Schiaparelli Pukau Paris Haute Couture 2026, Daniel Roseberry Hadirkan Karya Berani Lewat The Call of the Void

Selasa, 07 Jul 2026, 14:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Rumah mode mewah Schiaparelli kembali mencuri perhatian dunia lewat koleksi Haute Couture Fall Winter 2026-2027 yang bertajuk The Call of the Void. Alih-alih sekadar menampilkan gaun-gaun mewah, koleksi terbaru Schiaparelli justru menjadi refleksi mendalam tentang kreativitas, keberanian, dan proses menciptakan sesuatu yang benar-benar baru.

Di balik koleksi tersebut, Creative Director Daniel Roseberry mengaku sempat mengalami kebuntuan kreatif setelah kesuksesan besar koleksi musim sebelumnya, The Agony and the Ecstasy, yang dipuji sebagai salah satu karya terbaik Schiaparelli dalam beberapa tahun terakhir.

Kesuksesan tersebut justru menjadi beban. Daniel Roseberry mengaku berusaha mengulang formula yang sama, mulai dari melakukan perjalanan hingga mencari inspirasi dari karya arsitektur ikonik Antoni Gaudi di Barcelona. Namun, semua cara yang selama ini berhasil justru tak lagi mampu memunculkan ide segar.

Semakin keras Daniel Roseberry mencoba mengulang keberhasilan, semakin sulit pula kreativitasnya berkembang. Dari kegelisahan itulah lahir konsep l'appel du vide atau The Call of the Void, sebuah istilah dalam bahasa Prancis yang menggambarkan dorongan misterius untuk melangkah ke sesuatu yang belum diketahui.

Daniel Roseberry kemudian memilih berhenti mengejar kesempurnaan dan membiarkan proses kreatif berjalan secara alami. Keputusan tersebut akhirnya melahirkan koleksi yang tidak hanya unik, tetapi juga menjadi salah satu presentasi haute couture paling eksperimental musim ini.

Latex dan Silikon Diubah Menjadi Karya Haute Couture

20260707125546_FotoJet---2026-07-07T125539.988.jpg

Ket. Foto: Koleksi Schiaparelli Fall Winter 2026-2027 Haute Couture. — Sumber: Schiaparelli

Dok. Schiaparelli 

Koleksi Schiaparelli Fall Winter 2026-2027 Haute Couture.

Salah satu kejutan terbesar dalam koleksi ini adalah penggunaan material yang selama ini jarang dikaitkan dengan dunia haute couture.

Jika umumnya busana couture dibuat menggunakan sutra, wol, satin, atau kain-kain premium lainnya, Schiaparelli justru menghadirkan latex, silikon, hingga lapisan cat yang dipanggang menjadi lembaran material baru.

Melalui keterampilan para artisan rumah mode tersebut, material sintetis itu berubah menjadi karya seni yang mewah dan penuh detail.

Roseberry ingin membuktikan bahwa nilai sebuah busana tidak ditentukan oleh mahal atau tidaknya bahan yang digunakan, melainkan oleh kreativitas dan keahlian tangan yang mengolahnya menjadi sesuatu yang luar biasa.

Deretan tampilan serba hitam menjadi pembuka peragaan. Latex berkilau membungkus tubuh, tetapi dibentuk menjadi siluet dramatis dengan bahu tegas, pinggang super ramping, dan garis leher yang dalam.

Busana tersebut tidak lagi sekadar menutupi tubuh, melainkan mengubah tubuh menjadi sebuah objek seni yang hidup.

Tubuh Manusia Menjadi Patung

20260707125815_FotoJet---2026-07-07T125733.644.jpg

Dok. Schiaparelli 

Koleksi Schiaparelli Fall Winter 2026-2027 Haute Couture.

Konsep tubuh menjadi elemen utama sepanjang koleksi The Call of the Void.

Roseberry menghadirkan bodice silikon berwarna menyerupai kulit manusia yang dibentuk layaknya porselen. Hasil akhirnya menciptakan ilusi bahwa tubuh bukan sesuatu yang alami, melainkan sebuah patung yang masih terus dibentuk.

Salah satu rancangan paling mencuri perhatian adalah Look 27.

