10 Kota Terkaya di Dunia: Ada Wilayah dengan 82 Miliarder, Jakarta Masuk Daftar?

Ket. Potret kota New York City.

Doc: Istimewa

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Ketika membahas kota terkaya di dunia, yang terlintas di benak banyak orang mungkin adalah deretan gedung pencakar langit, kawasan elite, atau biaya hidup yang tinggi. Namun, ukuran kekayaan sebuah kota ternyata jauh lebih kompleks. Salah satu indikator yang paling sering digunakan adalah jumlah jutawan (millionaire) dan miliarder (billionaire) yang menetap di wilayah tersebut.

Semakin banyak orang superkaya yang tinggal di kota, semakin besar pula pengaruh kota itu terhadap ekonomi global. Kota-kota ini umumnya menjadi pusat bisnis internasional, investasi, teknologi, hingga inovasi yang menarik perusahaan-perusahaan terbesar dunia.

Berdasarkan Worlds Wealthiest Cities Report 2025 yang diterbitkan Henley & Partners bersama New World Wealth, Amerika Serikat masih mendominasi daftar kota terkaya dunia. Meski demikian, sejumlah kota di Asia terus menunjukkan pertumbuhan jumlah orang kaya yang sangat pesat.

Lantas, apakah Jakarta berhasil masuk dalam daftar tersebut?

Jawabannya adalah belum. Hingga laporan 2025, ibu kota Indonesia itu masih belum masuk jajaran 10 kota dengan jumlah jutawan terbanyak di dunia.

Berikut daftar lengkapnya.

1. New York City

Jumlah jutawan: 384.500
Jumlah miliarder: 66
New York kembali mempertahankan posisinya sebagai kota terkaya di dunia. Kehadiran Wall Street sebagai pusat keuangan global membuat kota ini menjadi magnet bagi investor, bank internasional, perusahaan multinasional, hingga para pengusaha dengan kekayaan fantastis.

2. San Francisco Bay Area (San Francisco dan Silicon Valley)

Jumlah jutawan: 342.400
Jumlah miliarder: 82
Bay Area menjadi rumah bagi perusahaan teknologi terbesar di dunia seperti Apple, Google, Meta, hingga Nvidia. Menariknya, kawasan ini memiliki 82 miliarder, jumlah terbanyak dibandingkan kota atau wilayah lain di dunia.

3. Tokyo

Jumlah jutawan: 292.300
Jumlah miliarder: 18
Ibu kota Jepang tetap menjadi salah satu pusat ekonomi terbesar di dunia. Sektor manufaktur, teknologi, dan kebangkitan pasar saham menjadi faktor utama yang menjaga posisi Tokyo di peringkat ketiga.

4. Singapura

Jumlah jutawan: 242.400
Jumlah miliarder: 30
Singapura terus memperkuat statusnya sebagai pusat keuangan Asia. Stabilitas politik, sistem perpajakan yang kompetitif, serta banyaknya orang kaya yang memindahkan aset ke negara tersebut membuat jumlah jutawan terus meningkat.

5. Los Angeles

Jumlah jutawan: 220.600
Jumlah miliarder: 45
Tak hanya dikenal lewat Hollywood, Los Angeles juga menjadi pusat investasi, teknologi, startup, dan bisnis properti yang menarik banyak individu dengan kekayaan tinggi.

6. London

Jumlah jutawan: 215.700
Jumlah miliarder: 33
Meski mengalami penurunan jumlah jutawan dalam beberapa tahun terakhir, London masih menjadi salah satu pusat keuangan internasional yang paling berpengaruh di dunia.

7. Paris

Jumlah jutawan: 160.100
Jumlah miliarder: 22
Paris mempertahankan daya tariknya melalui industri mode, merek-merek mewah, pariwisata, serta sektor kreatif yang menjadi mesin penggerak ekonomi kota tersebut.

8. Hong Kong

Jumlah jutawan: 154.900
Jumlah miliarder: 40
Sebagai gerbang investasi menuju China, Hong Kong tetap menjadi salah satu pusat pengelolaan kekayaan (wealth management) terbesar di Asia.

9. Sydney

Jumlah jutawan: 152.900
Jumlah miliarder: 22
Sydney terus mencetak pertumbuhan jumlah orang kaya berkat sektor properti, jasa keuangan, investasi, dan ekonomi yang relatif stabil.

10. Chicago

Jumlah jutawan: 127.100
Jumlah miliarder: 25
Chicago menutup daftar 10 besar dengan kekuatan ekonomi yang ditopang oleh sektor perdagangan komoditas, manufaktur, jasa keuangan, hingga layanan profesional.

Jakarta Belum Masuk 10 Besar

Meski menjadi salah satu pusat ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Jakarta belum berhasil menembus daftar 10 kota terkaya di dunia versi Worlds Wealthiest Cities Report 2025. Daftar tersebut masih didominasi kota-kota di Amerika Serikat, disusul beberapa pusat ekonomi utama di Asia dan Eropa.

Laporan ini menunjukkan jumlah jutawan dan miliarder masih terkonsentrasi di kota-kota yang memiliki ekosistem bisnis kuat, pasar keuangan maju, serta menjadi markas perusahaan teknologi dan investasi global.

Dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terus berkembang, Jakarta dinilai memiliki peluang untuk meningkatkan posisinya di masa mendatang, meski persaingan dengan kota-kota global lainnya masih sangat ketat.

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN