Tanpa Ribet! Tips Merawat Tas Kulit agar Tidak Mudah Berjamur dan Tetap Awet

Selasa, 30 Jun 2026, 07:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Tas berbahan kulit selalu menjadi pilihan favorit karena tampilannya yang elegan, tahan lama, dan mampu memberikan kesan mewah pada berbagai gaya berpakaian.

Namun, material kulit memerlukan perawatan khusus agar kualitasnya tetap terjaga. Salah satu masalah yang paling sering dialami pemilik tas kulit adalah munculnya jamur, terutama jika tas disimpan di tempat yang lembap atau jarang digunakan.

Ket. Foto: Cara merawat tas kulit agar tidak mudah berjamur — Sumber: Magnific.com

Jamur tidak hanya mengganggu penampilan tas, tetapi juga dapat merusak permukaan kulit, menimbulkan bau tidak sedap, bahkan mengurangi umur pakai produk.

Agar tas kulit tetap bersih dan awet, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan secara rutin.

Penyimpanan

Langkah pertama adalah menyimpan tas di tempat yang kering dengan sirkulasi udara yang baik. Hindari meletakkan tas di dalam lemari yang terlalu lembap atau tertutup rapat tanpa ventilasi.

Kelembapan tinggi menjadi lingkungan ideal bagi jamur untuk berkembang. Jika memungkinkan, gunakan penyerap kelembapan seperti silica gel di dalam lemari penyimpanan untuk membantu menjaga kondisi tetap kering.

Gunakan Dust Bag

Selain lokasi penyimpanan, penggunaan dust bag juga sangat dianjurkan. Dust bag berbahan kain mampu melindungi tas dari debu sekaligus tetap memungkinkan sirkulasi udara.

Sebaliknya, hindari menyimpan tas di dalam kantong plastik karena plastik dapat memerangkap kelembapan sehingga meningkatkan risiko tumbuhnya jamur.

Bersihkan Secara Berkala

Membersihkan tas secara berkala juga menjadi bagian penting dari perawatan. Setelah digunakan, lap permukaan tas menggunakan kain lembut yang bersih dan kering untuk menghilangkan debu maupun kotoran yang menempel.

Jika terdapat noda ringan, gunakan kain yang sedikit dibasahi, lalu segera keringkan kembali agar air tidak meresap ke dalam kulit.

Jangan Terkena Sinar Matahari

Tas kulit juga sebaiknya tidak terkena sinar matahari secara langsung dalam waktu lama. Paparan panas berlebihan dapat membuat kulit menjadi kering, pecah-pecah, dan warnanya memudar.

Jika tas basah karena hujan, cukup lap menggunakan kain kering, kemudian angin-anginkan di ruangan yang memiliki sirkulasi udara baik hingga benar-benar kering. Hindari menggunakan pengering rambut atau menjemurnya langsung di bawah matahari.

Gunakan Pelembap

Agar kelembapan alami kulit tetap terjaga, gunakan pelembap atau conditioner khusus kulit setiap beberapa bulan sekali.

Produk ini membantu menjaga kelenturan kulit sehingga tidak mudah retak sekaligus memberikan perlindungan tambahan terhadap permukaan tas.

Angin-anginkan Tas

Jangan lupa mengeluarkan tas dari lemari sesekali, terutama jika sudah lama tidak dipakai. Mengangin-anginkan tas selama beberapa jam dapat membantu mengurangi kelembapan yang terperangkap dan mencegah pertumbuhan jamur.

Saat penyimpanan, isi bagian dalam tas menggunakan kertas tisu bebas tinta atau bubble wrap agar bentuknya tetap terjaga dan tidak mudah penyok.

Apabila mulai terlihat bercak jamur, segera bersihkan menggunakan kain lembut yang sedikit dibasahi cairan pembersih khusus kulit. Jangan menggosok terlalu keras karena dapat merusak lapisan permukaan.

Bila jamur sudah menyebar luas atau menimbulkan kerusakan, sebaiknya serahkan penanganannya kepada jasa perawatan tas profesional.

Dengan perawatan yang tepat dan dilakukan secara konsisten, tas kulit dapat tetap terlihat bersih, bebas jamur, serta mempertahankan kualitasnya selama bertahun-tahun.

Kebiasaan sederhana seperti menjaga kebersihan, mengontrol kelembapan, dan menyimpan tas dengan benar merupakan investasi kecil yang akan membuat tas kesayangan selalu tampil prima setiap kali digunakan.*

  • Tips Merawat Tas Kulit

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.