- Home
-
- Entertainment
-
- Jerome Polin Soroti Harg...
Jerome Polin Soroti Harga Makanan di Jakarta, Sebut Lebih Mahal dari Tokyo
Kamis, 09 Jul 2026, 11:00 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Konten kreator sekaligus YouTuber Jerome Polin kembali memancing diskusi di media sosial setelah mengungkapkan pandangannya mengenai harga makanan dan minuman di Jakarta.
Melalui unggahan di akun media sosialnya, Jerome mengaku belakangan ini merasa harga berbagai menu di restoran maupun kafe ibu kota sudah menyamai, bahkan dalam beberapa kasus melampaui harga yang ia temui di Tokyo, Jepang.

(Pendapat Jerome Polin tentang mahalnya harga makanan di Jakarta,dok: Threads/@jeromepolin)
"Lately kepikiran dan ngerasa, harga-harga makanan-minuman di restoran/cafe di Jakarta tuh udah setara Tokyo gak sih? Matcha, viral desserts, kopi, dll harganya banyak yang setara bahkan lebih dari harga di Jepang," tulis Jerome di laman Threadsnya, dikutip Kamis (09/07).
"Matcha, viral desserts, kopi, dll harganya banyak yang setara bahkan lebih dari harga di Jepang," sambungnya.
Tak sedikit pula yang menyoroti perubahan nilai tukar mata uang dan kondisi ekonomi yang membuat perbandingan harga semakin terasa.
Hal ini menuai ragam reaksi warganet, warganet yang menilai perbandingan tersebut perlu dilihat dari berbagai aspek.
Menurut mereka, harga makanan di Jakarta dipengaruhi oleh biaya operasional, sewa tempat usaha di lokasi premium, hingga strategi pemasaran yang menyasar segmen tertentu. K
arena itu, harga menu di kafe atau restoran belum tentu mencerminkan biaya hidup secara keseluruhan.
Sebagian netizen juga mengingatkan bahwa baik Jakarta maupun Tokyo sama-sama memiliki pilihan tempat makan dengan rentang harga yang sangat beragam.
Selain restoran dan kafe premium, kedua kota tersebut tetap menawarkan banyak alternatif makanan dengan harga yang lebih ramah di kantong, mulai dari warung makan hingga jaringan restoran cepat saji.
Meski begitu, unggahan Jerome berhasil memicu diskusi menarik mengenai tren harga makanan di perkotaan.
Banyak orang mulai membandingkan pengalaman mereka saat menikmati kopi, dessert, atau makanan khas di Jakarta dengan pengalaman kuliner di Jepang.
Beberapa bahkan mengaku merasa biaya nongkrong di kafe Jakarta kini semakin mahal jika dilakukan secara rutin.
Terlepas dari pro dan kontra yang muncul, pendapat Jerome menjadi gambaran bagaimana masyarakat semakin peka terhadap kenaikan harga makanan dan minuman di kota besar.
Di tengah menjamurnya kafe dan restoran dengan konsep kekinian, konsumen kini semakin kritis dalam menilai apakah harga yang dibayar benar-benar sebanding dengan kualitas produk, pengalaman, maupun pelayanan yang mereka terima.
Diskusi ini pun memperlihatkan bahwa isu biaya hidup dan harga konsumsi sehari-hari tetap menjadi perhatian banyak orang, terutama di kalangan generasi muda yang aktif menikmati gaya hidup urban.*
- Jerome Polin Soroti Harga Makanan di Jakarta
Redaktur: Weti Aprianti
Penulis: Weti Aprianti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.