FIFA Terpaksa Diskon Besar Demi Jual Hak Siar Piala Dunia 2026 ke China, Kenapa?
Selasa, 23 Jun 2026, 18:15 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - FIFA akhirnya berhasil menjual hak siar Piala Dunia 2026 untuk wilayah China setelah melalui proses negosiasi yang cukup panjang. Kesepakatan tersebut tercapai kurang dari satu bulan sebelum turnamen sepak bola terbesar di dunia itu resmi dimulai.
Meski demikian, nilai kontrak yang disepakati disebut jauh lebih rendah dibanding target awal yang diharapkan FIFA. Kondisi ini menunjukkan bahwa badan sepak bola dunia tersebut harus menyesuaikan strategi demi mengamankan salah satu pasar media terbesar di dunia.
Kesepakatan dengan China Media Group
Dalam pengumuman resminya, FIFA menyatakan telah mencapai kerja sama dengan China Media Group (CMG) terkait hak siar sejumlah ajang sepak bola internasional hingga tahun 2031.
Perjanjian tersebut mencakup empat turnamen FIFA, yaitu Piala Dunia 2026, Piala Dunia 2030, Piala Dunia Wanita 2027, dan Piala Dunia Wanita 2031. Dengan kesepakatan ini, masyarakat China dapat menyaksikan berbagai kompetisi FIFA melalui jaringan penyiaran resmi CMG.
Piala Dunia 2026 sendiri akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai 11 Juni 2026. Turnamen tersebut akan menjadi edisi pertama yang menggunakan format 48 peserta dengan total 104 pertandingan.
Nilai Kontrak Jauh di Bawah Target
Media pemerintah China melaporkan bahwa nilai hak siar Piala Dunia 2026 berada di kisaran 60 juta dolar AS atau sekitar Rp1 triliun.
Angka tersebut jauh lebih rendah dibanding permintaan awal FIFA yang kabarnya mencapai 300 juta dolar AS. Menjelang batas waktu kesepakatan, FIFA disebut akhirnya menurunkan harga agar kerja sama dapat segera terwujud.
Situasi ini menunjukkan bahwa posisi tawar FIFA di pasar China tidak sekuat pada edisi-edisi sebelumnya.
Perbedaan Waktu Jadi Tantangan
Salah satu faktor yang memengaruhi rendahnya nilai hak siar adalah perbedaan zona waktu antara China dan negara-negara tuan rumah Piala Dunia 2026.
Beijing memiliki selisih waktu hingga 15 jam dengan sejumlah kota penyelenggara di Amerika Utara. Akibatnya, banyak pertandingan akan berlangsung pada jam yang kurang ideal bagi penonton di China.
Selain itu, tim nasional China juga gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Kondisi tersebut dinilai turut memengaruhi minat pasar dan nilai komersial turnamen di negara tersebut.
FIFA Masih Cari Mitra di India
Di tengah keberhasilan mencapai kesepakatan dengan China, FIFA masih menghadapi tantangan di pasar lain. Hingga kini, hak siar Piala Dunia 2026 untuk wilayah India belum diumumkan secara resmi.
Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, menyambut positif tercapainya kerja sama dengan CMG. Ia menilai kesepakatan tersebut menjadi langkah penting dalam memperluas jangkauan turnamen kepada para penggemar sepak bola di China.
Perusahaan China Tetap Jadi Sponsor Penting
Meskipun nilai hak siarnya lebih rendah dari ekspektasi, perusahaan-perusahaan China masih memainkan peran besar dalam ekosistem bisnis FIFA.
Beberapa perusahaan asal China tercatat menjadi sponsor resmi berbagai ajang FIFA. Produsen komputer Lenovo masuk dalam jajaran sponsor utama, sementara Mengniu dan Hisense turut mendukung turnamen sebagai sponsor level berikutnya.
Kehadiran sponsor-sponsor tersebut menunjukkan bahwa pasar China tetap memiliki kontribusi penting terhadap pendapatan FIFA, terutama menjelang Piala Dunia 2026 yang diperkirakan menghasilkan miliaran dolar bagi organisasi tersebut.
Ambisi China Jadi Tuan Rumah Mulai Meredup
Beberapa tahun lalu, China sempat dianggap sebagai kandidat kuat penyelenggara Piala Dunia di masa depan. Namun, ambisi tersebut perlahan melambat setelah pandemi COVID-19.
Sementara itu, FIFA telah menetapkan bahwa Piala Dunia 2030 akan digelar di Spanyol, Portugal, dan Maroko, dengan beberapa pertandingan tambahan di Argentina, Paraguay, dan Uruguay sebagai bagian dari perayaan 100 tahun Piala Dunia.
Untuk sektor sepak bola wanita, Brasil akan menjadi tuan rumah Piala Dunia Wanita 2027, sedangkan edisi 2031 direncanakan berlangsung di Amerika Serikat bersama sejumlah negara mitra lainnya.
- fifa
- Piala Dunia 2026
Redaktur: Afifa Khoirunnisa
Penulis: Afifa Khoirunnisa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.