- Home
-
- Entertainment
-
- Demi Selingkuhan, Miliar...
Demi Selingkuhan, Miliarder AI Korea Selatan Chey Tae Won Harus Bayar Rp11,5 Triliun Usai Perceraian
Minggu, 26 Jul 2026, 22:50 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Dunia bisnis Korea Selatan kembali diguncang oleh kisah perceraian yang disebut-sebut sebagai perceraian abad ini. Ketua SK Group sekaligus miliarder di sektor kecerdasan buatan (AI), Chey Tae Won, harus merelakan harta fantastis senilai USD 645 juta atau sekitar Rp11,5 triliun sebagai bagian dari putusan perceraian dengan mantan istrinya, Roh Soh Yeong.
Kasus yang bergulir selama bertahun-tahun ini tak hanya menyita perhatian karena nilai gugatannya yang luar biasa besar, tetapi juga karena dipicu kisah perselingkuhan Chey Tae Won dengan seorang perempuan yang lebih muda.Â
Skandal tersebut sempat mengguncang publik Korea Selatan dan hingga kini masih menjadi salah satu kasus perceraian paling kontroversial di negara tersebut.
Mengutip laporan The Post, Minggu (27/7/2026), sebelum putusan pengadilan dijatuhkan, kekayaan Chey Tae Won diperkirakan mencapai USD 5 miliar atau sekitar Rp89 triliun. Sebagian besar hartanya berasal dari lonjakan nilai saham SK Hynix, produsen chip memori yang menjadi salah satu pemasok utama bagi Nvidia di tengah pesatnya perkembangan industri AI global.
Booming kecerdasan buatan dalam beberapa tahun terakhir membuat nilai perusahaan melonjak drastis dan turut mendongkrak kekayaan pribadi Chey Tae Won. Namun, kesuksesan bisnis tersebut kini harus dibayar mahal setelah pengadilan memutuskan pembagian aset dalam proses perceraiannya.
Dalam persidangan, Roh Soh Yeong awalnya menuntut setengah dari total kekayaan mantan suaminya. Namun, pengadilan banding akhirnya memutuskan Roh Soh Yeong berhak memperoleh sekitar sepertiga dari nilai aset yang dihitung hakim.Â
Penilaian tersebut dilakukan berdasarkan nilai kekayaan Chey Tae Won sebelum harga saham SK Group melonjak akibat euforia AI.
Pihak Chey Tae Won belum sepenuhnya menerima putusan tersebut. Kuasa hukumnya menyatakan masih mempelajari hasil sidang dan membuka kemungkinan untuk mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung Korea Selatan.
Bermula dari Pengakuan Perselingkuhan
Akar persoalan perceraian ini bermula pada 2015, ketika Chey Tae Won membuat pengakuan yang mengejutkan publik. Dalam surat sepanjang tiga halaman yang dipublikasikan di sebuah surat kabar Korea Selatan, ia menyatakan ingin mengakhiri pernikahannya yang sudah berlangsung selama 27 tahun.
Dalam surat tersebut, Chey Tae Won mengakui jatuh cinta kepada perempuan lain dan bahkan memiliki seorang anak dari hubungan tersebut. Pengakuan tersebut langsung menjadi pemberitaan besar dan menuai kritik luas dari masyarakat.
Chey Tae Won menikahi Roh Soh Yeong pada 1988 dalam upacara megah yang digelar di Blue House, Istana Kepresidenan Korea Selatan. Roh Soh Yeong sendiri merupakan putri mantan Presiden Korea Selatan, Roh Tae Woo, sehingga pernikahan mereka saat itu dianggap sebagai penyatuan dua keluarga paling berpengaruh di dunia bisnis dan politik Korea Selatan.
Pada awalnya, Roh Soh Yeong bersikeras mempertahankan rumah tangga mereka demi keluarga. Namun, setelah bertahun-tahun menghadapi persoalan tersebut, ia akhirnya memutuskan mengajukan gugatan cerai sekaligus menuntut pembagian harta.
Sosok Perempuan yang Mengubah Segalanya
Perempuan yang menjadi orang ketiga dalam rumah tangga Chey Tae Won dan Roh Soh Yeong diketahui bernama Kim Hee Young, yang juga dikenal dengan nama Chloe. Hubungan Chey Tae Won dengan Kim Hee Young berlangsung selama bertahun-tahun dan kini keduanya diketahui hidup bersama.
Tak berhenti pada gugatan perceraian, Roh Soh Yeong juga menggugat Kim Hee Young atas dugaan perselingkuhan yang menyebabkan keretakan rumah tangganya.
Dalam putusan terpisah, pengadilan Korea Selatan menyatakan perselingkuhan Chey Tae Won dan Kim Hee Young, termasuk kelahiran anak di luar pernikahan, menjadi faktor utama runtuhnya rumah tangga tersebut.Â
Karena itu, pengadilan memerintahkan Chey Tae Won dan Kim Hee Young secara bersama-sama membayar ganti rugi sekitar USD 1,5 juta kepada Roh Soh Yeong.
Kasus ini pun terus menjadi sorotan publik karena melibatkan salah satu konglomerat paling berpengaruh di Korea Selatan.Â
Nilai kompensasi yang mencapai Rp11,5 triliun menjadikannya sebagai salah satu putusan perceraian dengan nilai terbesar dalam sejarah negara tersebut, sekaligus memperkuat julukan "perceraian abad ini" yang disematkan media Korea Selatan.
- Sengketa Cerai Bos Samsung
- Samsung Group
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.