Fakta Baru Terungkap di Sidang D4vd, Celeste Rivas Diduga Hamil Sebelum Dibunuh

Minggu, 26 Jul 2026, 19:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kasus kematian tragis Celeste Rivas Hernandez, gadis berusia 14 tahun yang diduga dibunuh oleh penyanyi David Anthony Burke atau yang dikenal sebagai D4vd, kembali mengungkap fakta mengejutkan.

Berdasarkan penyelidikan terbaru, korban diduga sempat hamil dan melakukan aborsi lebih dari setahun sebelum meninggal dunia.

Ket. Foto: Fakta Baru Terungkap di Sidang D4vd, Celeste Rivas Diduga Hamil Sebelum Dibunuh — Sumber: Istimewa

Jenazah Celeste sebelumnya ditemukan dalam kondisi sangat membusuk di bagasi depan sebuah mobil Tesla yang terdaftar atas nama sang musisi pada September 2025.

Temuan iCloud dan Bukti Pesan Teks

Pada bulan April 2026, penyidik akhirnya memperoleh akses ke akun iCloud D4vd. Berdasarkan keterangan pihak berwenang, akun tersebut berisi sejumlah besar materi pornografi anak serta rekaman pesan teks yang mengungkap bahwa Celeste telah hamil pada usia 13 tahun dan menjalani aborsi jauh sebelum ia dibunuh.

Jaksa penuntut umum memaparkan data iCloud yang dipulihkan dari iPhone D4vd, yang memperlihatkan riwayat pesan teks antara keduanya sejak 8 Agustus 2022. Saat itu, Celeste masih berusia 11 tahun, sementara D4vd berusia 17 tahun.

Dalam salah satu percakapan pada awal Januari 2024, D4vd kedapatan meminta maaf karena telah membuat Celeste mengalami situasi tersebut, sekaligus menanyakan apakah bayi yang dikandung korban adalah anaknya.

“Tentu saja itu anakmu, David,” jawab Celeste, dikutip dari NME, Minggu, 26 Juli 2026.

Pengadilan juga mendengarkan bukti pesan teks lain yang dikirimkan D4vd kepada remaja tersebut pada Juni 2024, di mana sang musisi menuliskan:

“Mari jadikan aborsi ini yang terakhir sampai kita punya yang sesungguhnya.”

Seluruh kesaksian ini mengemuka dalam sidang pendahuluan untuk menentukan apakah D4vd harus diadili atas kasus pembunuhan Celeste. Melalui bukti-bukti tersebut, jaksa penuntut berupaya membuktikan bahwa D4vd mulai melakukan pelecehan seksual terhadap korban saat Celeste berusia 13 tahun dan terdakwa berusia 18 tahun.

Kasus Pembunuhan Celeste Rivas Hernandez

Pada hari pertama sidang pendahuluan kasus pembunuhan tersebut pada Selasa, 21 Juli waktu setempat, pengadilan diperlihatkan serangkaian foto eksplisit terkait perkara ini. Kedua orang tua Hernandez turut hadir langsung di ruang sidang mengikuti jalannya persidangan.

Dalam persidangan, seorang detektif pembunuhan bersaksi bahwa D4vd sempat membeli sejumlah perlengkapan secara daring, meliputi kantong mayat, gergaji mesin, kolam renang tiup, dan sekop, beberapa hari setelah korban meninggal dunia.

Sebelumnya, rincian mengerikan mengenai pembunuhan ini hanya tercantum dalam berkas pengadilan. Sidang pendahuluan ini menandai untuk pertama kalinya bukti fisik dan dokumentasi foto tersebut diperlihatkan secara terbuka di hadapan publik dan pengadilan.

Menurut paparan jaksa penuntut, D4vd diduga menikam Celeste sebelum memotong-motong jenazahnya menggunakan gergaji mesin guna menghilangkan jejak dan menutupi tindakan kriminalnya, setelah bertahun-tahun melakukan dugaan pelecehan seksual.

Motif pembunuhan ini diduga kuat lantaran korban mengancam akan membongkar hubungan gelap mereka yang melibatkan anak di bawah umur kepada publik, yang berpotensi menghancurkan karier musik sang penyanyi.

Kendati demikian, pihak hukum D4vd dengan tegas membantah seluruh tuduhan tersebut.

Tim pembela berargumen bahwa sang musisi tidak mengetahui bahwa Celeste masih di bawah umur, serta mengklaim bahwa kliennya hanya pernah bertemu secara langsung sebanyak satu kali dengan korban saat Celeste berusia 13 tahun.

  • Celeste Rivas
  • Sidang D4vd Terbaru

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.