Viral Peserta Tur Indonesia Tak Kembali dari Korea Selatan, WNI Bisa Kena Dampaknya?

Sabtu, 25 Jul 2026, 12:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kasus seorang peserta tur asal Indonesia yang diduga sengaja tidak kembali bersama rombongan di Korea Selatan menjadi perhatian publik.

Peristiwa tersebut melibatkan peserta tur Berani Backpacker bernama Femas Yani Arianto (22) yang dikabarkan memisahkan diri saat masih berada di Negeri Ginseng.

Ket. Foto: Viral Peserta Tur Indonesia Tak Kembali dari Korea Selatan, WNI Bisa Kena Dampaknya? — Sumber: Cheria Travel

Izin tinggal Femas di Korea Selatan diketahui telah berakhir sejak 13 Juli 2026. Berdasarkan informasi dari sejumlah WNI di Korea Selatan, ia juga diduga sempat berpindah-pindah lokasi untuk menghindari pelacakan. Sementara itu, 26 peserta tur lainnya telah kembali ke Indonesia sesuai jadwal.

Kasus ini dinilai tidak hanya berdampak pada pelaku maupun agen perjalanan, tetapi juga berpotensi memengaruhi citra wisatawan Indonesia dan proses perjalanan WNI ke luar negeri pada masa mendatang.

Berikut sejumlah dampak yang dapat terjadi.

1. Pemeriksaan Imigrasi Bisa Lebih Ketat

Kasus penyalahgunaan visa wisata dapat membuat petugas imigrasi meningkatkan kewaspadaan terhadap wisatawan Indonesia.

Akibatnya, WNI berpotensi menjalani pemeriksaan yang lebih mendalam, mulai dari tujuan perjalanan, lama tinggal, tiket pulang, reservasi hotel, hingga kemampuan finansial selama berada di negara tujuan.

2. Pengajuan Visa Berpotensi Lebih Selektif

Meski setiap permohonan visa dinilai secara individual, kasus overstay dapat membuat otoritas imigrasi meningkatkan standar pemeriksaan.

Calon wisatawan juga bisa diminta melengkapi dokumen tambahan atau menjalani proses verifikasi yang lebih panjang untuk memastikan tujuan kunjungannya benar-benar sebagai wisatawan.

3. Agen Travel Ikut Menanggung Dampak

Dalam perjalanan paket tur, agen bertanggung jawab memastikan seluruh peserta kembali sesuai jadwal.

Jika ada peserta yang memisahkan diri, pihak travel harus melapor kepada mitra lokal dan otoritas setempat. Kondisi ini juga dapat merugikan perusahaan, baik dari sisi reputasi maupun proses verifikasi keberangkatan grup berikutnya yang berpotensi menjadi lebih ketat.

4. Citra Wisatawan Indonesia Bisa Terdampak

Perilaku segelintir orang dapat memengaruhi cara suatu negara memandang wisatawan Indonesia.

Meski mayoritas WNI mematuhi aturan, kasus seperti ini tetap berpotensi menurunkan tingkat kepercayaan dan berdampak pada pelayanan, pemeriksaan, hingga kebijakan terhadap wisatawan Indonesia di masa depan.

5. Penting Menjadi Wisatawan yang Bertanggung Jawab

Setiap wisatawan wajib mematuhi aturan imigrasi, menggunakan visa sesuai peruntukannya, serta kembali ke negara asal sebelum izin tinggal berakhir.

Meski agen travel telah menyiapkan tiket, akomodasi, transportasi, dan itinerary, kelancaran perjalanan tetap bergantung pada komitmen setiap peserta untuk menaati aturan.

Kasus peserta tur yang tidak kembali bersama rombongan menjadi pengingat bahwa tindakan satu orang dapat berdampak luas.

Dengan mematuhi aturan imigrasi dan menggunakan visa sesuai fungsinya, masyarakat Indonesia turut menjaga reputasi bangsa sekaligus membantu menjaga akses perjalanan ke berbagai negara tetap terbuka.

  • Peserta Tour Kabur di Korea Selatan
  • Tur Indonesia

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.