanpa membuat asupan kalori berlebihan.

3. Telur rebus

Telur rebus merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang praktis dibawa ke mana saja. Satu hingga dua butir telur dapat menjadi camilan mengenyangkan selama jendela makan.

4. Edamame

Kacang kedelai muda ini mengandung protein nabati, serat, serta berbagai vitamin dan mineral. Edamame rebus juga rendah kalori sehingga cocok untuk program pengaturan berat badan.

5. Irisan apel dengan selai kacang

Apel kaya serat, sementara selai kacang tanpa tambahan gula mengandung lemak sehat dan protein. Kombinasi keduanya dapat membantu mengurangi keinginan untuk mengonsumsi makanan manis.

6. Wortel dan hummus

Wortel menyediakan serat dan beta karoten, sedangkan hummus yang terbuat dari kacang arab menjadi sumber protein serta lemak sehat. Perpaduan ini cocok sebagai camilan sore.

7. Keju rendah lemak

Keju rendah lemak mengandung protein dan kalsium yang baik untuk tubuh. Konsumsilah dalam porsi secukupnya agar asupan lemak jenuh tetap terkontrol.

8. Buah beri

Stroberi, blueberry, atau raspberry mengandung antioksidan tinggi dan serat yang baik untuk kesehatan. Rasanya yang manis alami juga dapat menjadi alternatif pencuci mulut yang lebih sehat.

9. Popcorn tanpa mentega

Popcorn yang diolah tanpa banyak minyak, mentega, atau gula merupakan camilan tinggi serat dengan kalori relatif rendah. Pilihan ini dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama dibandingkan camilan olahan.

Pilih Camilan dengan Bijak

Saat menjalani diet intermiten, camilan sebaiknya hanya dikonsumsi selama jendela makan, bukan ketika sedang berpuasa. Selain itu, perhatikan ukuran porsi dan hindari camilan tinggi gula, garam, maupun lemak trans.

Perlu diingat bahwa keberhasilan diet intermiten tidak hanya bergantung pada jadwal makan, tetapi juga kualitas makanan yang dikonsumsi.

Dengan memilih camilan bergizi seimbang, kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi sekaligus membantu menjaga rasa kenyang dan mendukung tujuan pengelolaan berat badan secara sehat.*

  • Camilan untuk diet
  • Intermiten Fasting

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.