Jangan Salah Pilih! Kenali Perbedaan Parfum, EDP, EDT, dan Body Mist

Kamis, 09 Jul 2026, 10:15 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Memilih produk pewangi tubuh ternyata tidak sesederhana menentukan aroma favorit.

Di pasaran, tersedia berbagai jenis wewangian seperti parfum, Eau de Parfum (EDP), Eau de Toilette (EDT), hingga body mist.

Ket. Foto: Perbedaan Parfum, EDP, EDT, dan Body Mist — Sumber: Magnific.com

Masing-masing memiliki karakteristik, tingkat konsentrasi minyak esensial, serta daya tahan yang berbeda.

Memahami perbedaannya akan membantu mendapatkan produk yang sesuai dengan kebutuhan dan aktivitas sehari-hari.

Kadar Fragrance Oil

Perbedaan utama di antara keempat jenis wewangian tersebut terletak pada kadar minyak parfum atau fragrance oil yang terkandung di dalamnya.

Semakin tinggi konsentrasinya, biasanya aroma akan bertahan lebih lama dan memiliki karakter yang lebih kuat.

Parfum atau yang sering disebut parfum murni merupakan jenis wewangian dengan konsentrasi minyak esensial paling tinggi, berkisar antara 20 hingga 40 persen.

Karena kandungan aromanya sangat pekat, parfum mampu bertahan hingga 8–12 jam, bahkan lebih lama pada beberapa jenis kulit.

Penggunaannya pun cukup sedikit, hanya beberapa tetes pada titik nadi seperti pergelangan tangan atau leher sudah cukup memberikan aroma sepanjang hari.

Meski begitu, parfum umumnya dibanderol dengan harga paling mahal dibandingkan jenis lainnya.

Eau de Parfum (EDP)

Di bawah parfum terdapat Eau de Parfum (EDP). Produk ini memiliki konsentrasi minyak esensial sekitar 15–20 persen sehingga mampu bertahan selama 6–8 jam.

EDP menjadi pilihan favorit banyak orang karena menawarkan keseimbangan antara daya tahan, intensitas aroma, dan harga yang lebih terjangkau dibanding parfum murni.

Jenis ini cocok digunakan untuk bekerja, menghadiri acara formal, maupun aktivitas sehari-hari yang membutuhkan aroma tahan lama.

Eau de Toilette (EDT)

Sementara itu, Eau de Toilette (EDT) memiliki konsentrasi minyak parfum sekitar 5–15 persen. Wanginya terasa lebih ringan dan segar dengan daya tahan sekitar 3–5 jam.

EDT sering dipilih untuk penggunaan di siang hari, terutama di daerah beriklim tropis karena aromanya tidak terlalu menyengat.

Jika digunakan seharian, pengguna mungkin perlu menyemprot ulang agar wanginya tetap terasa.

Body Mist

Pilihan yang paling ringan adalah body mist. Produk ini hanya mengandung sekitar 1–5 persen minyak esensial sehingga aromanya cenderung lembut dan cepat menguap.

Umumnya, body mist mampu bertahan sekitar 1–3 jam. Selain memberikan aroma segar, banyak body mist yang diperkaya dengan bahan pelembap sehingga nyaman digunakan setelah mandi atau sebelum beraktivitas santai.

Karena harganya relatif terjangkau, body mist juga cocok bagi pelajar atau siapa saja yang ingin menyegarkan tubuh beberapa kali dalam sehari.

Selain mempertimbangkan jenis wewangian, penting juga menyesuaikannya dengan kebutuhan. Jika menginginkan aroma yang awet sepanjang hari tanpa perlu sering menyemprot ulang, parfum atau EDP menjadi pilihan terbaik.

Namun, bila lebih menyukai kesan ringan dan menyegarkan, EDT maupun body mist bisa menjadi alternatif yang nyaman digunakan.

Tips Parfum Tahan Lama

Agar aroma bertahan lebih lama, semprotkan wewangian pada titik-titik nadi seperti belakang telinga, leher, pergelangan tangan, dan bagian dalam siku.

Hindari menggosok area yang telah disemprot karena dapat mengubah struktur aroma dan membuat wanginya lebih cepat memudar.

Kulit yang terhidrasi dengan baik juga membantu parfum menempel lebih lama dibanding kulit yang kering.

Dengan memahami perbedaan parfum, EDP, EDT, dan body mist, Anda tidak perlu lagi bingung saat memilih produk yang tepat.

Sesuaikan pilihan dengan aktivitas, anggaran, serta preferensi aroma agar pengalaman menggunakan wewangian menjadi lebih maksimal dan menyenangkan setiap hari.*

  • Perbedaan Parfum, EDP, EDT, dan Body Mist

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.