Kronologi Lengkap Yupita Kenal Hingga Diduga Dicuci Otak Oleh Taufik Hidayat, Berakhir Mata Rusak dan Bibir Hilang
Rabu, 24 Jun 2026, 20:30 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan yang dialami YTR menjadi perhatian publik setelah kondisi korban terungkap dalam keadaan memprihatinkan. Berikut kronologi lengkap berdasarkan informasi yang beredar.
Melansir dari kanal YouTube MAIA ALELDUL TV yang dihadiri keluarga Yupita sebagai bintang tamu, berikut diantaranya:
Perkenalan
Perkenalan YTR dengan Taufik Hidayat bermula saat keduanya bertemu di sebuah konser musik.
Dari pertemuan tersebut, hubungan mereka berkembang menjadi pacaran. Pada masa awal hubungan, tidak ada tanda-tanda mencolok yang membuat keluarga korban khawatir.
Taufik bahkan sempat datang ke rumah YTR dan bertemu langsung dengan ibu serta adik korban. Namun, keluarga mulai merasa ada kejanggalan ketika mendapatkan informasi berbeda mengenai identitas pelaku.
YTR menyebut Taufik berasal dari Majalaya, sementara Taufik sendiri mengaku berasal dari Ujung Berung. Perbedaan keterangan tersebut membuat keluarga mulai menaruh rasa curiga.
Menghilang
Setelah Lebaran Idul Fitri tahun 2024, YTR tiba-tiba menghilang tanpa kabar. Keluarga yang panik berupaya mencari keberadaan korban ke berbagai tempat.
Waktu terus berjalan, tetapi keberadaan YTR tak kunjung diketahui.
Selama hampir dua tahun pencarian, keluarga bahkan sempat membuat unggahan orang hilang di media sosial hingga menjadi viral.
Namun, respons yang diterima justru mengejutkan. YTR menghubungi keluarga dan meminta pencarian dihentikan.
Korban mengaku sedang bekerja di Jakarta serta menyatakan sudah tidak lagi bersama Taufik. Ia juga meminta keluarganya untuk tidak mengganggu dirinya.
Situasi tersebut membuat keluarga berada dalam kebingungan. Di satu sisi mereka merasa ada sesuatu yang tidak beres, tetapi di sisi lain mereka mulai berpikir bahwa YTR mungkin sengaja menjauh dan memilih hidup sendiri.
Belakangan diketahui bahwa informasi tersebut diduga tidak sesuai dengan kenyataan.
Fakta yang kemudian terungkap menyebutkan bahwa YTR tidak pernah bekerja di Jakarta.
Korban diduga mengalami penyekapan dan penganiayaan oleh pacarnya sendiri. Selain itu, berbagai harta milik korban seperti motor, laptop, emas, hingga tabungan disebut telah habis.
Keluarga kini meyakini bahwa komunikasi yang dilakukan korban selama menghilang berlangsung dalam situasi tekanan.
Selama periode tersebut, Taufik disebut terus berpindah-pindah tempat kos. Setiap kali lingkungan sekitar mulai curiga terhadap kondisi korban, pelaku diduga segera mencari tempat tinggal baru. Pola perpindahan ini membuat keberadaan korban sulit dilacak.
Diduga Alami Penganiayaan Berat
Di tempat kos terakhir, penjaga kos memberikan kesaksian bahwa hampir setiap malam terdengar suara benturan keras dan hantaman ke dinding.
Namun, dugaan tersebut baru menemukan titik terang ketika pelaku meminta bantuan seorang penjaga kos bernama Resa untuk mengantar korban ke rumah sakit.
Dalam perjalanan menuju rumah sakit, Resa mengaku merasa janggal karena diminta pelaku untuk mengaku sebagai saudara korban. Korban juga disebut diarahkan agar mengatakan bahwa dirinya terjatuh di kamar mandi.
Sesampainya di rumah sakit, Resa memilih memberikan keterangan yang sebenarnya kepada petugas medis. Pihak rumah sakit kemudian meminta agar keluarga korban segera dihubungi.
Pada Rabu, 10 Juni sekitar pukul 18.00 WIB, keluarga menerima telepon dari rumah sakit yang mengabarkan keberadaan YTR dalam kondisi memprihatinkan.
Pada waktu yang hampir bersamaan, Resa mengaku sempat diajak keluar oleh pelaku dan ditantang berkelahi. Setelah itu, Taufik diduga melarikan diri.
Tak lama kemudian, keluarga korban tiba di rumah sakit dan untuk pertama kalinya melihat langsung kondisi YTR setelah hampir dua tahun menghilang.
Kasus ini pun akhirnya terungkap dan kini menjadi perhatian luas masyarakat serta aparat penegak hukum. Sementara itu, Taufik Hidayat telah ditangkap polisi setelah sebelumnya menjadi buronan Indonesia.*
- kronologi kasus Yupita dan Taufik Hidayat
Redaktur: Weti Aprianti
Penulis: Weti Aprianti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.