Busana tersebut memadukan bodice silikon berwarna merah muda pucat dengan bordir bunga, sisik ikan, pita yang dilukis tangan, serta pita besar berbentuk skulptural di bagian belakang.

Penampilannya semakin dramatis berkat tas mini Secret Bag yang dipenuhi sulaman bunga dan sepatu Bubble Pumps yang menyatu dengan kaus kaki berbahan latex.

Melalui desain tersebut, Roseberry ingin menunjukkan bahwa tubuh manusia selalu berada dalam proses perubahan dan tidak pernah benar-benar selesai.

Inspirasi Laut yang Penuh Imajinasi

20260707130025_FotoJet---2026-07-07T125908.525.jpg

Dok. Schiaparelli 

Koleksi Schiaparelli Fall Winter 2026-2027 Haute Couture.

Memasuki bagian akhir peragaan, nuansa koleksi berubah drastis.

Schiaparelli menghadirkan dunia bawah laut yang dipenuhi warna lobster pink, ungu, jingga, saffron, hingga hijau mint lembut yang berpadu dengan hitam mengilap dan emas khas rumah mode tersebut.

Motif bunga, sisik ikan, kerang, tentakel gurita, hingga perhiasan menyerupai anemon laut menjadi elemen utama yang memperkuat nuansa surealis khas Schiaparelli.

Salah satu karya paling spektakuler adalah jaket artistik yang dihiasi lebih dari 11.288 bunga bordir.

Busana luar biasa itu membutuhkan waktu pengerjaan lebih dari 2.779 jam, memperlihatkan betapa tinggi tingkat kerajinan tangan yang menjadi ciri khas haute couture.

Menurut Roseberry, kemewahan sejati dalam couture bukan terletak pada materialnya, melainkan pada tangan-tangan para pengrajin yang menghidupkan setiap detail.

Melampaui Pakem Schiaparelli

20260707130040_FotoJet---2026-07-07T125929.509.jpg

Dok. Schiaparelli 

Koleksi Schiaparelli Fall Winter 2026-2027 Haute Couture.

Dalam koleksi kali ini, Roseberry juga berani mengubah berbagai kode klasik Schiaparelli.

Jaket ikonik Schiaparelli tidak lagi menjadi pusat perhatian, melainkan hanya berfungsi sebagai pelengkap keseluruhan tampilan.

Begitu pula ornamen emas khas rumah mode tersebut. Roseberry menggunakannya bukan sekadar simbol kemewahan, tetapi sebagai elemen pahatan yang mengubah tubuh menjadi karya seni.

Perhiasan berbentuk tentakel gurita, kerang, hingga anemon laut memperlihatkan bagaimana emas mampu menciptakan makhluk-makhluk surealis yang seolah hidup di atas tubuh manusia.

Haute Couture sebagai Lompatan Menuju Hal yang Tak Pasti

Melalui The Call of the Void, Daniel Roseberry menyampaikan pesan bahwa kreativitas tidak lahir dari rasa aman, melainkan dari keberanian melangkah ke wilayah yang belum pernah dijelajahi.

Bagi Daniel Roseberry, seorang desainer tidak seharusnya terus mengulang formula sukses hanya demi mempertahankan popularitas. Justru ketika berani meninggalkan zona nyaman, ide-ide baru dapat muncul dan membawa dunia mode ke arah yang belum pernah dibayangkan sebelumnya.

Koleksi ini menjadi bukti Schiaparelli masih menjadi salah satu rumah mode paling inovatif di dunia. Dengan memadukan material sintetis, teknik haute couture tingkat tinggi, serta filosofi yang mendalam, The Call of the Void bukan hanya menghadirkan busana indah, tetapi juga menawarkan cara baru dalam memandang seni, tubuh manusia, dan masa depan fashion.

Di penghujung presentasi, Daniel Roseberry mengajak semua orang untuk melompat ke dalam jurang ketidakpastian. Sebuah metafora yang menegaskan bahwa keindahan baru hanya akan lahir ketika seseorang berani meninggalkan rasa nyaman dan menghadapi hal-hal yang belum pernah diketahui sebelumnya.

  • Schiaparelli
  • Daniel Roseberry

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.