Sejarah 5 Brand Mewah Dunia Bikin Syok, Hermes Cuma Bengkel Kuda?

Ket. Hermes.

Doc: Istimewa

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Di balik citra glamor dan harga fantastis yang melekat pada brand-brand mewah dunia, ternyata tersimpan kisah perjuangan yang jauh dari kemewahan. Sulit dipercaya, sejumlah rumah mode ternama justru memulai bisnisnya dari usaha sederhana, bahkan profesi yang tak pernah dibayangkan sebelumnya.

Hermes, Chanel, Gucci, Goyard, hingga Graff kini identik dengan gaya hidup kelas atas. Namun, perjalanan mereka menuju puncak industri fashion dipenuhi keberanian, inovasi, dan kerja keras selama puluhan bahkan ratusan tahun. 

Berikut KUCANTIK.COM rangkumkan sejarah lima fakta mengejutkan yang membuktikan brand mewah tidak selalu lahir dari kemewahan.

1. Hermes Ternyata Berawal dari Bengkel Perlengkapan Kuda

20260715195906_1000465972.jpg

Dok. Hermes

Siapa sangka, Hermes yang kini terkenal dengan tas Birkin dan Kelly dulunya sama sekali bukan rumah mode. Brand asal Prancis ini didirikan pada 1837 sebagai bengkel pembuat perlengkapan berkuda.

Saat itu, Hermes memproduksi pelana, tali kekang, hingga berbagai aksesori untuk penunggang kuda. Tas pertamanya yang diberi nama Haut a Courroies bahkan dibuat untuk membawa sepatu bot dan perlengkapan berkuda. 

Seiring berkembangnya zaman, desain tersebut kemudian berevolusi menjadi tas travel mewah yang menjadi cikal bakal koleksi ikonik Hermes saat ini.

2. Chanel Awalnya Hanya Toko Topi Kecil di Paris

20260715195929_1000465973.jpg

Dok. Chanel

Sebelum menjadi salah satu rumah mode paling berpengaruh di dunia, Chanel memulai langkahnya lewat butik topi sederhana bernama Chanel Modes yang dibuka Gabrielle Coco Chanel di Paris pada 1910.

Keberanian Coco Chanel mulai terlihat ketika ia memperkenalkan pakaian olahraga berbahan jersey pada 1912. Di masa itu, bahan jersey lebih sering digunakan sebagai pakaian dalam pria sehingga idenya dianggap sangat revolusioner. 

Inovasi tersebut akhirnya mengubah cara perempuan berpakaian dan menjadi tonggak lahirnya gaya fashion modern.

3. Gucci Lahir dari Inspirasi Seorang Bellboy Hotel

20260715195959_1000465975.jpg

Dok. Gucci

Pendiri Gucci, Guccio Gucci, bukan berasal dari keluarga konglomerat. Sebelum mendirikan brand mewahnya, ia bekerja sebagai bellboy atau pelayan pengangkut koper di sebuah hotel.

Setiap hari Guccio melihat para tamu kaya membawa koper dan tas eksklusif. Pemandangan itu menginspirasinya untuk menciptakan produk kulit berkualitas tinggi dengan sentuhan kemewahan. 

Dari pengalaman sederhana itulah Gucci berkembang menjadi salah satu brand fashion paling bergengsi di dunia.

4. Goyard Dulunya Hanya Menjual Peti Kayu

20260715200011_1000465976.jpg

Dok. Goyard

Jauh sebelum terkenal dengan tas bermotif khasnya, Goyard berdiri pada 1792 sebagai pembuat peti kayu untuk menyimpan barang pecah belah, pakaian, dan perlengkapan milik keluarga kerajaan Prancis.

Perubahan besar terjadi ketika Francois Goyard mengambil alih perusahaan pada 1853. Ia mulai mengembangkan koper perjalanan dan tas mewah yang kemudian menjadi identitas Goyard hingga sekarang. Tak heran jika brand ini dikenal memiliki warisan kuat di dunia travel luxury.

5. Graff Berawal dari Kenekatan Remaja 18 Tahun

20260715200031_1000465977.jpg

Dok. Graff

Kesuksesan Graff juga lahir dari kisah yang penuh perjuangan. Laurence Graff pernah dipecat saat masih berusia 15 tahun ketika bekerja sebagai pembuat perhiasan.

Alih-alih menyerah, ia justru mendirikan bisnis sendiri pada usia 18 tahun. Dengan penuh keberanian, Laurence meminjam 33 berlian kecil untuk dirangkai menjadi sebuah cincin. 

Tak disangka, cincin tersebut langsung terjual dan menjadi awal kesuksesan Graff sebagai salah satu merek perhiasan mewah paling bergengsi di dunia.

Lima kisah ini membuktikan di balik kemewahan yang kini dikenal masyarakat, setiap brand memiliki awal yang sederhana. 

Dari bengkel perlengkapan kuda, toko topi kecil, pekerjaan sebagai bellboy, penjual peti kayu, hingga keberanian seorang remaja meminjam berlian, semuanya menjadi fondasi lahirnya merek-merek legendaris yang kini mendominasi industri fashion dan perhiasan global.

Perjalanan mereka menjadi pengingat kesuksesan besar sering kali lahir dari langkah kecil, ide berani, dan kegigihan yang tidak pernah padam.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN