Jelang 500 Tahun Jakarta, Pramono Anung Janjikan Warga Lebih Sejahtera, Mampukah Atasi Banjir dan Macet?

Rabu, 15 Jul 2026, 11:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Menjelang usia Jakarta yang memasuki 500 tahun pada 2027, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai mempersiapkan berbagai program pembangunan yang diklaim akan membawa ibu kota menuju kota global yang lebih nyaman, modern, sekaligus menyejahterakan masyarakat.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan fokus utama pemerintah daerah bukan hanya membangun infrastruktur megah, tetapi juga memastikan setiap warga Jakarta dapat menikmati kehidupan yang lebih layak, aman, dan sejahtera.

Menurut Pramono, kesejahteraan masyarakat menjadi prioritas utama dalam perjalanan Jakarta menuju usia lima abad. Karena itu, sejumlah proyek strategis dipercepat agar manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat.

"Kami berharap warga Jakarta dapat hidup lebih nyaman dan sejahtera saat kota ini memasuki usia 500 tahun," ujarnya.

Meski demikian, Pramono belum memaparkan secara rinci indikator maupun strategi ekonomi yang akan digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia lebih menekankan percepatan pembangunan fasilitas publik sebagai fondasi menuju Jakarta yang lebih baik.

Beberapa sektor yang menjadi fokus pemerintah antara lain peningkatan layanan transportasi umum, percepatan pembangunan infrastruktur terintegrasi, penanganan persoalan sampah, hingga upaya mengurangi risiko banjir yang selama puluhan tahun menjadi persoalan klasik ibu kota.

LRT hingga Taman Semanggi Jadi Prioritas

Salah satu proyek yang dipastikan segera beroperasi adalah jalur LRT Velodrome-Manggarai yang ditargetkan diresmikan pada Agustus mendatang. Setelah itu, pembangunan akan diteruskan hingga terhubung ke kawasan Dukuh Atas sehingga memperkuat jaringan transportasi publik di pusat kota.

Selain transportasi massal, Pemprov juga mulai mempercantik sejumlah ruang terbuka hijau. Salah satunya adalah revitalisasi Taman Semanggi yang akan tampil dengan wajah baru.

Pramono menargetkan dua sisi taman selesai dibangun pada akhir tahun ini, sementara dua sisi lainnya akan rampung bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Jakarta pada 2027.

Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan proyek pembangunan jalur bawah tanah yang akan menghubungkan sejumlah hotel di kawasan Bundaran HI dengan stasiun MRT. Proyek ini diharapkan mempermudah mobilitas pejalan kaki sekaligus mendukung konsep kota modern yang terintegrasi.

Jakarta Harus Siap Hadapi Persaingan Global

Ket. Foto: Gubernur Jakarta, Pramono Anung. — Sumber: Istimewa

Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno menilai peringatan 500 tahun Jakarta bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk mempersiapkan ibu kota menghadapi tantangan global di masa depan.

Menurutnya, keberhasilan sebuah kota tidak hanya diukur dari banyaknya gedung pencakar langit atau infrastruktur modern, tetapi juga dari kualitas hidup masyarakat yang tinggal di dalamnya.

Karena itu, seluruh program pembangunan yang telah berjalan akan terus dilanjutkan dengan orientasi utama meningkatkan kesejahteraan warga Jakarta.

Rano menegaskan pembangunan manusia harus berjalan beriringan dengan pembangunan fisik agar Jakarta mampu bersaing dengan kota-kota besar dunia tanpa meninggalkan kepentingan masyarakatnya.

Perayaan HUT Jakarta Berlangsung Meriah

Semangat menuju usia lima abad juga terlihat dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-499 Jakarta yang berlangsung meriah selama dua hari di kawasan Bundaran Hotel Indonesia.

Mengusung tema "Jakarta Penuh Warna", berbagai kegiatan budaya, hiburan, olahraga, hingga festival kuliner sukses menarik perhatian ribuan warga.

Acara dimeriahkan dengan kirab budaya, marching band, pertunjukan musik tradisional, poundfit massal, hingga penampilan penyanyi Once Mekel.

Rano Karno mengaku puas dengan antusiasme masyarakat yang memadati lokasi acara. Ia juga menanggapi berbagai kritik yang muncul di media sosial dengan santai.

Menurutnya, penyelenggaraan acara sebesar HUT Jakarta tentu tidak mungkin mampu memuaskan seluruh pihak.

Banjir dan Macet Masih Jadi PR Terbesar

Di balik berbagai proyek pembangunan tersebut, Jakarta masih menghadapi dua persoalan klasik yang hingga kini belum terselesaikan, yakni banjir dan kemacetan.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin, mengingatkan cita-cita menjadikan Jakarta sebagai kota global akan sulit terwujud apabila dua persoalan mendasar tersebut belum mampu diatasi secara serius.

Ia meminta Pemprov mempercepat langkah penanganan banjir melalui pendekatan yang lebih menyeluruh, termasuk memperkuat koordinasi dengan daerah penyangga serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan.

Selain itu, Suhud juga mendorong pemerintah mempercepat integrasi transportasi publik agar masyarakat semakin beralih dari kendaraan pribadi menuju moda transportasi massal.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung transformasi Jakarta menuju kota global.

Dengan waktu yang tersisa sekitar dua tahun sebelum memasuki usia 500 tahun, berbagai janji pembangunan kini menjadi sorotan publik.

Masyarakat tentu berharap transformasi Jakarta tidak hanya terlihat dari hadirnya proyek-proyek baru, tetapi juga benar-benar mampu menghadirkan kehidupan yang lebih sejahtera, bebas banjir, dan terbebas dari kemacetan yang selama ini menjadi persoalan paling sulit diselesaikan.

  • Jakarta
  • Pramono Anung

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.