7 Sikap Sepele yang Tanpa Disadari Bisa Membuat Orang Menjauh, Apa Saja?
Selasa, 14 Jul 2026, 09:30 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Menjalin hubungan baik dengan orang lain bukan hanya soal bersikap ramah. Tanpa disadari, ada beberapa kebiasaan kecil yang justru membuat orang merasa kurang nyaman hingga memilih menjaga jarak.
Meski tidak mungkin membuat semua orang menyukai kita, mengenali perilaku yang berpotensi mengganggu tetap penting dilakukan. Dengan begitu, hubungan bersama teman, keluarga, maupun rekan kerja bisa berjalan lebih harmonis.
Lalu, kebiasaan apa saja yang sering membuat seseorang dipandang negatif oleh lingkungan sekitarnya? Berikut ulasannya.
1. Terlalu Sering Mengeluh
Mengeluh memang manusiawi, terutama ketika sedang menghadapi masalah. Namun jika hampir setiap obrolan selalu dipenuhi keluhan, orang lain bisa merasa lelah mendengarkannya.
Kebiasaan berfokus pada sisi negatif juga dapat menciptakan suasana yang kurang menyenangkan. Sesekali cobalah menyeimbangkan keluhan dengan rasa syukur atau mencari solusi agar percakapan terasa lebih positif.
2. Selalu Ingin Menjadi Pusat Perhatian
Setiap orang ingin didengarkan, tetapi bukan berarti harus selalu menjadi tokoh utama dalam setiap percakapan.
Sering memotong pembicaraan, mengalihkan topik ke diri sendiri, atau berusaha menarik perhatian terus-menerus bisa membuat orang lain merasa tidak dihargai. Komunikasi yang sehat terjadi ketika semua orang mendapat kesempatan untuk berbicara.
3. Tidak Menepati Janji
Kepercayaan dibangun dari konsistensi. Jika seseorang kerap datang terlambat, membatalkan janji tanpa alasan jelas, atau tidak memenuhi komitmen, kepercayaan orang lain perlahan akan berkurang.
Apabila memang terpaksa mengubah rencana, sebaiknya beri kabar lebih awal dan sampaikan permintaan maaf. Sikap sederhana ini menunjukkan bahwa kamu menghargai waktu dan komitmen orang lain.
4. Suka Bergosip dan Membicarakan Keburukan Orang
Membicarakan orang lain mungkin terasa menyenangkan sesaat. Namun kebiasaan ini justru membuat orang di sekitarmu sulit memberikan kepercayaan.
Banyak orang akan berpikir bahwa jika kamu mudah membicarakan keburukan orang lain, suatu saat mereka pun bisa menjadi bahan pembicaraanmu. Karena itu, lebih baik isi percakapan dengan topik yang bermanfaat dan membangun.
5. Enggan Mengakui Kesalahan
Tidak ada manusia yang sempurna. Namun, menolak mengakui kesalahan atau selalu mencari pembenaran justru membuat citra diri menjadi kurang baik.
Sebaliknya, orang yang berani meminta maaf dan bertanggung jawab atas kesalahannya biasanya lebih dihormati. Sikap tersebut menunjukkan kedewasaan sekaligus integritas yang tinggi.
6. Kurang Menghargai Waktu Orang Lain
Datang terlambat tanpa pemberitahuan, membuat orang lain menunggu, atau membatalkan agenda secara mendadak merupakan kebiasaan yang sering dianggap tidak sopan.
Menghormati waktu orang lain adalah bentuk penghargaan yang sederhana tetapi sangat berarti. Jika terjadi kendala, usahakan memberi informasi lebih awal agar orang lain bisa menyesuaikan rencananya.
7. Bersikap Sombong dan Meremehkan Orang
Memiliki prestasi tentu membanggakan, tetapi bukan berarti boleh memandang rendah orang lain.
Sikap merasa paling benar, enggan menerima masukan, atau sering membandingkan diri demi terlihat lebih unggul justru membuat orang enggan berinteraksi. Sebaliknya, pribadi yang rendah hati biasanya lebih mudah diterima karena mampu menghargai siapa pun tanpa memandang latar belakangnya.
Mulai Perbaiki dari Hal-Hal Kecil
Tidak semua orang akan menyukaimu, dan itu merupakan hal yang wajar. Namun mengurangi kebiasaan-kebiasaan di atas dapat membantu membangun hubungan yang lebih sehat, hangat, dan saling menghargai.
Perubahan tidak harus dilakukan sekaligus. Memperbaiki satu kebiasaan kecil setiap hari sudah menjadi langkah positif untuk menjadi pribadi yang lebih menyenangkan dan dipercaya oleh orang-orang di sekitarmu.
- Self Improvement
- sikap yang tidak disukai orang
Redaktur: Afifa Khoirunnisa
Penulis: Afifa Khoirunnisa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.