Ayah Lamine Yamal Ternyata Kelahiran 1992, Kisah Mounir Nasraoui dari Maroko hingga Membesarkan Bintang Spanyol
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Di usia yang baru menginjak 19 tahun, Lamine Yamal telah menjelma menjadi salah satu pesepak bola muda paling bersinar di dunia.
Penampilannya bersama Timnas Spanyol di Piala Dunia FIFA 2026 membuat namanya terus menjadi sorotan.
Selain karena kemampuan olah bolanya yang luar biasa, publik juga mulai penasaran dengan latar belakang keluarga sang pemain, terutama sosok ayahnya.
Ayah Lamine Yamal bernama Mounir Nasraoui. Fakta yang cukup mengejutkan adalah Nasraoui lahir sekitar tahun 1992 di Larache, sebuah kota pelabuhan yang terletak di wilayah utara Maroko.
Artinya, usia Mounir masih tergolong sangat muda ketika putranya kini telah menjadi salah satu bintang sepak bola dunia.
Perjalanan hidup Mounir Nasraoui tidak bisa dilepaskan dari kisah perjuangan keluarganya. Saat masih berusia sekitar sembilan tahun, ia meninggalkan tanah kelahirannya di Maroko untuk menetap di Spanyol.
Kepindahan tersebut bukanlah perjalanan yang mudah, melainkan bagian dari perjuangan panjang keluarganya demi memperoleh kehidupan yang lebih baik.
Di balik keputusan itu terdapat sosok ibu Mounir, atau nenek Lamine Yamal, yang lebih dahulu merantau ke Spanyol.
Dengan tekad besar, ia menempuh perjalanan panjang dari Maroko menggunakan bus.
Setibanya di Spanyol, ia bekerja tanpa mengenal lelah, mengambil berbagai pekerjaan dan menjalani lembur demi mengumpulkan uang agar bisa membawa putranya menyusul ke negeri tersebut.
Rekomendasi juga buat kamu:
Lamine Yamal sendiri pernah menceritakan kisah perjuangan neneknya itu dalam sebuah kesempatan.
Menurutnya, pengorbanan sang nenek menjadi fondasi penting bagi perjalanan keluarganya hingga akhirnya ia bisa tumbuh dan berkembang di Spanyol.
Baginya, keberhasilan yang diraih saat ini tidak terlepas dari kerja keras generasi sebelumnya.
Setelah menetap di Spanyol, Mounir Nasraoui menjalani kehidupan yang sederhana.
Meski menghadapi berbagai keterbatasan ekonomi, ia tetap berusaha memberikan dukungan kepada putranya agar bisa mengejar mimpi di dunia sepak bola.
Bersama keluarga, ia terus mendorong Yamal untuk berlatih dan memanfaatkan setiap kesempatan yang datang.
Kini, pengorbanan tersebut berbuah manis. Lamine Yamal telah menjadi salah satu pemain muda paling menjanjikan di dunia dan dipercaya memimpin lini serang Spanyol di turnamen terbesar sepak bola dunia.
Kesuksesannya bukan hanya hasil dari bakat alami, tetapi juga buah dari perjuangan panjang keluarganya yang dimulai dari sebuah kota kecil di Maroko hingga kehidupan baru di Spanyol.*
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Ayah Lamine Yamal Ternyata Kelahiran 1992, Kisah Mounir Nasraoui dari Maroko hingga Membesarkan Bintang Spanyol .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!