Dilarang Ikut Kompetisi Lari, Polisi Selidiki Dugaan Diskriminasi Terhadap Warga Lokal

Ket. Ilustrasi Olahraga Lari

Doc: Isitimewa

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Baru-baru ini viral di media sosial tentang salah satu komunitas lari yang ada di Bali diduga menunjukkan sikap diskriminasi terhadap Warga Negara Indonesia (WNI).

Komunitas lari tersebut diselenggerakan di kawasan wisata Canggu Kabupaten Badung, Bali. Acara ini diikuti oleh peserta dari mancanegara.

Sementara itu, WNI atau warga lokal diduga tidak boleh mengikuti salah satu ajang lari dengan alasan yang tidak jelas. Masalah ini semakin mencuat setelah publik mulai merespon dengan anggapan rasis dan penuh diskriminasi karena hanya Warga Negara Asing (WNA) yang diperbolehkan mengikuti acara ini.

Bahkan, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Bali, Ni Luh Djelantik turut memberikan komentar terhadap peristiwa ini. Melalui unggahan Instagram pribadinya, dirinya meminta untuk aparat penegak hukum termasuk imigrasi dan kepolisian untuk melakukan pengawasan terhadap kegiatan ini.

"Om Swastiastu, dengan Niluh Jelantik. Senat Republik Indonesia, dengan ini kami meminta kepada pihak imigrasi Bali dan juga kepolisian Provinsi Bali, Polda Bali, agar dapat menindaklanjuti laporan kami terkait dengan dugaan diskriminasi oleh WNA-WNA dan juga kegiatan-kegiatan yang diduga tidak berizin. Video terlampir. Dan kepada para WNA ataupun foreigners yang tidak menerima keanggotaan warga negara Indonesia, kalian melakukannya di Bali, kalian melakukannya di Indonesia. Ini adalah tanah air kami. So, we're gonna keep an eye on you. Ya, ditunggu ya update selanjutnya. Terima kasih banyak untuk saudara-saudara sebangsa dan setanah air. Saya Niluh, warga negara Indonesia. I love you so much. Salam sayang" kata Niluh.

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN